Senin, 09 September 2019

Al-Mu'min, Lafadz Allah wa Rab (7)

Al-Mu'min, Lafadz Allah wa Rab (7)
Oleh Wak Amin




19. Ayat 29 :

"Ya qaumi lakumul mulkul yauma dzhaahiriina fil ardh. Famay yanshurunaa min ba'sillaahi in jaa-anaa. Qaala fir'aunu maa uriikum illa maa araa wamaa ahdiikum illa sabiilarrasyaad."

(Musa berkata) : "Hai kaumku, untukmulah kerajaan pada hari ini dengan berkuasa di muka bumi. Siapakah yang akan menolong kita dari azab Allah jika azab itu menimpa kita?" Firaun berkata : "Aku tidak mengemukakan kepadamu, melainkan apa yang aku pandang baik; dan aku tiada menunjukkan kepadamu selain jalan yang benar).

20. Ayat 31 :

" Mitsla da-bi qaumi nuuhiwwa'aa din wa tsamuuda walladziina min ba'dihim wamallaahu yuriidu dzhulman lil 'ibaad."

(Yakni) seperti keadaan kaum Nuh, Aad, Tsamud dan orang-orang yang datang sesudah mereka. Dan Allah tidak menghendaki berbuat kezaliman terhadap hamba-hamba-Nya).

21. Ayat 33 :

"Yauma tuwalluuna mudbiriina maa lakum minallaahi min 'aashim. Wa mayyudhlilillaahu famaa lahuu min haadi."

(Yaitu) hari (ketika) kamu (lari) berpaling ke belakang, tidak ada bagimu seorangpun yang menyelamatkan kamu dari (azab) Allah, dan siapa yang disesatkan Allah, niscaya tidak ada baginya seorangpun yang akan memberi petunjuk). *********































_________
********* Pada ayat lain Allah Azza wa Jalla juga menyebutkan ...

1. An-Nisaa' (88) :

" ... Wamayyudhlilillahu falan tajida lahuu sabiila." (Barang siapa yang disesatkan Allah, sekali-kali kamu tidak mendapatkan jalan (untuk memberi petunjuk) kepadanya).

2. QS Muhammad 1 :

"Alladziina kafaruu wa shadduu 'an sabiilillaahi adhalla a'maa lahum." (Orang-orang yang kafir dan menghalang-halangi (manusia) daru jalan Allah, Allah menyesatkan perbuatan-perbuatan mereka).

Maksudnya, semua amal perbuatan mereka tidak mendapat pimpinan dari Allah, tidak dihargai dan tidak mendapatkan pahala.

3. QS Al-Qamar 47 :

"Innal mujrimiina fii dhalaaliw wasu'uri." (Sesungguhnya orang-orang yang berdosa berada dalam kesesatan (di dunia) dan dalam neraka).

4. QS Ibrahim 27 :

" Yutsabbitullaahul ladziina aamanuu bil qaulits tsaabiti fil hayaatid dunyaa wa fil aakhirah. Wa yudhillullaahudzh dzhaalimiin. Wa yaf'alullaahu maa yasyaa-i."!

(Allah meneguhkan (iman) orang-orang yang beriman dengan ucapan yang teguh itu (+) dalam kehidupan di dunia dan di akherat; dan Allah menyesatkan orang-orang yang zalim dan memperbuat apa yang Dia kehendaki).

(+) Yang dimaksud dengan "ucapan yang teguh" disini ialah kalimatun thayyibah yang disebut dalam ayat 24 Surat yang sama (Ibrahim) yang artinya seperti berikut :

"Tidakkah kamu perhatikan bagaimana Allah telah membuat perumpamaan kalimat yang tauhid (++) seperti pohon yang baik, akar nya teguh dan cabangnya (menju lang ke langit)."

(++) Termasuk dalam "kalimat yang baik" adalah kalimat tauhid, segala ucapan yang menyeru kepada keba jikan dan mencegah dari kemung karan serta perbuatan yang baik. Kalimat tauhid seperti kalimat "Laa ilaa ha illallaah."

Tidak ada komentar:

Posting Komentar