Senin, 11 Mei 2020

Ekonomi (16)

Ekonomi (16) "DAN (bagi) orang-orang yang menerima (mematuhi) seruan Tuhannya dan mendi rikan shalat, sedang urusan mereka (di putuskan) dengan musyawarah antara mereka; dan mereka menafkahkan se bagian dari rezeki yang Kami berikan kepada mereka." (45) "Adapun orang yang memberikan (harta nya di jalan Allah) dan bertakwa dan me mbenarkan adanya pahala yang terbaik (surga), maka Kami kelak menyiapkan baginya jalan yang mudah." "Sedangkan orang-orang yang bakhil dan merasa dirinya cukup (a39), serta men dustakan pahala yang terbaik, maka kelak Kami akan menyiapkan baginya (jalan) yang sukar." "Dan hartanya tidak bermanfaat baginya apabila ia telah binasa." (46) "Dan kelak akan dijauhkan orang yang paling takwa dari neraka itu, yang menaf kahkan hartanya (di jalan Allah) untuk membersihkannya, padahal tidak ada seorangpun memberikan suatu nikmat kepadanya yang harus dibalasnya, tetapi (dia memberikan itu semata-mata) ka rena mencari keridhaan Tuhannya Yang Maha Tinggi. Dan kelak dia benar-benar mendapat kepuasan." (47) "Dan di antara orang-orang Arab Badui itu, ada orang yang beriman kepada Allah dan hari kemudian, dan meman dang apa yang dinafkahkannya (di jalan Allah) itu, sebagai jalan mendekatkan nya kepada Allah dan sebagai jalan un tuk memperoleh doa Rasul. Ketahuilah, sesungguhnya nafkah itu adalah suatu jalan bagi mereka untuk mendekatkan diri (kepada Allah). Kelak Allah akan me masukkan mereka ke dalam rahmat (sur ga) Nya : sesungguhnya Allah Maha Pe ngampun lagi Maha Penyayang." (48) _______________ (45). QS 42 (38) (46). QS 92 (5-11) (a39). Yang dimaksud dengan 'merasa dirinya cukup' adalah tidak memerlukan lagi pertolongan Allah dan tidak bertak wa kepada-Nya. (47). QS 92 (18-20) (48). QS 9 (99)

Tidak ada komentar:

Posting Komentar