Oleh aminuddin
Mencintai Ahlul Bait Rasulullah adalah Ciri Ahlus Sunnah*
AHLUL BAIT Rasulullah SAW memi liki keutamaan dan kemuliaan bagi semua kaum Muslimin, karena Dia, Allah SWT memuliakan dan mem bersihkan mereka dari dosa, mewa jibkan kaum Muslimin untuk men cintai mereka di atas semua ras manusia.
Allah SWT berfirman:
“Sesungguhnya Allah bermaksud hendak menghilangkan dosa dari kamu, hai ahlul bait dan membersihkan kamu sebersih-bersihnya.” (QS. Al-Ahzâb [33]: 33)
Allah SWT juga berfirman kepada nabi-Nya, “Katakanlah: Aku tidak meminta kepadamu sesuatu upahpun atas seruanku kecuali kasih sayang dalam kekeluargaan.” (QS Asy-Syûrâ [42]: 23)
Artinya, katakan kepada mereka wahai Muhammad, aku tidak menginginkan upah dari kalian semua selain kalian mencintaiku dan mencintai keluargaku.
Ahlul bait adalah keturunan suci Rasulullah SAW yang memiliki ika tan nasab. Mereka adalah keturu nan Fathimah sampai hari kiamat. Demikian yang dijelaskan Imam Nawawi dalam Syarh Al-Muhadzdzab.
Diriwayatkan, Rasulullah SAW ber sabda, “Didiklah anak-anak kalian untuk tiga hal; mencintai nabi kalian, mencintai ahlul baitnya dan membaca Al-Quran, karena para penghafal Al-Quran itu berada di bawah naungan Allah pada hari tiada naungan lain selain naungan-Nya, bersama para nabi dan orang-orang pilihan-Nya.”
Rasulullah SAW bersabda:
أَحِبُّوا اللَّهَ لِمَا يَغْذُوكُمْ مِنْ نِعَمِهِ وَأَحِبُّونِي بِحُبِّ اللَّهِ وَأَحِبُّوا أَهْلَ بَيْتِي بِحُبِّي
“Cintailah Allah karena nikmat yang diberikan kepada kalian, cintailah aku karena kecintaan (kalian) kepada Allah, dan cintailah Ahlul Baitku karena kecintaan (kalian) kepadaku.”
Di hadist lain, Rasulullah SAW juga bersabda: “Segala sesuatu ada asasnya, dan asas islam adalah mencintai Rasulullah dan ahli baitnya.”
Allah SWT mensyariatkan untuk mendoakan ahlul bait dalam tasya hud ahkhir setiap kali shalat menu rut Madzhab Syafi’iyah, itu sudah cukup menunjukkan kemuliaan mereka.
Bahkan Imam Asy-Syafi’i pernah bersyair;
Wahai Ahlul Bait Rasulullah, mencintai kalian…
Kewajiban dari Allah dalam Al-Quran yang Ia turunkan
Siapa yang tidak membaca doa shalawat untuk kalian, tidak ada shalat baginya
Itu sudah cukup menunjukkan agungnya kemuliaan kalian
Abu Bakar Ash-Shiddiq RA berkata, “Demi Dzat yang jiwaku berada di tangan-Nya, kerabat Rasulullah Shallallahu ‘Alaihi Wassallam lebih aku cintai melebihi kerabatku sendiri.”
Abu Bakar juga berkata, “Muliakanlah ahlul bait Muhammad Shallallahu ‘Alaihi Wassallam.”
Imam Abdullah Al-Haddad bersyair dalam Kitab At-Tâ`iyah Al-Kubrâ:
Keluarga Rasulullah adalah keluarga suci
Mencintai mereka hukumnya fardhu
Mereka adalah para pembawa rahasia setelah nabi mereka
Dan para pewarisnya adalah pewaris-pewaris terbaik ...
Diriwayatkan secara marfu’ dari Abu Sa’id Al-Khudri, “Ada tiga kesucian Allah, barangsiapa memelihara ketiganya, Allah akan menjaga agama dan dunianya dan barangsiapa tidak memelihara ketiganya, Allah tidak akan menjaga dunia dan akhiratnya; kesucian islam, kesucianku dan kesucian kerabatku.”
Barangsiapa memelihara ketiga kesucian itu, ia telah naik di atas perahu keselamatan, dan siapa yang tidak menjaganya, ia ketinggalan perahu keselamatan.
Syaikh Imam Abdullah Al-Haddad bersyair:
Ahlul Bait Al-Musthafa nan suci
Mereka adalah jaminan aman bumi, maka ingatlah
Mereka laksana bintang-bintang yang terang
Seperti dijelaskan dalam kitab-kitab sunan
(Mereka laksana) perahu keselamatan kala…
Engkau takut pada badai taufan semua gangguan
Selamatkan dirimu di dalamnya, jangan tertinggal ...
Berpegang teguhlah pada (agama) Allah dan mintalah pertolongan. (Dinukil dari Kitab Bahjatuth Thalibin karya Al-Faqih Al-Muhaqqiq Zen bin Ibrahim bin Sumaith)
Sikap Ahlus Sunnah
Sebuah hadits diriwayatkan oleh Iman Hakim :
فلو أن رجلا صفن بين الركن والمقام فصلى صام ثم لقى الله وهو مبغض لأهل بيت محمد دخل النار
حديث حسن صحيح على شرط مسلم
“Seandainya seorang beribadah diantara rukun dan maqam (di depan Ka’bah) kemudian dia bertemu Allah Subhanahu Wata’ala dalam keadaan dia benci pada keluarga Muhammad, niscaya dia akan masuk neraka.”
Dari dalil-dali dan keterangan di atas sudah sangat jelas bahwa mencintai ahlul bait adalah kewa jiban setiap Muslim, apapun madzhabnya.
Para imam Ahlus Sunnah sangat menjunjung tinggi kehormatan mereka dan mencintai dengan sepenuh hati.
Tuduhan orang bahwa mencintai ahlul bait adalah Syiah itu jelas cara Yahudi menjauhkan umat ini dari tali Allah dan Rasulullah.
Kita Ahlus Sunnah mencintai ahlul bait dan sangat memulikan para sahabat Nabi Shallallahu ‘Alaihi wassallam.
"Ya Rabb beri kami kecintaan pada ahlul bait para penerus dakwah Na bi dan sahabat yang telah berkor ban serta menemani beliau di kala suka dan duka."
Amin ...
_____
* Ditulis Muhammad bin Ahmad bin Hasan Vad’aqs. Beliau adalah Pim pinan Ponpes Al Khoirot Bekasi Timur
- m. Hidayatullah.com
Tidak ada komentar:
Posting Komentar