Senin, 20 Desember 2021

Menulis Buku (3)

Menulis Buku (3) Oleh aminuddin ID Pub : 8800179315466420 2.2. File Naskah Hilang PERNAHKAH anda kehilangan softcopy (file) tulisan yang sudah anda buat dengan susah payah? Tentu sangat menjengkelkan dan menurunkan motivasi, bukan? Itulah sebabnya, sesuai dengan pepatah: "Don't put all of your eggs in just one basket." Artinya, "Jangan letakkan semua telurmu dalam satu keranjang saja." Seorang penulis harus berjaga-jaga dengan menyiapkan data cadangan (back up data) untuk tulisan-tulisan nya. Ada tiga hal yang harus diperha tikan. Apa saja? 2.2.1. Kewaspadaan terhadap virus komputer. Semakin sering kita ber pindah-pindah kerja dari kom puter yang satu ke komputer yang lain, semakin besar pula kemungkinan komputer kita tertular virus. Sebagai contoh, flash disk yang bersih bisa terinfeksi virus jika dicolokkan ke komputer yang mengandung virus. Atau jika anda memasukkan flash disk ke komputer anda begitu saja, ada kemungkina virus dari flash di sk menyusup ke dalam komputer anda. Pencegahannya: biasakanlah diri anda menggunakan perintah EXPLORE untuk membuka flash disk. Jangan langsung klik di OPEN flash disk. Niscaya komputer atau laptop anda terhindar dari virus di flash disk. 2.2.2. Kewaspadaan terhadap masa hidup alat penyimpan data. Karena, entah itu di disket, CD atau flash di sk memiliki keterbatasan kemam puan dalam hal waktu untuk me nyimpan data anda. Hal yang paling aman adalah pe nyimpanan di hard disk dan hard disk portable. Harganya memang mahal ketimbang flash disk, tetapi kemampuan menyimpan datanya mumpuni. 2.2.3. Kewaspadaan terhadap keti dakandalan suplai listrik. Alter natifnya, anda bisa menggunakan Uninterruptible Power Supply (UPS) untuk komputer anda. Dengan adanya UPS, komputer an da tidak akan mati mendadak ... 2.3. Kurangnya Narasumber Narasumber sangat membantu kita dalam memverfikasi, mengonfirma si, menjustifikasi dan menyempur nakan gagasan kita. Narasumber yang bagus membuat tulisan kita memiliki nilai jual yang valid. Namun, bila narasumber yang telah kita rencanakan itu ternyata sangat sulit ditemui, kita sebaiknya menca ri narasumber yang lain saja. 2.4. Kurangnya Referensi Perpustakaan adalah pusat infor masi. Penulis sebaiknya mendaf tarkan dirinya menjadi anggota beberapa perpustakaan. Bila kita tak punya waktu untuk mencatat, kita bisa memfotoko pi bagian-bagian yang diperlukan. Beberapa perpustakaan juga menye diakan jasa internet. Internet sebaik nya digunakan untuk mencari infor masi yang kita perlukan. Informasi yang penting lebih baik di-print un tuk dipelajari lebih dalam. 2.5. Ketidakmampuan Penulis Bekerjasama dengan Rekan Penulis. Mengarang buku tidak selalu dilaku kan secara perorangan. Kadang-kadang sebuah buku ditulis oleh sebuah tim yang terdiri dari du orang atau lebih. Dalam hal ini bisa jadi timbul masalah yang tidak pernah terbayngkan oleh penulis solo. Sebagai contoh, ada sebuah tim yang akhirnya gagal menerbitkan buku akibat munculnya perselisihan internal di antara mereka mengenai siapa nama yang ditulis paling atas dan skema pem bagian royaltinya. https://pagead2.googlesyndication.com/pagead/js/adsbygoogle.js?client=ca-pub-8800179315466420

Tidak ada komentar:

Posting Komentar