Jumat, 04 Oktober 2019

Kisah Fir'aun (17)

Kisah Fir'aun (17)




DAN kami ilhamkan kepada ibu Musa : "Susukanlah dia, dan apabila kamu kuatir terhadapnya maka jatuhkanlah dia ke dalam sungai (Nil). Dan janganlah kamu kuatir dan janganlah (pula) bersedih hati, karena sesungguhnya Kami akan mengembalikannta kepadamu, dan menjadikannya (salah seorang) dari para rasul.

Maka dipungutlah ia oleh keluarga Fir'aun yang akibatnya dia menjadi musuh dan kesedihan bagi mereka. Sesungguhnya Fir'aun dan Haman beserta tentaranya adalah orang-orang yang bersalah.

Dan berkatalah isteri Fir'aun : " (Ia) biji mata bagiku dan bagimu. Janganlah kamu membunuhnya, dan mudah-mudahan ia bermanfaat kepada kita atau kita ambil ia menjadi anak", sedamg mereka tiada menyadari.

Dan menjadi kosonglah hati ibu Musa *+38. Sesungguhnya hampir saja ia menyatakan rahasia tentang Musa, seandainya tidak Kami teguh kan hatinya, supaya ia termasuk orang-orang yang percaya (kepada janji Allah).

Dan berkatalah ibu Musa kepada saudara Musa yang perempuan : "Ikutilah dia." Maka kelihatanlah olehnya Musa dari jauh, sedang mereka tidak mengetahuinya, dan Kami cegah Musa dari menyusu kepada perempuab-perempuan yang mau menyusukan (nya) sebelum itu ; maka berkatalah saudara Musa : "Maukah kamu aku tunjukkan kepadamu  ahlul bait yang akan memeliharannya untukmu, dan mereka dapat berlaku baik kepadanya?"

Maka kami kembalikan Musa kepada ibunya, supaya senang hatinya dan tidak berduka cita dan supaya ia mengetahui bahwa janji Allah itu adalah benar, tetapi kebanyakan manusia tidak mengetahuinya.





























__________
*+38 Setelah ibu Musa menghanyutkan Musa di sungai Nil, maka timbullah penyesalan dan kesangsian hatinya lantaran kekuatiran atas keselsmatan Musa, bahkan hampir-hampir ia berteriak minta tolong kepada orang untuk mengambil anaknya itu kembali, yang akan mengakibatlkan terbukanya rahasia bahwa Musa adalah anaknya sendiri.

Tidak ada komentar:

Posting Komentar