Rabu, 03 April 2019

Tangga Bahagia (12)

Tangga Bahagia (12)
Oleh aminuddin




JALAN yang pertama ialah memper baiki diri manusia sendiri, agar dike nalkan kepada mereka 'hakikat' ya ng sejati, dan dididik dia beramal dalam hakikat itu.

Hakikat itu ialah kesenangan hidup tidak akan terdapat bilamana tidak berdirinya rukun yang empat yaitu :

• Sehat tubuh

• Sehat akal

• Sehat jiwa

• Kaya (cukup)

1. Sehat tubuh
Bagaimana memelihara kesehatan dan kesegaran?

a. Jangan dibiarkan memakai obat-obatan dan alat-alat penguatkan (obat kuat) badan.

b. Jangan meminum minuman keras untuk meringankan kesusahan hati.

c. Kalau engkau yakin bahwa ke sehatan bisa dicapai dengan suatu percobaan, janganlah mundur-maju mengerjakannya. Lakukanlah perco baan itu!

d. Jangan diperturutkan plesir, jangan diturutkan syahwat.

e. Lekas tidur dan lekas bangun.

f. Biasakan menarik nafas menu rut dasar ilmu, barang beberapa me nit setiap harinya. Berdirilah ke mu ka jendela, atau di udara terbuka, penuhi rabu (paru-paru) dengan udara, yang ditarik dari hidung dan dilepaskan dari mulut.

g. Makanlah apa yang disetujui selera, tetapi jangan makan supaya kenyang. Biasakanlah, bahwa sesu dah berdiri dari meja makan, sea kan-akan engkau merasa makan itu belum kenyang. Kalau engkau rasa bahwa badan engkau agak beru bah (demam-demam), ingatlah perkataan Nabi Muhammad SAW : ' Perut rumah penyakit, penjagaan rumah obat."

h. Puasalah barang seminggu atau dua minggu di permulaan musim bunga (rabi').

i. Biasakanlah dirimu bersenam (gymanastiek) atau sport, sebagai belajar berenang, mengail ikan, me ngendarai kuda, atau tenis. Kalau pekerjaan dan penghidupan tidak mengizinkan, maka biasakanlah sebelum tidur dan setelah bangun mengambil sedikit gerakan badan, supaya badan jangan kaku.

j. Mandilah dengan air dingin tiap-tiap pagi.

k. Pergilah ke tempat pekerjaanmu dengan berjalan kaki. Atau berjalan kakilah sekurang-kurangnya sete ngah jam satu hari, untuk mengam bil udara pagi, supaya darah tang mengalir di badan beroleh hawa baru dan bergembira, dan pipimu bercahaya.

Berjalan kakilah!

Ketahuilah bahwa engkau suatu ba gian yang berguna dari alam ini. Berjalan kakilah, dan hendaklah terasa ketika melangkah itu ba gaimana nikmat yang dirasai oleh burung-burung di udara yang ter bang mengawang dan hinggap bebas.

2. Sehat Akal
Kesehatan akal itu akan didapat dengan menegakkan tiangnya, yaitu banyak muthala'ah dan berpikir.

a. Hendaklah baca, walaupun satu saat dalam sehari pembacaan-pembacaan yang menyenangkan dan berfaedah, baik kitab-kitab atau surat kabar.

Ingat kata saya itu! Menyenangkan dan berfaedah. Jangan dibiarkan waktumu hilang percuma.

b. Jauhkan roman hikayat yang membangunkan syahwat (cabul).

c. Jangan menilik kehidupan dan segala masalah yang terkandung di dalamnya dengan kacamata lawan mu. Ingatlah bahwa tiap-tiap per kara itu selalu mempunyai banyak hukum, sekurang-kurangnya dua hukum. Karena dilihat dari segala sudut.

d. Menghukum hendaklah insyaf. Mengeluarkan pendapat hendaklah jujur. Mengeluarkan perkataan hen daklah benar. Pakailah keadilan walaupun kepada diri sendiri.

e. Cukupkan persediaan kekuatan akal dan jiwa untuk menghadapi kesusahan dan perjuangan.

f. Perkara kecil-kecil (tetek-bengek) jangan menggoncangkan hati kare na kalau dibiasakan tergoncang lan taran perkara kecil, tenagamu akan lemah menghadapi yang lebih be sar.

g. Sediakan masa barang satu jam atau setengah jam tiap hari untuk mengistirahatkan akal dan tubuh. Kalau fikiran susah, duka, sedih dan marah, maka saat yang sejam atau setengah jam itu dapatlah meng embalikan ketenangan fikiran (sakinah) dan keridhaan.

Tidak ada komentar:

Posting Komentar