Selasa, 05 Mei 2020
Ekonomi (10)
Ekonomi (10)
"Dan janganlah sebagian kamu memakan harta sebagian yang lain di antara kamu dengan jalan yang batil dan (janganlah) kamu membawa (urusan) harta itu kepada hakim, supaya kamu dapat memakan sebagian daripada har ta benda orang lain itu dengan (jalan berbuat) dosa, padahal kamu mengetahui." (25)
"Hai orang-orang yang beriman, jangan lah kamu saling memakan harta sesamamu dengan jalan yang batil, kecuali dengan jalan perniagaan yang berlaku dengan suka sama suka di antara kamu. Dan janganlah kamu membunuh dirimu (a20); sesungguhnya Allah adalah Maha Penyayang kepadamu." (26)
"Kecelakaanlah bagi setiap pengumpat lagi pencela, yang mengumpulkan harta dan menghitung-hitung (a21), dia mengira hartanya itu dapat mengembalikannya, sekali-kali tidak! Sesungguhnya dia benar-bensr akan dilemparkan ke dalam Huthamah." (27)
"Dan orang-orang di atas bumi seluruhnya, kemudian (mengharapkan) tebusan itu dapat menyelamatkannya."
"Sekali-kali tidak dapat sesungguhnya neraka itu adalah api yang bergejolak."
"Yang mengelupaskan kulit kepala."
"Yang memanggil orang yang membela kang dan yang berpaling (dari agama)."
"Serta mengumpulkan (harta benda) lalu menyimpannya." (a22) (28)
"Dan kamu mencintai harta benda dengan kecintaan yang berlebihan." (29)
7. BERMEWAH-MEWAHAN
"Maka berkatalah pemimpin-pemimpin yang kafir dari kaumnya : "Kami tidak me lihat kamu melainkan (sebagai) seorang manusia (biasa) seperti kami, dan kami tidak melihat orang-orang yang mengi kuti kamu melainkan orang yang hina di antara kamu yang lekas percaya saja dan kami tidak melihat kamu memiliki sesuatu kelebihan apapun atas kami, bahkan kami yakin bahwa kamu adalah orang-orang yang dusta." (30)
_______________
(25). QS 2 (188)
(26). QS 4 (29)
(a20). Larangan membunuh diri sendiri mencakup juga larangan membunuh orang lain, sebab membunuh orang lain berarti membunuh diri sendiri karena umat merupakan suatu kesatuan.
(27). QS 104 (1-4)
(a21). Maksudnya mengumpulkan dan menghitung-hitung harta yang karena nya dia menjadikan kikir dan tak mau menafkahkannya di jalan Allah.
(28). QS 70 (14-18)
(a22). Maksudnya orang yang menyim pan hartanya dan tidak mau mengelu arkan zakat serta tidak pula menaf kahkannya ke jalan yang benar.
(29). QS 89 (20)
(30). QS 11 (27)
(Menurut Prof Dr Mahmud Syaltut dalam bukunya "Islam Aqidah dan Syariah", Is lam menetapkan kemewahan merupa kan sumber kejahatan yang memenuhi kalbu manusia dengan kedengkian dan itu hati, dan mengancam keamanan dan ketentraman hidup. Selain mendorong pelakunya untuk menentang kebenaran dan mengingkari ketentuan-ketentuan syariat.
Kemewahan juga bisa menumbuhkan da lam jiwa rasa kelakuan yang tinggi dan persaingan antarkelas di masyarakat. (hlm 377-378)
Langganan:
Posting Komentar (Atom)
Tidak ada komentar:
Posting Komentar