Selasa, 21 Desember 2021
Mari Kita Berdagang (17)
Mari Kita Berdagang (17)
Oleh aminuddin
ID Pub : 8800179315466420
Memilih Jenis Usaha
USAHA apa ya? Mungkin pertanya an ini sering muncul dibenak anda saat merasa kebingungan dalam memilih jenis usaha yang ingin anda bangun.
Padahal anda sudah memiliki se jumlah uang yang akan dijadikan modal bisnis. Mau usaha ini merasa tidak mampu, mau usaha itu takut gagal. Apalagi jika modal yang anda punya pas-pasan.
Terjerat dalam kebingungan seperti ini akhirnya membuat anda urung membuka usaha.
Lantas bagaimana cara menentukan usaha yang cocok untuk pemula ketika ingin memulai merintis usaha dari nol?
Sebenarnya tidak sulit kok untuk memilih jenis usaha apa yang bagus dan pas untuk seorang pemula. Hanya saja anda belum tahu caranya dan harus memulai dari mana.
Anda tidak perlu banyak berangan-angan dan berfikir terlalu jauh kare na terkadang sesuatu hal yang su dah di depan mata malah luput dari pandangan.
Padahal justru ia bisa jadi menjadi usaha yang dapat membuat anda menjadi orang sukses dikemudian hari.
Berikut 7 tips jitu memilih jenis usaha yang cocok bagi anda yang masih pemula dalam berbisnis.
1. Pilihlah usaha yang sesuai de ngan minat dan keahlian anda
Cara mengetahui usaha yang cocok untuk kita yang pertama adalah dengan mengenali diri anda terlebih dahulu.
Coba anda ingat-ingat apa yang menjadi minat anda selama ini. Mi salnya, jiks anda kurang mengerti masalah fashion tapi anda memak sakan diri untuk membuka toko baju karena merasa jualan baju pasti laku dan untungnya besar.
Sebulan dua bulan mungkin berjalan biasa saja, namun, jika anda tidak bisa mengikuti trend, usaha anda bisa-bisa tidak berta han lama karena anda kurang mengerti dalam fashion.
Berbeda halnya bila anda hobi dan suka membuat aneka macam kue sehingga berniat membuka toko kue. Maka usaha ini akan sesuai dengan hobi anda yang suka membuat kue.
Selain itu, usaha yang anda geluti itu akan terasa nyaman anda ja lankan karena memang selaras dengan hobi anda.
Hal lain yang perlu diperhatikan dalam mencari usaha yang cocok untuk anda adalah memilih usaha yang sudah sesuai dengan keahlian anda.
Memang keahlian yang anda miliki belum tentu menjadi hobi anda, na mun setidaknya anda tidak akan kerepotan dalam memulai bisnis karena anda memang sudah ahli dalam bidang tersebut. Sehingga anda tidak butuh waktu lama untuk mengembangkan usaha anda.
2. Membuat daftar bidang usaha
Setelah anda menemukan usaha yang sesuai dengan minat dan keahlian anda. Jangan anda terburu-buru untuk segera membuka usaha tersebut.
Ada baiknya buatlah daftar bidang usaha yang sudah anda pilih terlebih dahulu. Anda bisa mencatatnya dalam sebuah buku tentang macam-macam usaha yang sesuai dengan minat dan hobi anda.
Pikirkan usaha apa yang bagus saat ini sehingga anda akan lebih mudah dalam mengembangkan nya.
Sebisa mungkin tulis sebanyak-banyaknya dalam daftar bidang usaha tersebut agar anda punya banyak alternatif sebagai pilihan.
Dengan begitu, anda bisa mengana lisa dan mencari tahu jenis usaha apa yang belum banyak didirikan orang lain.
Jika memang banyak saingan un tuk jenis usaha yang anda minati, maka anda harus memiliki inovasi baru untuk bisa bersaing atau anda mencari alternatif jenis usaha lain yang masih sepi pesaing namun memiliki tingkat peminat yang banyak.
Selain itu, dalam memilih jenis usaha, pikirkan juga dimana akan membuka usaha anda. Apakah anda ingin memilih jenis usaha rumahan atau membuka kios di pinggir jalan.
Sesuaikan juga dengan bujet modal yang anda punya sehingga anda tidak keteteran dalam pengelolaan keuangan usaha anda.
3. Pelajari bidang usaha yang anda pilih
Pada poin ini, seharusnya anda su dah memastikan jenis usaha yang ingin anda geluti. Meskipun anda merasa punya minat dan keahlian dalam bidang usaha tersebut, hal ini bukan jaminan anda bakal suk ses membangun dan menjalaninya.
Oleh sebab itu, segera pelajari bidang usaha yang sudah anda pilih. Pahami betul-betul apa yang menjadi kelebihan dan kekurangan usaha anda.
Sebagai contoh, anda ingin membu ka usaha pecel lele, tetapi untuk mendapatkan lele yang layak jual cukup sulit karena harus membeli di luar kota. Itu saja kadang ada kadang enggak.
Hal ini tentunya dapat menghambat usaha anda karena kekurangan bahan baku utama. Anda seharusnya bisa menjual pecel lele 100 porsi per hari nyatanya hanya bisa mendapat separonya gara-gara tidak ada bahan bakunya. Tentunya sangat merugikan bagi kelangsungan usaha anda.
4. Sesuaikan dengan modal yang anda punya
Dalam mendirikan sebuah usaha, sebaiknya perhatikan betul-betul urusan modal. Jangan anda memaksakan membuka sebuah usaha yang anda ingini jika modal yang anda punya tidak cukup.
Karena bisa-bisa usaha yang anda buka baru berjalan berapa bulan, anda sudah kehabisan modal.
Sebagai contoh, anda ingin membuka usaha toko fotocopy dan dilengkapi dengan segala peralatan ATK. Usaha ini tentunya akan lebih tepat jika dibuka didekat tempat perkantoran maupun lembaga pendidikan.
Hal ini membuat anda harus menyewa ruko/kios yang harga sewanya tidak murah. Sementara modal anda hanya cukup untuk membeli bahan-bahan untuk usaha anda.
Pada akhirnya anda kebingungan dan ragu untuk memulai usaha fotocopy yang anda impikan itu.
Maka dari itu, saat anda memilih jenis usaha apapun, sesuaikan dengan modal yang anda punya. Jika modal anda kecil, untuk sementara carilah peluang usaha modal kecil yang pastinya tidak akan memberatkan keuangan anda.
Toh, jika anda mau bekerja keras dan pintar dalam mengelolanya, usaha seperti apapun yang anda jalankan pasti akan memberikan keuntungan untuk anda.
5. Perhatikan lokasi tempat usaha
Selain berurusan dengan modal, jenis usaha yang anda ingin dirikan juga harus disesuaikan dengan lokasi tempat tinggal anda.
Perhatikan tingkat persaingan usa ha sejenis, pangsa pasar dan pelu ang berkembangnya usaha yang ak an anda jalankan untuk beberapa tahun ke depan. Jika dirasa kurang memiliki prospek cerah, sebaiknya urungkan niat anda tersebut.
Misalnya anda ingin membuka warung bakso di lokasi tempat tinggal anda, namun kenyataannya di daerah tersebut sudah banyak warung bakso yang terkenal dan memiliki pelanggan tetap.
Jika anda merasa mampu bersaing karena anda menawarkan sesuatu yang baru tidak jadi soal. Namun, jika anda pesimis, mending mencari lokasi lain untuk tempat usaha anda yang belum banyak saingan.
6. Perhatikan minat dan kebutuhan konsumen
Hal penting yang mesti anda perhatikan dalam menentukan jenis usaha adalah pangsa pasar. Poin ini sebenarnya berkaitan erat dengan pemilihan lokasi.
Anda harus memperhatikan juga minat dan kebutuhan konsumen saat ingin mendirikan sebuah usaha
Sebagai contoh jika anda tinggal di desa yang jarang lalu lalang ken daraan dan anda mencoba mem buka sebuah café atau resto yang menyediakan berbagai makanan modern seperti burger, steak, dan hotdog. Tentunya usaha tersebut akan sepi peminat dan bisa jadi tidak laku.
Namun, jika anda tinggal di kota, membuka cafe pastinya akan lebih berpeluang untuk sukses.
Contoh lain bisnis yang sangat memperhatikan kebutuhan konsumen adalah usaha laundry dimana banyak orang sangat membutuhkannya.
7. Segera beraksi
Setelah anda membaca poin-poin di atas, seharusnya anda sudah bisa menentukan atau memilih jenis usaha yang ingin anda bangun.
Dari pada anda hanya berangan-angan, sebaiknya mulailah dari sekarang. Entah usaha yang anda bangun hanya usaha kecil-kecilan atau yang besar sekalipun akan percuma jika anda tidak segera merencanakan dari sekarang.
Salah-salah modal yang anda pe gang malah habis duluan untuk memenuhi kebutuhan anda.
https://pagead2.googlesyndication.com/pagead/js/adsbygoogle.js?client=ca-pub-8800179315466420
____
Mata Hidup.com
Langganan:
Posting Komentar (Atom)
Tidak ada komentar:
Posting Komentar