Oleh aminuddin
SEPULUH keberbakatan itu telah teruji keterbacaannya untuk menda patkan validitas isi. Penelitian dila kukan di empat sekolah dasar di Ja karta, dan empat sekolah dasar di Cianjur, pada sekolah yang ditunjuk oleh Kantor Departemen Pendidikan dan Kebudayaan Wilayah DK Jakarta dan Jawa Barat. Jumlah responden seluruhnya 32 guru kelas 1 sampai kelas 6.
Guru saat itu dimintai untuk mencari ciri-ciri keberbakatan yang digunakan dalam pencalonan murid sebagai anak berbakat intelektual.
Dengan demikian, penelitian tersebut dapat dilihat sebagai penggunaan butir dari sepuluh ciri keberbakatan yang digunakan guru dalam pencalonan murid sebagai anak berbakat intelektual.
Dari hasil pengolahan data pada uji keterbacaan, sepuluh ciri anak ber bakat intelektual untuk sekolah dasar didapat sebagai berikut :
Frekuensi dan Persentase Butir Ciri Keberbakatan di Sekolah Dasar (DKI Jakarta dan Cianjur)
Ciri Nama Butir Ciri Persentase
------------------------------------------------------------
1. Kelancaran berbahasa
(lisan dan tertulis) 86.99%
2. Rasa ingin tahu yang
bersifat pengetahuan 89.78%
3. Kemampuan berpikir 87.30%
kritis
4. Kemampuan belajar
atau bekerja sendiri 90.40%
5. Keuletan 79.56&
6. Rasa tanggung jawab
pada setiap tugas 87.92%
7. Tingkah yang terarah
pada tujuan 73.06%
8. Kecermatan dalam
mengamati 74.92%
9. Sering mengungkapkan
gagasan baik atau pen
dapat yang baru 36.22%
10. Senang membuat ben
da atau barang baru
dari bahan yang ada da
lam lingkungannya 29.72%
Untuk melihat ciri keberbakatan pada siswa sekolah dan yang dija ring guru secara lebih teliti, Rapat Kerja KKPAB di Wisma Cibinong menghasilkan Format III yaitu for mat pencalonan anak berbakat intelektual oleh guru yang terdiri dari empat aspek ciri keberbakatan.
Berikut ini diperinci empat aspek ciri keberbakatan untuk tingkat sekolah dasar dimaksud ...
Tidak ada komentar:
Posting Komentar