Lafadz KAMI (8)
Oleh Wak Amin
26. Ayat 80 :
"WA luuthan iz qaala liqaumihii ata-tuunal faahisyata maa sabaqaakum bihaa min ahadim minal 'aalamiin."
(Dan (Kami juga telah mengutus) Luth (kepada kaumnya). (Ingatlah) tatkala dia berkata kepada mereka: "Mengapa kamu mengerjakan perbuatan (faahisyah itu (a9), yang belum pernah dikerjakan oleh seorangpun (di dunia ini) sebelumnya?").
27. Ayat 83 :
" Fa anjainaahu wa ahlahuu illam ra-atahuu kaanat minal faasiqiin."
(Kemudian Kami selamatkan dia dan pengikut-pengikutnya kecuali isterinya; dan termasuk orang-orang yang tertinggal (dibinasakan).
28. Ayat 84 :
"Wa amtharnaa 'alaihim matharaa. Fandzhur kaifa kaana 'aaqibatul mujrimiin."
(Dan Kami turunkan kepada mere ka hujan (batu) ; maka perhatikan lah bagaimana kesudahan orang-orang yang berdosa itu).
29. Ayat 85 :
"Wa ilaa madyana akhaahum syu'ai ba. Qaala yaa qaumi' budullaaha maa lakum min ilaahin ghairuh ..."
(Dan (Kami telah mengutus) kepada penduduk Mad-yan (a10) saudara mereka Sy'aib. Ia berkata : "Hai kaumku, sembahlah Allah, sekali-kali tidak ada Tuhan bagimu selain-Nya .....").
30. Ayat 94 :
" Wamaa arsalnaa fii qaryatim min nabiyyi illaa akhaznaa ahlahaa bil ba-saa-i wadh dharraa-i la'allahum yadharra'uun."
(Kami tidaklah mengutus seseora ng nabi pun kepada sesuatu negeri, (lalu penduduknya mendustakan nabi itu), melainkan Kami timpakan kepada penduduknya kesempitan dan penderitaan supaya mereka tunduk dengan merendahkan diri).
_________
(a9) Faahisyah di sini ialah homsek sual sebagaimana dijelaskan da lam ayat 81 berikut ini :
"Sesungguhnya kamu mendatangi lelaki untuk melepaskan nafsumu (kepada mereka), bukan kepada wanita, malah kamu ini adalah kaum yang melampaui batas."
(a10) Mad-yan adalah nama putera Nabi Ibrahim as, kemudian menjadi nama kabilah yang terdiri dari anak cucu Mad-yan itu. Kabilah ini diam di suatu tempat yang juga dinamai Mad-yan yang terletak di pantai La ut Merah di tenggara Gunung Sinai.
Tidak ada komentar:
Posting Komentar