Kemiskinan (9)
Oleh aminuddin
UNTUK itulah, kata Yusuf Al-Qardhawy, setiap dari kita yang mengaku
muslim, diperbolehkan bekerja baik yang sifatnya kecil atau pun besar
dengan syarat pekerjaan tersebut tidak dilakukan dengan jalan yang
haram.
Khalifah Umar Ibnul Khaththab sendiri pernah berkata :
"Allah menjadikan kemuliaan yang paling aku sukai sesudah mati di dalam
medan perang fi sabi lillah (pada jalan Allah) adalah agar aku mati di
antara dua pokok kayu di atas bukit di kala aku mencari rezeki dari
Allah SWT di atas permukaan bumi ini."
Allah SWT berfirman :
"Dan barang siapa yang berjihad, maka sesungguhnya jihadnya itu adalah
untuk dirinya sendiri. Se sungguhnya Allah SWT benar-benar Maha Kaya
(tak memerlukan sesuatu) dari semesta alam."
Tentu saja, kata Hamdy, Islam menganjurkan kepada kita supaya dalam
upaya menundukkan bumi ini dan memanfaatkan isinya harus diusahakan
penuh kesungguhan dan bukan dengan main-main.
Rasulullah SAW sendiri di kala mudanya selalu dan senang bekerja. Majid Syahri menulis ...
"Kehidupan Rasulullah SAW di masa mudanya penuh dengan kesibukan
bekerja dan berusaha, menentang hembusan angin dan terik panas
matahari. Mengarungi padang pasir dan berjalan menempuh jarak yang jauh
...
"Dari semasa kecil beliau telah terbiasa bekerja keras. Beliau mengembala kambing yang cukup ba nyak jumlahnya, dari satu tempat ke tempat
yang lain."
_____________
- Yusuf Al-Qardhawi, Al-Halalu wal Haromu fil Islam, Alihbahasa Mu ammal Hamidy, Surabaya, Bina Ilmu, 1976, I.
- QS Al-Ankabuut 6
- Hamdy, "Hadapi Duniamu dengan Lurus", Al-Muslimun, NO 129, Desember 1980.
- Majid Syahri, " Menghayati Kehidu pan Rasulullah di Masa Muda", Kib lat, NO 17, Januari 1981.
Tidak ada komentar:
Posting Komentar