Rabu, 08 Mei 2019

Lafadz Allah dalam Surah Al-Baqarah (24)

Lafadz Allah dalam Surah Al-Baqarah (24)

By aminuddin






122. Ayat 219 :

" .... Kazaalika yubayyinullaahu lakumul aayaati la'allakum tatafakkaruun."

" .. Demikianlah Allah menerangkan ayat-ayat -Nya kepadamu supaya kamu berpikir."



123. Ayat 220:

"... Wallaahu ya'lamul mufsida minal mushlih. Walau syaa-a allaahu la'natakum. Innallaaha 'aziizun hakiim."

( "... dan Allah mengetahui siapa yang membuat kerusakan dari yang mengadakan perbaikan. Dan jikalau Allah menghendaki, niscaya Dia da pat mendatangkan kesulitan kepa damu. Sesungguhnya Allah Maha Perkasa lagi Maha Bijaksana").


124. Ayat 221 :

"... Wallaahu yad'uu ilal jannati wal maghfirati biiznih. Wayubayyinu aayaatihii linnaasi la'allahum yatazakkaruun."

( ... sedang Allah mengajak ke surga dan ampunan dengan izin-Nya. Dan Allah meneramgkan ayar-ayat-Nya (perintah-perintah-Nya) kepada manusia supaya mereka mengambil pelajaran).

125. Ayat 222 :

" ... Waizaa tathahharna fa-'tu hunna min haitsu amarakumullaah. Innallaaha yuhibbut tawwabiina wa yuhibbul mutathahhiriin."

(" ... Apabila mereka telah suci, maka campurilah mereka itu di tempat yang diperintahkan Allah kepadamu. Sesungguhnya Allah menyukai orang-orang yang tobat dan menyakai orang-orang yang mensucikan diri).


126. Ayat 223 :

" ... Wattaqullaaha wa'lamuu annakum mulaaquuh .."

( ... dan bertakwalah kepada Allah dan ketahuilah bahwa kamu kelak akan menemui-Nya ..).


127. Ayat 224 :

"Walaa taj'alullaaha 'urdhatal liaimaanikum an tabarruu watattaquu watushlihu bainan naas. Wallaahu samii'un 'aliim."

(Janganlah kamu jadikan (nama) Allah dalam sumpahmu sebagai penghalang untuk berbuat kebaji kan, bertakwa dan mengadakan ishlah di antara sesama manusia (58). Dan Allah Maha Mendengar lagi Maha Mengetahui).



128. Ayat 225 :

"Laa yu-aakhizukumullaahu bil laghwi fii aimaanikum walaakiy yu-aakhizukum bimaa kasabat quluu bukum. Wallaahu ghafuurun haliim."

(Allah tidak menghukum kamu di sebabkan sumpahmu yang tidak dimaksud (untuk bersumpah), te tapi Allah menghukum kamu dise babkan (sumpahmu) yang dise nga ja (untuk bersumpah) oleh hatimu. Dan Allah Maha Pengampun lagi Maha Penyantun (59).


129. Ayat 226 :

" ... Fain faa-uu fainnallaaha ghafuururrahiim."

( ...Kemudian jika mereka kembali (kepada isterinya), maka sesung guhnya Allah Maha Pengampun lagi Maha Penyayang).


130. Ayat 227 :

"Wain 'azamuuth thalaaqa fainnal laaha samii'un 'aliim."


(Dan jika mereka ber'azam (berte tap hati untuk) talak, maka sesung guhnya Allah Maha Mendengar lagi Maha Mengetahui).


















_____
(58). Maksudnya : melarang ber sumpah dengan mempergunakan nama Allah untuk tidak mengerja kan yang baik, seperti : demi Allah, saya tidak akan mrmbantu anak yatim. Tetapi apabila sumpah itu telah terucapkan, haruslah dilang gar dengan membayar kaffarat.

(59). Halim berarti penyantun. Ti dak segera menyiksa orang yang berdosa.

Tidak ada komentar:

Posting Komentar