"DAN demikian (pula) Kami telah menjadikan kamu (umat Islam), umat yang adil dan pilihan (a4) agar kamu menjadi saksi atas (perbuatan) kamu. Dan Kami tidak menjadikan kiblat yang menjadi kiblatmu (sekarang) melainkan agar Kami mengetahui (supaya nyata) siapa yang mengikuti Rasul dan siapa yang membelot. Dan sungguh (pemindahan kiblat) itu terasa amat berat kecuali bagi orang-orang yang telah diberi petunjuk oleh Allah; dan Allah tidak akan menyia-nyiakan imanku. Sesungguhnya Allah Maha Pengasih lagi Maha Penyayang kepada manusia."
"Kecuali mereka yang telah taubat dan mengadakan perbaikan (a5) dan mene rangkan (kebenaran), maka terhadap mereka itulah Aku menerima taubatnya dan Aku-lah Yang Maha Penerima taubat lagi Maha Penyayang.
"Dan Tuhanmu adalah Tuhan Yang Maha Esa ; tidak ada Tuhan melainkan Dia, Ya ng Maha Pemurah lagi Maha Penya yang."
"Sesungguhnya Allah hanya mengharamkan bagimu bangkai; darah, daging babi, dan binatang (yang ketika disembelih) disebut (nama) selain Allah (a6). Tetapi barangsiapa dalam keadaan terpaksa (memakannya) sedang ia tidak menginginkannya dan tidak (pula) melampaui batas, maka tidak ada dosa baginya. Sesungguhnya Allah Maha Pengampun lagi Maha Penyayang."
"(Akan tetapi) barangsiapa kuatir terha dap orang yang berwasiat itu, berlaku berat sebelah atau berbuat dosa, lalu ia mendamaikan (a7) antara mereka, maka tidaklah ada dosa baginya. Sesungguh nya Allah Maha Pengampun lagi Maha Penyayang."
______________
(a4). Umat Islam dijadikan umat yang adil dan pilihan karena mereka akan menjadi saksi atas perbuatan orang yang menyimpang dari kebenaran baik di du
nia maupun di akherat.
Allah SWT juga berfirman :
- "Kamu adalah umat yang terbaik yang dilahirkan untuk manusia, menyuruh kepada yang makruf dan mencegah dari yang munkar, dan beriman kepada Allah ..." (QS 3 (110).
- "Kemudian Kami jadikan kamu peng ganti-pengganti (mereka) di muka bumi sesudah mereka, supaya Kami memper hatikan bagaimana kamu berbuat " (QS 10 (14).
(a5). Mengadakan perbaikan berarti melakukan pekerjaan-pekerjaan yang baik untuk menghilangkan akibat-akibat yang jelek dari kesalahan-kesalahan yang dilakukan.
(a6). Haram juga menurut ayat ini daging yang berasal dari sembelihan yang me nyebut nama Allah tetapi menyebut juga nama selain Dia.
(a7). Mendamaikan adalah menyuruh ora ng yang berwasiat berlaku adil dalam me wasiatkan sesuai dengan batas-batas yang ditentukan syara'.
Tidak ada komentar:
Posting Komentar