Sabtu, 13 Oktober 2018

Kisah Nabi Khidir as (5)

Kisah Nabi Khidir as (5)
Oleh aminuddin

Keistimewaan Nabi Khidir

BANYAK keistimewaan yang dimi liki oleh Nabi Khidir a.s. antara lain:

1.  Hidup sepanjang masa hingga munculnya Dajjal.

Faktor yang menyebabkan beliau mempunyai umur panjang, ialah minum ma al-hayat (air kehidupan).

2.      Mempunyai ilmu laduni yang diberikan langsung oleh Allah SWT, tanpa diusahakan, tanpa perantara dan tanpa guru.

Allah SWT Berfirman: “Lalu mereka bertemu dengan seorang hamba di antara hamba-hamba Kami, yang telah Kami berikan kepadanya rahmat dari sisi kami, dan yang telah Kami ajarkan kepadanya ilmu dari sisi Kami.” (QS Al-Kahfi [18]: 65).

3.     Wujud fisiknya tidak dapat dilihat oleh orang kebanyakan, hanya orang-orang tertentu (yang dipilih oleh Allah SWT) yang dapat melihat fisik beliau.

4.    Pakaiannya senantiasa baru dan bersih.

Imam Al-Mizam Ash-Shaghir , “Pakaian Nabi Khidir as. takkan rusak, baik pakaian atas maupun pakaian bawahnya. Ini adalah keistimewaan dari Allah SWT sebagai tanda bahwa beliau bersih dari maksiat."

5.     Bisa berjalan secepat kilat.

Karena itulah, Nabi Khidir as bisa berkeliling dunia dan mengerjakan shalat secara berpindah-pindah setiap waktu. Subuh di Mekah (Masjid Al-Haram), Dhuhur di Madinah (Masjid Nabawi), Asar di Baitu Maqdis (Masjid Aqsha), Magrib di atas bukit Sinai, dan Isya di samping benteng atau dinding pertahanan raja Zulkarnain yang terbuat dari besi yang dicampur dengan tembaga dan menurut ahli tafsir terletak di Armenia Azarbaijan.

6.     Bisa berubah rupa.

Al-Ghazali dalam Ihya Ulumuddin menuturkan bahwa Nabi Khidir as bisa berubah-ubah rupa di beberapa tempat yang berbeda untuk mengu ji seseorang yang dikehendakinya, apakah ia mengerti atau tidak.

Suatu waktu ubeliau muncul dalam wujud aslinya, satu waktu berwujud orang badui, berwujud miskin, dan lain-lain.

Hal ini dikuatkan oleh Syaikh Hasyisi Al-Himshani dan Syaikh Yusuf An-Nabhani dalam Jami Al-Karamat  yang pernah berkumpul berkali-kali bersama Nabi Khidir as dengan wujud yang berbeda-beda.

7.    Setiap tempat yang dipijak menjadi hijau.

Rasulullah SAW bersabda bahwa gelar “Khidir” diberikan kepada Nabi Khidir karena setiap duduk di atas tanah yang kering, tanah itu berubah hijau dan ditumbuhi rum put.

Mujahid berkata bahwa beliau dise but “Khidir” itu karena dimana pun beliau shalat maka hijaulah tanah yang mengelilinginya.

Syaikh Mustaka Al-Uqbawi dalam Hasyiyah Aqidah Ad-Dardiri  berkata bahwa beliau diberi gelar “Khidir” karena apabila duduk diatas tanah yang kering maka saat itu juga tanah dan sekitarnya men jadi hijau  atau karena kebiasaan beliau duduk di atas sajadah yang hijau.

Imam Tsalabi menambahkan, apa bila beliau melangkahkan kakinya maka tumbuhlah rumput hijau di bawah telapak kakinya.

8.      Enggan bertemu dengan orang-orang yang suka berbuat bidah, berhati kotor, dan berakhlak tercela.

9.    Mengenal dan mengetahui nama-nama waliyullah di seluruh dunia, bahkan beliaulah yang men jadi pembimbing bagi setiap orang yang akan diangkat oleh Allah SWT menjadi wali-Nya.







________

 --- Alailmu123.blogspot.com

Tidak ada komentar:

Posting Komentar