Cerbung ALBUM MAMA
(1)
Oleh amunuddin
KUBUKA album mama ….
RENUNGAN SATU …
“JIka anak kita sering menderita
sakit saat menghadapi tugas dari sekolah, ada baiknya kita instrospeksi diri.
Mungkin, akar dari permasalahan atau penyebab sakitnya anak kita adalah kita,
tuntutan kita dan ambisi kita, sehingga anak kita perlu mencari cara
agar terbebas dari sikap-sikap kita yang menekannya. Tidak menutup kemungkinan
cara tersebut justru merugikan anak kita sendiri.
AL-GHAZALI berkata anak adalah amanah di tangan ibu-bapaknya.
Hatinya masih suci ibarat permata yang mahal haragnya. Maka apabila ia
dibiasakan pada suatu yang baik dan dididik, ia akan besar dengan sifat-sifat
baik dan akan bahagia di dunia dan akherat. Sebaliknya, jika terbiasa dengan
adat-adat buruk, tidak diperdulikan seperti halnya hewan, ia akan hancur dan
binasa.
AT-Tarmidzi dari Ayyub bin Musa, dari bapaknya dan dari
neneknya, bahwa Rasulullah SAW bersabda, “Tidak ada pemberian yang lebih utama
dari seorang ayah kepada anakny selain budi pekerti yang baik.”
Diriwayatkan dari Ibnu Majah, dari Ibnu Abbas ra, bahwasanya
Rasulullah SAW bersabda, “Muliakanlah anak-anakmu dan baguskankanlah budi
pekerti mereka.”
Anak hendaknya selalu dididik dan dibiasakan bersikap sopan
santun dan hormat kepada yang lebih tua dan kasih sayang terhadap yang lebih
muda. Demikian pula anak hendaknya
dididik dan dibiasakan untuk berbuat amal sosial, memberikan sendiri
atau menyuruh dia menyampaikan dan mengantarkan suatu pemberian kepada yang
memerlukan bantuan.
Untuk mempertebal kepercayaan pada diri sendiri, tidak hanya
selalu menggantungkan diri pada orang lain dan supaya tidak menjadi anak
pemalas, orang tua hendaknya membiasakan agar anak menger jakan sendiri pekerjaan-pekerjaan
rumah, melatih ia untuk selalu rajin bekerja, dan alangkah baiknya bila
dilakukan pembagian pekerjaan antara dia
dan saudara-saudaranya yang lain.
Dalam mendidik anak harus ada keserasian antar sikap ayah
dan ibu, karena tanpa keserasian bisa
ber akibat buruk. Contohnya, bila ayah pada suatu saat marah kepada anaknya karena
berbuat sesuatu yang tidak dikehendaki sang ayah,justru ibu bersikap kebalikannya.
Dia malah membela karena merasa kasihan pada anaknya.
Demikian pula sebaliknya, setiap ibu memberi nasihat pada
anaknya sementara sang ayah tidak mau ikut memberikan nasehat, tapi malah sang
ibu yang diberi nasehat. Karena hal yang demikian itu, anak seolah-olah tidak
pernah berbuat salah, pada akhirnya anak
menjadi manja sehingga kesejahteraan dalam keluarga tidak terjelma.
Untuk menanamkan rasa keimanan dan akhlak yang baik,
hendaklah kepda anak sering diberikan riwayat-riwayat para nabi, pahlawan
Islam, orang-orang yang saleh, orang-orang besar dan kisah lain yang mengandung
percontohan budi pekerti utama.
(bersambung)
Tidak ada komentar:
Posting Komentar