Serial Ki Ogan
Pulau Harimau (14)
Oleh : Wak Amin
KEESOKAN harinya ...
Di sel tahanan sementara Agus, Iwan dan Iwin, tampak ramai. Hal ini
disebabkan telah terjadi upaya 'pem bebasan' oleh kelompok bersen jata
pada subuh dinihari saat suasana sel sepi dan beberap ta hanan terlelap
tidur.
Sekelebat bayang-bayang melompat dari atap, lalu dengan menggu nakan
kunci rahasia berhasil masuk sel untuk membebaskan Agus cs.
Saat bersamaan, seorang polisi yang baru keluar dari kamar kecil, segera membunyikan alarm dan sekaligus memberitahu rekan-rekannya sesama
polisi, ada penyusup ma suk ke ruangan tahanan.
Agus sempat kaget karena mereka tidak tahu sama sekali bakal ada
pembebasan hari ini oleh rekan se sama anggota Asy-Syifa yang lebih
senior.
Awalnya berjalan lancar. Namun se telah teman si penyusup berhasil di
amankan pihak berwajib di dekat pintu masuk, jadi tak berkutik.
"Buang senjata anda atau saya ha bisi teman anda," ancam polisi bertahi lalat.
Karena bersikukuh tak mau membuang senjatanya dan memaksa kan diri
membawa pergi Agus cs, polisi terpaksa melepaskan tem bakan danengenai
kaki si penyusup.
Doooor ..
Deeer ...
Doooor ...
Satu kali tembakan mengarah ke ke pala si penyusup, tewas seketika se
telah yang bersangkutan melepas kan tembakan secara membabi-buta ke
aparat keamanan.
Agus, Iwan dan Iwin dibuat tak ber kutik. Mereka hanya busa pasrah
ketika tiga anggora polisi menceb loskan mereka lagi ke dalam sel
tahanan.
Rekan si penyusup yang selamat di bawa ke ruangan lain untuk di min tai
keterangan. Sementara mayat re kannya yang tewas terkapar di lan tai
segera dilarikan k kerumah sakit terdekat.
Tidak ada komentar:
Posting Komentar