Senin, 29 Oktober 2018

Perjanjian Gaib (11)

Perjanjian Gaib (11)
Oleh aminuddin






Perjanjian Antara Dukun dengan Jin






SERINGKALI terjadi kesepakatan antara tukang sihir dengan setan, bahwa pihak pertama, yaitu tukang sihir, akan mengerjakan beberapa kesyirikan, atau kekufuran yang nyata baik secara terselubung maupun terang-terangan sedang kan pihak setan akan melayani tukang sihir atau menundukkan orang yang akan melayani si tukang sihir.

Karena kesepakatan itu seringkali terjadi antara tukang sihir dan se tan dari para pemuka kabilah jin dan setan, sehingga sang pemuka ini akan mengeluarkan perintah kepada anggota kabilah yang pa ling bodoh untuk melayani si tu kang sihir ini serta mentaatinya dalam menjalankan semua perin tahnya, yaitu memberitahukan ber bagai hal yang telah terjadi atau me lakukan upaya memisahkan dua belah pihak atau menyatukan cinta dua orang, atau menghalangi seo rang suami agar tidak dapat men campuri istrinya dan sebagainya.

Selanjutnya si tukang sihir mengerahkan jin ini untuk mengerjakan perbuatan jahat yang dia inginkan. Jika si jin tidak mentaatinya, maka dia akan mendekati pemuka kabilah jin itu dengan menggunakan berbagai macam jimat yang isinya berupa pengagungan pemuka kabilah ini seraya meminta pertolongan kepadanya dengan menyisihkan Allah Ta'ala.

Maka, si pemuka jin inipun segera memberikan hukuman kepada jin tersebut dan menyuruhnya agar mentaati si tukang sihir atau dia akan menggantikan dengan jin yang lain untuk melayani tukang sihir yang musyrik itu.

Oleh karena itu kita bisa mendapat kan hubungan antara tukang sihir dengan jin yang ditugaskan untuk melayaninya sebagai hubungan ke bencian dan permusuhan.

Dan dari sini kita akan dapatkan bahwa jin tersebut seringkali me nyakiti istri dan anak-anak tukang sihir itu atau mengganggu harta bendanya atau yang lainnya.

Bahkan, terkadang jin itu menyakiti tukang sihir itu sendiri tanpa disada rinya, misalnya pusing yang terus-menerus, gangguan yang sering muncul pada saat tidur, atau kece masan pada malam hari dan lain sebagainya.

Bahkan seringkali tukang sihir yang hina itu tidak punya anak, karena jin yang melayaninya telah membunuh janin yang masih ada di dalam ra him sebelum penciptaannya sem purna.

Yang demikian itu sudah sangat populer di kalangan para tukang sihir, bahkan sebagian mereka ada yang meninggalkan profesi tukang sihir ini agar mereka bisa menda patkan keturunan.

Perlu saya ceritakan, saya pernah mengobati seorang wanita yang sedang sakit karena tersihir. Pada saat saya bacakan Al-Quran di dekatnya, maka jin yang di tugas kan tukang sihir itu berbicara mela lui lidah wanita tersebut, 'Aku tidak bisa keluar dari tubuh wanita ini'.

'Mengapa?' tanyaku.

Dia pun menjawab, 'Karena aku takut akan dibunuh oleh si tukang sihir'.

Selanjutnya, aku tanyakan, 'Pergilah dari tempat ini ke tempat lain yang tidak diketahui oleh si tukang sihir yang menyuruhmu'.

'Dia pasti akan mengirim jin lain untuk mencariku', sahut jin tersebut.

Kemudian kukatakan kepadanya, 'Jika kamu mau masuk Islam dan mengumumkan tobatmu dengan penuh kejujuran dan tulus ikhlas, maka kami dengan pertolongan Allah akan mengajarimu beberapa ayat Al-Quran yang dapat menjaga dan melindungimu dari kejahatan jin-jin kafir.

Maka dia pun menjawab, 'Tidak, aku tidak akan pernah masuk Islam, dan aku akan tetap menjadi pemeluk Nasrani'.

Tidak ada paksaan dalam memeluk agama, tetapi yang paling penting kamu harus keluar dari tubuh wanita ini', pintaku kepadanya.

'Aku tidak akan keluar dari tubuhnya', jawabnya pasti.

Kemudian aku katakan, 'Kalau begitu, dengan pertolongan Allah, sekarang kami bisa membacakan Al-Quran kepadamu sehingga kamu akan terbakar'.

Lalu aku memukulnya dengan keras sehingga jin itu menangis. Maka jin itu berkata, 'Aku akan keluar, aku akan keluar'.

Selanjutnya, segala puji bagi Allah, Rabb seru sekalian alam, dan segala karunia itu hanya milik-Nya semata, jin itu pun keluar dari tubuhnya.

Sebagaimana diketahui bersama, jika tukang sihir itu semakin kufur dan bertambah jahat, maka jin akan lebih mentaatinya dan akan segera malaksanakan tugas yang diperin tahkan kepadanya.

Begitu juga sebaliknya ..

Tugas setan cuma satu yaitu menggoda manusia agar kufur kepada Allah SWT.








___
Duniaarwah.blogspot.com

Tidak ada komentar:

Posting Komentar