Kamis, 02 Agustus 2018

Entar Ya (15)

Entar Ya (15)
Oleh Wak Amin


"LAPOR Mr Clean. Kami belum me nemukan mereka," kata petugas di dekat pos perbatasan.

"Oke. Teruskan pemeriksaan. Lapor kan ke saya apa pun hasilnya," ujar Mr Clean.

Letnan Susan datang dari arah belakang truk ...

"Ada hasil Let?"

"Ada Mister. Menurut salah seorang saksi mata, ada truk melewati jalan gelap itu," jawab Letnan Susan.

"Anda yakin Let?"

"Sebaiknya kita coba Mr Clean. Bisa jadi informasi saksi benar."

"Oke."

Pak Kades memutar ke kiri. Menyeli nap di balik barisan truk. Melewati rerumputan sebelum belok kiri.

Syiiiiut ...

Truk berhenti mendadak ...

"Ada apa Pak Kades?" Tanya Letnan Susan.

"Apa benar jalan ini yang bakal kita lewati Let?"

"Benar Pak Kades."

Ha ha ha ha ...

Ki Doyok ketawa geli ...

"Biasa Let. Takut ..."

"Ah masa. Enggak percaya saya Ki Doyok," kata Letnan Susan.

"Kalau tak percaya, Letnan tanya saja langsung .."

"Baik," ucap Letnan Susan, "Betul begitu Pak Kades?"

"Iya betul sekali Letnan .."

Ha ha ha ha ...

"Apa kubilang Let. Betul kan?" Ki Doyok kembali tertawa.

Karena tak kunjung nyala itu mesin truk, Pak Kades turun ditemani Ki Do yok. Membuka kap mobil. Me meriksa mesin.

Mr Clean ambil alih kemudi ...

"Coba hidupkan mesinnya Mr Clean," pinta Pak Kades Marzuki.

"Baik Pak .."

Nyet .. Nyet ... Nyet ..

Kali ke sepuluh ...

Reeen ...Reen ... Reeen ..

"Alhmdulillah. Hidup juga akhirnya," ucap Letnan Susan lega.


Tidak ada komentar:

Posting Komentar