Senin, 06 April 2020

Cinta-Mu Cinta Kami (5)

Cinta-Mu Cinta Kami (5) ID Pub : 8800179315466420 - QS  Al-Qiyamah (75:20-21) : "SEKALI-kali janganlah demikian. Sebe narnya kamu (hai manusia) mencintai kehidupan dunia, dan meninggalkan (kehidupan) akherat. - QS Al-Insaan (76:27) : "Sesungguhnya mereka (orang kafir) menyukai kehidupan dunia dan mereka tidak memperdulikan hari yang berat (hari akherat)." - QS An-Naazi'aat (79:38) : "Dan lebih mengutamakan kehidupan dunia." - QS Al-'Aaadiyaat (100:1-11) : "Demi kuda perang yang tengah berlari kencang dengan terengah-engah, dan kuda yang mencetuskan api dengan pu kulan (kuku kakinya), dan kuda yang me nyerang dengan tiba-tiba di waktu pagi, maka ia menerbangkan debu, dan me nyerbu ke tengah-tengah kumpulan mu suh, sesungguhnya manusia itu menyak sikan (sendiri) keingkarannya, dan se sungguhnya dia sangat bakhil karena cintanya kepada harta." (a13) "Maka apakah dia tidak mengetahui apa bila dibangkitkan apa yang ada di dalam kubur, dan dilahirkan apa yang ada di dalam dada, sesungguhnya Tuhan me reka pada hari itu Maha Mengetahui keadaan mereka." - QS Al-Fajr (89:20) : "Dan kamu mencintai harta benda deng an kecintaan yang berlebihan." - QS Al-Humazah (104:1-4) : "Kecelakaanlah bagi setiap pengumpat lagi pencela, yang mengumpulkan harta dan menghitung-hitung (a14), dia mengi ra hartanya itu dapat menge kalkannya, sekali-kali tidak! Sesungguhnya dia benar-benar akan dilemparkan ke dalam Huthamah." https://pagead2.googlesyndication.com/pagead/js/adsbygoogle.js?client=ca-pub-8800179315466420 _______________ (a13). Sebagian ahli tafsir menerangkan maksud ayat ini yakni manusia itu sangat kuat cintanya kepada harta sehingga ia menjadi bakhil. (a14). Maksudnya mengumpulkan dan menghitung-hutung harta yang karena nya dia menjadi kikir dan tidak mau nenafkahkannya di jalan Allah.

Tidak ada komentar:

Posting Komentar