Santapan Rohani
Oleh Aminuddin
SURGA adalah suatu tempat di akherat yang dipersiapkan bagi
orang-orang yang saleh. Surga berisikan segala sesuatu yang menyenangkan,
seperti kebun indah yang berisi buah-buahan segar yang banyak sekali, kerajaan
pribadi seluas langit dan bumi, bidadari-bidadari yang cantik jelita, dan
banyak lagi ke nikmatan lain yang tidak dapat dilukiskan. Saking begitu
menyenangkannya, surga dan kenikmatannya itu tidak akan dapat terlintas dalam
pikiran kita, tidak pernah terdengar oleh telinga kita, dan bahkan tidak pernah
pula terlihat oleh mata kepala kita.
Di dalam kitab suci Al-Quranulkarim banyak sekali ayat yang
berbicara tentang surga, di antaranya:
1.
“Dan sampaikanlah berita gembira kepada mereka
yang beriman dan berbuat baik, bahwa bagi mereka disediakan surga-surga
yang mengalir sungai-sungai di dalamnya.
Setiap mereka diberi rezeki buah-buahan dalam surga-surga itu, mereka
mengatakan: “Inilah yang pernah diberikan kepada kami dahulu.” Mereka diberi
buah-buahan yang serupa dan untuk mereka di dalamnya ada isteri-isteri yang
suci dan mereka kekal di dalamnya.” (QS Al-Baqarah 25).
2.
“Dan orang-orang yang beriman dan mengerjakan
amalan-amalan saleh, kelak akan Kami ma sukkan mereka ke dalam surga yang di
dalamnya mengalir sungai-sungai; kekal mereka di da lamnya; mereka di dalamnya
mempunyai isteri-isteri yang suci, dan Kami masukkan mereka ke tempat yang
teduh lagi nyaman.” (QS An-NIsaa’ 57).
3.
“Mereka itulah (orang-orang yang) bagi mereka
surga ‘Adn, mengalir sungai-sungai di bawah nya; dalam surga itu mereka dihiasi
dengan gelang emas dan mereka memakai pakaian hijau dari sutera halus dan
sutera tebal, sedang mereka duduk sambil bersandar di atas dipan-dipan yang
indah. Itulah pahala yang sebaik-baiknya, dan tempat istirahat yang indah.” (QS
Al-Kahfi 31).
4.
“Sesungguhnya Allah memasukkan orang-orang yang
beriman dan mengerjakan amal yang saleh ke dalam surga-surga yang di bawahnya
mengalir sungai-sungai. Di surga itu mereka diberi per hiasan dengan
gelang-gelang dari emas dan mutiara, dan pakaian mereka adalah sutera.” (QS
Al-Hajj 23).
5.
“Masukilah surga itu dengan aman, itulah hari
kekekalan. Mereka di dalamnya memperoleh apa yang mereka kehendaki; dan pada
sisi Kami ada tambahannya.” (QS Qaaf 34-35).
6.
“Berlomba-lombalah kamu kepada (mendapatkan)
ampunan dari Tuhanmu dan surga yang luas nya seluas langit dan bumi, yang
disediakan bagi orang-orang yang beriman kepada Allah SWT dan Rasul-Nya. Itulah
karunia Allah, diberikan-Nya kepada siapa yang dikehendaki-Nya. Dan Allah mempunyai
karunia yang besar.” (QS Al-Hadiid 21).
Dari Anas bin Malik ra, Rasulullah SAW telah bersabda:
“Pada Hari Kebangkitan, aku akan menuju pintu surga dan
meminta untuk dibukakan. Penjaga surga akan bertanya: “Siapa engkau?” dan aku
akan menjawab: ‘Muhammad’. Kemudian ia akan berkata: “Engkau adalah manusia
pertama, sebelum aku diperintahkan untuk tidak membuka pintu surga bagi siapa
pun.” (HR Muslim).
Dari Hudzaifah ra, bersabda Rasulullah SAW:
“Anak cucu Adam akan berada di bawah benderaku pada Hari Kebangkitan
dan aku adalah orang pertama yang akan dibukakan pintu surga.” (Shahih
Al-Jami’:6995).
Dari Abu Hurairah ra, Rasulullah SAW bersabda:
“Kelompok pertama yang masuk surga akan bersinar seperti
bulan purnama, dan kelompok berikutnya akan bersinar seperti bintang yang
terang. Mereka tidak mengeluarkan urin tidak pula kotoran (berak) dan tidak
juga lendir, dan mereka juga tidak meludah. Sisir mereka terbuat dari emas,
keringat mereka adalah minyak misik, dan pedupaan mereka terbuat dari kayu
gaharu. Teman mereka adalah para bida dari (al-Hur al-‘In). Hati mereka kembali
seperti hati bujangan. Mereka akan seperti Adam, tingginya mencapai enam puluh
cubit (hasta).” (Muttafaqun alaih).
Kemudian …
-
“Ahli surga akan memasuki surga dengan rambut
yang gundul, dengan celak di mata mereka, dan usia mereka berkisar antara tiga
puluh atau tiga puluh tiga tahun.” (Shahih Al-Jami’ : 7928).
-
“Orang-orang
beriman yang berada di dalam surga akan diberi kekuatan yang lebih untuk
ber hubungan seksual.” Dia ditanya: “Ya Rasulullah, apakah ia akan mampu
memikulnya?” Beliau menjawab: “Ia akan
diberi kekuatan seperti yang dimiliki seratus orang.” (Ibid , 7962).
-
“Barangsiapa yang masuk surga akan hidup dengan
tenang atau tentram dan tidak menderita: pakaiannya tidak akan pernah lusuh
(kotor) dan umurnya tidak akan pernah menua.” (HR Muslim).
-
Katakanlah: “Inginkah aku kabarkan kepadamu apa
yang lebih baik dari yang demikian itu?” Un tuk orang-orang yang bertakwa
(kepada Allah), pada sisi Tuhan mereka ada surga yang mengalir di bawahnya
sungai-sungai; mereka kekal di dalamnya.
Dan (ada pula) isteri-isteri yang disuci kan serta keridhaan Allah: Dan Allah
Maha Melihat akan hamba-hamba-Nya.” (QS Ali Imran 15).
-
“Sesungguhnya orang-orang yang bertakwa itu berada
di dalam surga (taman-taman) dan (di dekat) mata air-mata air (yang mengalir).
(Dikatakan kepada mereka): “Masuklah ke dalamnya dengan sejahtera lagi aman.”
Dan Kami lenyapkan segala rasa dendam yang berada di dalam ha ti mereka, sedang
mereka merasa bersaudara duduk berhadap-hadapan di atas dipan-dipan. Mereka
tidak akan merasa lelah di dalamnya dan mereka sekali-kali tidak akan
dikeluarkan daripadanya.” (QS Al-Hijr 45-48).
-
“Mereka bertelekan di atas permadani yang
sebelah dalamnya dari sutera. Dan buah-buahan kedua surga itu dapat (dipetik)
dari dekat. Maka nikmat Tuhan kamu yang manakah yang kamu dustakan? Di dalam
surga itu ada bidadari-bidadari yang sopan menundukkan pandangannya, tidak
pernah disentuh oleh manusia sebelum mereka (penghuni-penghuni surga yang
menjadi suami mereka) dan tidak pula oleh jin. Maka nikmat Tuhan kamu yang
manakah yang kamu dus takan? Seakan-akan bidadari itu permata yakut dan marjan.
Maka nikmat Tuhan kamu yang ma nakah yang kamu dustakan? Tidak ada balasan
kebaikan kecuali kebaikan (pula). Maka nik mat Tuhan kamu yang manakah yang
kamu dustakan? Dan selain dari dua surga itu ada dua surga la gi. Maka nikmat
Tuhan kamu yang manakah yang kamu dustakan?
Kedua surga itu (kelihatan) hijau tua warnanya. Maka nikmat Tuhan yang manakah
yang kamu dustakan? Di dalam kedua surga itu ada dua mata air yang memancar.
Maka nikmat Tuhan kamu yang manakah yang kamu dustakan? Di dalam keduanya (ada
macam-macam) buah-buahan dan kurma serta delima. Maka nikmat Tuhan kamu yang
manakah yang kamu dustakan? Di dalam surga-surga itu ada bidadari-bidadari yang
baik-baik lagi cantik-cantik. Maka nikmat Tuhan kamu yang manakah yang kamu
dustakan? (Bidadari-bidadari) yang jelita, putih bersih dipingit dalam rumah.
Maka nikmat Tuhan kamu yang manakah yang kamu dustakan? Mereka tidak pernah
disentuh oleh manusia sebe lum mereka (penghuni-penghuni surga yang menjadi
suami mereka) dan tidak pula oleh jin. Maka nikmat Tuhan kamu yang manakah yang
kamu dustakan? Mereka bertelekan bantal-bantal yang hijau dan
permadani-permadani yang indah. ” (QS Ar-Rahmaan 54-76).
-
“Sesungguhnya orang yang berbakti itu
benar-benar berada dalam kenikmatan yang besar (sur ga). Mereka (duduk) di atas
dipan-dipan sambil memandang. Kamu dapat mengetahui dari wa jah-wajah mereka
kesenangan hidup mereka yang penuh kenikmatan. Mereka diberi minum dari khamar
murni yang dilak (tempatya). Laknya adalah kesturi; dan untuk yang demikian itu
hendaknya orang berlomba-lomba. Dan campuran khamar murni itu adalah dari
tasnim (yaitu) mata air yang minum daripadanya orang-orang yang didekatkan
kepada Allah.” (QS Al-Muthaffifiin 22-28).
-
“Banyak muka pada hari itu berseri-seri, merasa
senang karena usahanya, dalam surga yang tinggi. Tidakkah kamu dengar di
dalamnya perkataan-perkataan yang tidak berguna. Di da lamnya ada mata air yang
mengalr. Di dalamnya ada tahta-tahta yang ditinggikan, dan gelas-gelas yang
terletak (di dekatnya), dan bantal-bantal sandaran yang tersusun, dan
permadani-permadani yang terhampar.” (QS Al-Ghaasyiyah 8-16).
-
“Diedarkan kepada mereka piring-piring dari
emas, dan piala-piala di dalam surga itu terdapat segala apa yang diingini oleh
hati dan sedap (dipandang) mata dan kamu kekal di dalamnya. Dan itulah surga
yang diwariskan kepada kamu disebabkan amal-amal yang dahulu kamu kerjakan. Di
dalam surga itu ada buah-buahan yang banyak untukmu yang sebagiannya kamu
makan.” (QS Az-Zukhruf 71-73).
-
“Mereka itulah orang-orang yang didekatkan
(kepada Allah). Berada di dalam
surga-surga kenik matan.Segolongan besar dari orang-orang yang terdahulu, dan
segolongan kecil dari orang-ora ng yang kemudian. Mereka berada di atas dipan
yang bertahtakan emas dan permata, seraya bertelekan di atasnya
berhadap-hadapan. Mereka dikelilingi oleh anak-anak muda yang tetap muda,
dengan membawa gelas (piala), cerek dan minuman yang diambil dari air yang
mengalir. Mereka tidak pening karenanya dan tidak pula mabuk, dan buah-buahan
dari apa yang mereka pilih, dan daging-daging burung dari apa yang mereka
inginkan. Dan (di dalam surga itu) ada bi dadari-bidadari yang bermata jeli,
laksana mutiara yang tersimpan baik. Sebagai balasan bagi apa yang telah mereka
kerjakan. Mereka tidak mendengar di dalamnya perkataan yang sia-sia dan tidak
pula perkataan yang menimbulkan dosa. Akan tetapi mereka mendengar ucapan sa lam.
Dan golongan kanan, alangkah bahagianya golongan kanan itu. Berada di antara
pohon bi dara yang tidak berduri, dan pohon pisang yang bersusun-susun (buahnya), dan naungan
yang terbentang luas, dan air yang tercurah, dan buah-buahan yang banyak, yang
tidak berhenti (bu ahnya) dan tidak terlarang mengambilnya. Dan kasur-kasur
yang tebal lagi empuk. Sesungguh nya
Kami menciptakan mereka (bidadari-bidadari) dengan langsung (tanpa melalui kelahiran
dan langsung menjadi gadis). Dan Kami jadikan mereka gadis-gadis perawan, penuh
cinta lagi sebaya umurnya. (Kami ciptakan mereka) untuk golongan kanan, (yaitu)
segolongan besar dari orang-orang yang terdahulu, dan segolongan besar pula
dari orang-orang yang kemudian.” (QS Al-Waqi’ah 11-40).
Dari Suhayb Ibn Sinan ra, dia mengatakan bahwa sesungguhnya
Rasulullah SAW telah bersabda: “Ketika penghuni surga memasuki surga, dan
penghuni neraka memasuki neraka, sebuah suara menyeru mere ka: “Wahai penghuni
surga, Allah telah menjanjikan sesuatu kepada kalian yang akan dipenuhi-Nya”.
Mereka akan berkata, “Apa itu?” Bukankah Allah SWT telah melipatgandakan
(pahala dari amal baik ka mi) secara sepadan, memutihkan wajah kami, menuntun
kami ke surga dan menyelamatkan kami dari api neraka?” Kemudian hijab akan
tersingkap dan mereka akan melihat Allah. Demi Allah, Allah tidak memberikan
mereka sesuatu pun yang berupa kasih sayang dan kemuliaan melebihi dari nikmat
mereka dapat melihat-Nya.”
Wallahu a’lam bishshawab.
Tidak ada komentar:
Posting Komentar