Tipu Daya Iblis (10)
Oleh aminuddin
Sejarah Iblis Bisa Masuk ke Tubuh Manusia
IBLIS adalah musuh nyata manu sia. Mereka melakukan segala tipu daya agar Bani Adam mengikuti godaannya.
Terdapat empat arah yang menjadi pintu setan saat akan masuk ke dalam diri, mulai dari sisi depan, belakang, kanan dan kiri.
Di dalam tubuh, setan bisa dengan mudah melancarkan godaan. Mulai dari mempengaruhi agar juah dari agama Allah, membuat manusia lalai dari ketaatan, dan memalingkannya dari jalan yang benar dan diridhai.
Ternyata ada sejarah panjang hingga akhirnya setan bisa masuk ke tubuh manusia.
Kisahnya dimulai sejak kehidupan Nabi Adam dan Siti Hawa. Bagaima na akhirnya hal itu bisa terjadi?
Berikut kisahnya ...
Setelah Nabi Adam dan Hawa ber kumpul kembali dan tobat mereka diterima oleh Allah SWT, Iblis masih saja menggoda keduanya. Godaan tersebut ditujukan kepada Hawa.
Hingga akhirnya iblis dapat masuk ke tubuh manusia karena seorang anak iblis dimakan oleh Nabi Adam dan Hawa.
Suatu hari, Nabi Adam meninggalkan Hawa seorang diri karena satu keperluan yang harus beliau lakukan.
Datanglah iblis bersama anaknya bernama Khannas. Iblis berkata, "Aku harus pergi untuk melakukan sesuatu hal yang penting, tolonglah jaga anakku ini hingga aku kembali”.
Hawa pun menerima anak itu dan iblis pun pergi.
Setelah Nabi Adam kembali pulang, dia kaget tengah mendapati Hawa bersama anak iblis tersebut.
Nabi Adam sangat marah, namun Hawa membela diri. "Dia adalah anak iblis yang dititipkannya kepadaku," jawab Hawa.
"Mengapa engkau sudi menolongnya?” tanya Nabi Adam.
Dengan sangat marah, anak iblis itu dibunuhnya, dicincang, dan setiap cincangan itu digantungkan di da han pohon.
Setelah itu, Nabi Adam pun pergi. Selang berapa lama kemudian, Iblis pun datang menemui Hawa untuk mengambil anaknya.
"Di manakah anakku?" tanya Iblis kepada Hawa.
Hawa menerangkan bahwa telah terjadi sesuatu. "Adam telah mencincang-cincang tubuh anakmu dan setiap potongan anakmu digantungkannya pada dahan pohon," jelas Hawa kepada Iblis.
Si Iblis kemudian menyerukan nama anaknya dan potongan-potongan tubuh anaknya itu ber kumpul dan Khannas pun hidup kembali seperti sedia kala.
"Jagalah dia, karena aku ada uru/san lain yang harus aku kerjakan," pinta Iblis kembali kepada Hawa.
Mula-mula Hawa menolak permintaan iblis, akan tetapi iblis bermohon sedemikian gigihnya sehingga ia menyerah.
Setelah itu, pergilah si iblis meninggalkan tempat itu. Ketika Adam pulang, terlihatlah olehnya anak iblis itu.
"Apakah artinya semua ini?" tanya Adam.
Hawa kemudian mengisahkan yang telah terjadi, namun Adam malah memukuli Hawa.
"Aku tak tahu apakah rahasia di balik semua ini," kata Adam.
"Kenapa engkau tidak mematuhi aku dan lebih mematuhi seteru Allah SWT dan terpedaya oleh bujukannya," tanya Adam.
Tak berapa lama kemudian, Adam membunuh anak iblis tersebut untuk kedua kali dan mayatnya dibakar.
Sebagian abunya dibuangnya ke dalam air dan sebagian lagi dibu ang ke udara dan diterpa angin. Setelah itu, Adam pergi lagi.
Si Iblis datang menanyakan anak nya. Hawa menceritakan hal yang telah dilakukan Adam kepada anaknya.
Iblis pun berteriak memanggil anak nya, dan abu-abu mayat anaknya yang dibakar tadi berkumpul, kemu dian Khannas hidup kembali dan bersimpuh di depan ayahnya.
Sekali lagi iblis ingin meminta per tolongan kepada Hawa untuk men jaga anaknya.
Namun, Hawa menolak. "Aku tidak mau, pastilah Adam akan membu nuhku nanti," jawab Hawa.
Iblis membujuk dengan berbagai sumpah sehingga akhirnya Hawa pun sekali lagi menyerah.
Si Iblis pergi dan tidak berapa lama kemudian Adam pulang ke rumah dan didapatinya Hawa bersama anak iblis itu lagi.
"Allah lah yang mengetahui apa yang akan terjadi sekarang ini, engkau lebih menuruti kata-kata iblis daripada kata-kataku," kata Adam kepada Hawa.
Nabi Adam pun menyembelih dan memasak anak iblis tersebut. Sepa ruh dari tubuh Khannas dimakan Adam sendiri dan sebagian lainnya diberikan kepada Hawa untuk dimakan sampai habis.
Riwayat lain mengatakan iblis ma sih mampu menghidupkan anaknya kembali setelah langkah terakhir Adam ini.
Tak berapa lama, iblis datang mena nyakan anaknya dan Hawa menceri takan apa yang sedang terjadi.
"Anakmu dimasak oleh Adam. Se paruh tubuhnya aku makan dan se paruhnya lagi dimakan oleh Adam," ujar Hawa kepada Iblis.
"Inilah yang selama ini aku ingin kan," seru Iblis kegirangan. "Aku ingin menyusup ke dalam tubuh Adam. Kini setelah dadanya menja di tempat kediamanku, tercapailah sudah keinginanku itu," seru iblis itu lagi sambil bersorak-sorai.
Dari kisah inilah maka iblis bisa me masuki tubuh manusia dengan mu dahnya hingga sekarang kecuali ba gi orang-orang yang beriman kepa da Allah SWT.
Anak iblis terus berkembang biak dan dinamai dengan setan hingga saat ini.
Riwayat ini berasal dari Tirmidzi. Wallahu A'lam.
______
www.infoyunik.com
Tidak ada komentar:
Posting Komentar