Relaksasi dan
Penderita Insomnia
By Aminuddin*
RELAKSASI membantu kita menenangkan pikiran terutama bagi
penderita insomnia. Joyce Walsleben, Ph.D dari New York University Scholl of
Medicine dan Hipnoterapis Kathy Doner, M.D dari Florida mem berikan beberapa
teknik relaksasi yang bisa dicoba sebelum tidur. Beberapa di antaranya adalah
teknik pernafasan perut, teknik gambaran indah, dan meditasi pikiran. Ketiganya
tentu saja bisa anda praktik kan di rumah.
1. Pernafasan Perut
Cobalah bernafas dari perut. Fokuskan
pikiran ke setiap tarikan nafas anda. Cara ini dapat mem bantu anda agar tetap
tenang, baik siang maupun malam hari. Untuk mengoptimalkan hasil, an da bisa
mencoba teknik ini dalam ruangan temaram dengan menutup mata atau mendengarkan
musik lembut sambil memusatkan perhatian ke setiap tarikan nafas. Anda dapat
melakukannya sambil duduk atau berbaring di tempat tidur.
Letakkan tangan anda di perut. Ketika menarik
dan menghembuskan nafas, tangan akan berge rak perlahan mengikuti irama nafas.
Tariklah nafas melalui hidung dengan tenang dan perlahan sambil merasakan
aliran udara melalui hidung dengan cara mengembangkan perut tanpa meng gerakkan
dada. Sekiranya udara yang dihirup telah cukup, berhentilah sejenak dan rasakan
sen sasi kenyamanan dan ketenangan yang timbul. Selanjutnya, buang nafas
perlahan-lahan dengan tenang. Rasakanlah kelegaan dan pembebasan dari beban
emosi yang ada.
2. Gambaran Indah
Membayangkan situasi yang membuat anda relaks
dan menyenangkan akan menimbulkan rasa nyaman.
Meskipun awan, laut, dan gunung merupakan pilihan umum, anda tetap fokus
pada hal-hal lain yang anda sukai dan menenggelamkan diri anda ke dalamnya.
3. Meditasi Pikiran
Sebelum tidur, cobalah fokuskan pikiran
pada satu permasalahan dalam kehidupan anda, lalu lepaskan pikiran tersebut
dengan pikiran positif. Lakukan juga pada masalah pikiran yang lain. Anda akan
lebih tenang setelah melepaskan semua beban pikiran yang memenuhi kepala anda.
Tak semua orang bisa melepaskan diri dari
beban pikiran dengan berpikir positif. Lalu, bagaima na cara lain untuk
melepaskan beban pikiran ini? Apabila mengalami kesulitan untuk melepas kan
pikiran yang menggangu anda, anda bisa melepaskannya dengan cara menulis.
Sediakanlah waktu 15 menit dan tuliskan
semua pikiran yang ada di kepala. Kemudian gunakan waktu 15 menit berikutnya
untuk memikirkan dan menulis langkah-langkah yang perlu dilakukan untuk
mengatasi masalah anda.
Menurut Joyce Walsleben, menulis sebaiknya
dilakukan pada siang hari, sehingga ketika malam tiba, beban pikiran telah jauh
berkurang.
*Sumber Tulisan : Doa dan Terapi Khusus Bebas Insomnia dan
Gangguan Tidur Karya Ust.
Mujtahidin dan Dr M Ali Toha Assegaf
Tidak ada komentar:
Posting Komentar