Al-Fatihah dan
Penyembuh Sengatan
By Aminuddin*
DIRIWAYATKAN oleh Imam Bukhari dan Muslim yang bersumber
dari Abu Sa’id al-Khudri ra, ia berkata pada suatu hari serombongan sahabat
sedang melakukan perjalanan jauh. Di tengah perjalanan mereka singgah di suatu
perkampungan Badui.
Tak lama kemudian, sang kepala kampung disengat binatang
berbisa. Semua penduduk berusaha deng an berbagai macam cara untuk
menyembuhkannya, tapi tak kunjung membuahkan hasil sama sekali. Mendapati
situasi demikian, salah satu penduduk dari kampung itu berkata:
“Apakah sebaiknya kita meminta pertolongan kepada
orang-orang yang singgah di kampung kita ini. Ba rangkali di antara mereka ada
yang memiliki sesuatu?”
Akhirnya mereka mendatangi sekelompok musafir itu seraya
berkata: “Wahai para musafir, sesungguh nya kepala kampung kami tengah sakit
parah akibat disengat oleh binatang berbisa, dan kami sudah be rusaha dengan segala macam cara,
namun hasilnya sia-sia belaka. Karena itu apakah di antara kalian mempunyai
sesuatu yang dapat kita ambil manfaatnya?”
Tiba-tiba salah seorang musafir itu berseru, “Demi Allah,
aku bisa mengobatinya, tetapi tadi kalian telah menolak memberikan sedikit
jamuan kepada kami, maka sekarang kami pun menolak untuk mengobati kepala
kampung kalian. Namun aku bersedia bila kalian menyediakan upah kepadaku.”
Penduduk kampung itu pun setuju dengan persyaratan yang
diajukan musafir. Kemudian pergilan si mu safir bersama penduduk kampung
tersebut. Sesampainya di sana, dia hembuskan air ludahnya pada bagi an yang
terkena sengatan sambil dibacakan surat Al-Fatihah.
Atas kehendak dan kebesaran Allah SWT, sang kepala kampung
berdiri dan berjalan, seakan tidak mera sakan sakit sedikitpun. Semua yang
hadir tercengang melihatnya. Semua penduduk kampung itupun me menuhi janji yang
telah mereka sepakati bersama dengan memberikan sahabat tadi tersebut seekor
kambing.
Salah seorang dari rombongan musafir itu mengusulkan untuk
membagi upah tersebut secara rata. Na mun salah seorang di antara mereka
berkata, “Jangan dulu, sebaiknya kita tunggu hingga kita menceri takan semua
ini kepada Rasulullah SAW, biar beliau sendirilah yang memutuskan apa yang
terbaik untuk kita.”
Kemudian mereka datang menghadap kepada Rasulullah SAW dan
menceritakan apa yang mereka ala mi. Dan beliau pun bersabda, “Dari mana engkau
mengetahui bahwa kalimat itu (surat Al-Fatihah) ada lah untuk pengobatan?”
Rasulullah SAW kemudian melanjutkan sabdanya, “Kalian telah
menempuh jalan yang benar, dan seka rang bagilah apa yang kalian peroleh itu,
dan aku ikutkan dalam pembagian kalian bersama?” Lalu beliau tersenyum.
Wallahu a’lam bishshawab.
*Sumber Tulisan
: Kumpulan Doa Berbagai Macam
Keperluan Karya Ust. Ahmad Filyan al-Hazza
Tidak ada komentar:
Posting Komentar