Senin, 13 April 2020

Olok (5)

Olok (5) "MUSA berkata: "Itulah (tempat) yang ki ta cari". Lalu keduanya kembali, mengi kuti jejak mereka." "Lalu mereka bertemu dengan seorang hamba di antara hamba-hamba Kami, yang telah Kami berikan kepadanya rah mat dari sisi Kami, dan yang telah Kami ajarkan kepadanya ilmu dari sisi Kami."(a5) "Musa berkata kepada Khidhr : "Bolehkah aku mengikutimu supaya kamu menga jarkan kepadaku ilmu yang benar di anta ra ilmu ilmu-ilmu yang telah diajarkan kepadamu?" "Dia menjawab : "Sesungguhnya kamu sekali-kali tidak akan sanggup sabar bersamaku." "Dan bagaimana kamu dapat sabar atas sesuatu, yang kamu belum mempunyai pengetahuan yang cukup tentang hal itu?" "Musa berkata :"Insya Allah kamu akan mendapati aku sebagai seorang yang sa bar, dan aku tidak akan menentangmu dalam sesuatu urusan pun." "Dia berkata : "Jika kamu mengikutiku, maka janganlah kamu menanyakan ke padaku tentang sesuatu apapun, sampai aku sendiri menerangkannya kepadamu." "Maka berjalanlah keduanya, hingga tat kala keduanya menaiki perahu lalu Khi dhr melubanginya. Musa berkata : "Me ngapa kamu melubangi perahu itu yang akibatnya kamu menenggelamkan pe numpangnya?" Sesungguhnya kamu te lah berbuat sesuatu kesalahan yang besar." "Dan (Khidhr) berkata : "Bukankah aku telah berkata : "Sesungguhnya kamu sekali-kali tidak akan sabar bersama dengan aku." "Musa berkata : "Janganlah kamu meng hukum aku karena kelupaaanku dan ja nganlah kamu membebani aku dengan sesuatu kesulitan dalam urusanku " ____________ (a5). Menurut ahli tafsir, hamba disini ia lah Khidhr, dan yang dimaksud dengan rahmat disini adalah wahyu dan kenabi an. Sedangkan yang dimaksud dengan ilmu adalah ilmu tentang yang ghaib se perti yang akan diterangkan dalam ayat-ayat berikut.

Tidak ada komentar:

Posting Komentar