Jumat, 06 September 2019

Bola Pingpong (14)

Bola Pingpong (14)
Oleh Wak Amin






TAK lama kemudian ...

Sebuah mobil boks besar berhenti di depan rumah Maria. Empat pria tegap dan berotot turun dari mobil, bersenjatakan lengkap.

Lalu ...

Berondongan peluru dilesakkan ke rumah Maria. Ada sekitar lima pu luh peluru.

Peluru kelima puluh satu ...

Guaaar ...

Guaaam ...

Membakar dan memporakporanda kan rumah Maria hanya dalam hitu ngan detik.

Ketawa puas, empat lelaki bertam pang seram itu kembali ke mobil bo ks yang kemudian melesat cepat menuju pusat kota.

Mr Ford tidak mengejarnya. Dia ber sama warga setempat ikut mema damkan api. Salah seorang warga memanggil-manggil temannya sete lah menemukan jasad seorang pe rempuan muda di bawah reruntu han.

"Itu Tuan!" Kata pria gundul menun juk ke bawah tumpukan batu dan atap rumah baja.

Mr Ford mendekat ...

Tak cukup kuat dia menarik Maria keluar ...

"Tolong Mas."

Ramai-ramai mengeluarkan Maria dari reruntuhan rumah. Lalu dibawa ke rumah sakit terdekat mengguna kan mobil Mr Ford.

Dari dalam mobil boks ..

"Gimana bayaran kita Bos?" Tanya pria kekar berkumis tebal.

"Bereslah itu. Cepatlah kau kesini."

"Di hotel Bos?"

"Bukan. Masa kau lupa. Itu dekat pohon jeruk. Tau kan?"

Ha ha ha ...

"Tau Bos. Siap meluncur kesana mulai dari sekarang ..."


Tidak ada komentar:

Posting Komentar