Senin, 30 April 2018

Kemiskinan (11)

Kemiskinan (11)
Oleh aminuddin

 

DALAM sejarah perjalanan para sahabat Nabi, demikian kata Syekh Muhammad Yusuf Qardhawy, kita dapati di antara mereka ada juga yang bekerja sebagai pedagang, pertukangan, petani dan lain sebagainya.

Mayoritas sahabat Anshar ahli di bidang pertanian. Sedangkan sahabat Muhajirin ahli  perdagangan dan menempa dalam pasar.

Misalnya Abdurrahman bin 'Auf, seorang Muhajirin pernah disodori oleh rekannya, Saad bin ar-Rabi', salah seorang Anshar, separo kekayaan dan rumahnya serta disuruh memilih dari salah seorang isterinya supaya dapat melindungi kehormatan kawannya itu.

Abdurrahman kemudian berkata kepada Saad:

"Semoga Allah memberi barakah kepadamu terhadap hartamu dan isterimu. Saya tidak perlu kepadanya. "

Abdurrahman menambahkan :

"Apakah di sini ada pasar yang bisa dipakai untuk berdagang?"

Jawab Saad : " Ya ada, yaitu Pasar Bani Qainuqa'."

Maka besok paginya Abdurrahman pergi ke pasar membawa  keju dan samin. Dia jual-beli di sana.

Begitulah seterusnya. Akhirnya Ab durrahman bin 'Auf menjadi seorang pedagang muslim  yang kaya raya. Saking kayanya, sampai dia meninggal dunia pun, kekayaan yang dimilikinya masih bertumpuk-tumpuk.

Abu Bakar juga bekerja sebagai pedagang, sehingga pada waktu akan dilantik sebagai khalifah, beliau sedang bersiap-siap akan ke pasar.

Demikian pula halnya dengan Umar Ibnul Khaththab, Utsman bin Affan, dan lain-lain.

_________
SYEKH Muhammad Yusuf Al-Qar dhawy, Halal dan Haram dalam Is lam, Alihbahasa Muammal Hami dy, PT Bina Ilmu Surabaya, 1982.

Tidak ada komentar:

Posting Komentar