Senin, 20 Desember 2021
Menulis Buku (13)
Menulis Buku (13)
Oleh aminuddin
ID pub-8800179315466420
c. Dessert (Hidangan Penutup)
KHUSUS buku teks, sebagian besar hidangan penutupnya adalah tes atau latihan yang bertujuan untuk mengetahui seberapa jauh pemba ca memahami isi bab.
Latihan-latihan itu bisa diwujudkan pada berbagai kegiatan yang bera neka ragam. Semakin banyak vari asi kegiatan dalam buku pelajaran, semakin menariklah buku tersebut.
Variasi kegiatan ini sebaiknya tidak hanya diberikan pada setiap bagian atau bab yang kemudian diulang pada bab-bab lain, tetapi juga diberi kan untuk seluruh bagian buku ter sebut.
Hidangan penutup dalam bentuk latihan sebaiknya dirancang bertahap mulai dari yang terbimbing (controlled), semi terbimbing (semi-guided), dan latihan bebas (free task).
Alasannya, dalam proses belajar kita selalu memulai sesuatu dari yang mudah atau sederhana, baru kemudian yang lebih sukar dan menantang.
Untuk itu, penulis selalu perlu meli hat kembali apakah latihan yang di tulis sudah benar-benar realistis.
d. Garnish (Dekorasi Hidangan)
Garnish adalah istilah yang sering dipakai dalan tata hidang, yang artinya adalah dekorasi untuk makanan yang disajikan.
Dalam penulisan buku, garnish merupakan dekorasi berupa latihan, kegiatan atau permainan yang me nunjang dan sebagainya, sesuai dengan bahasan yang diajarkan.
Garnish berfungsi sebagai penye mangat dan kegiatan selang agar pembaca tidak jenuh dalam mem pelajari teori, konsep, bab atau bagian buku yang lain.
Garnish bisa disisipkan dalam star ter, main course dan dessert. Gar nish bisa hadir dalam bentuk kuis, permainan, teka-teki, pemberian label, penjodohan kata, atau frasa dengan arti, gambar, sinonim, antonim, pasangan, dan lain sebagainya.
e. Project (Proyek)
Proyek ini tidak harus dikerjakan secara perorangan, namun bisa berkelompok.
Peruntahnya harus jelas dan bila perlu, kita memberikan contoh kendala yang mungkin terjadi beserta penyelesaiannya.
Waktu yang disediakan realistis. Tidak hanya dikerjakan pada jam belajar yang tersedia. Namun, ten ggat waktunya harus jelas.
Contoh:
Setelah mempelajari cara menulis buku, pembaca diminta untuk mulai menulis buku. Mulai dari tahapan menentukan topik dan judul, menyu sun kerangka, mengembangkan bab, menyunting, merevisi, meleng kapi isi buku secara keseluruhan, dalam waktu enam sampai dua belas bulan.
https://pagead2.googlesyndication.com/pagead/js/adsbygoogle.js?client=ca-pub-8800179315466420
Langganan:
Posting Komentar (Atom)
Tidak ada komentar:
Posting Komentar