Oleh aminuddin
Hadist tentang Dajjal
"Demi Allah! Orang akan datang kepadanya (Dajjal) dengan keya kinan bahwa ia adalah mukmin, akan tetapi ia mengikuti dia; karena keragu-raguan yang ditimbulkan dalam batinnya”.
“Makanan orang Mukmin pada zaman Dajjal adalah makanan para malaikat, yakni memuliakan dan memahasucikan Allah; maka barangsiapa di zaman itu memuliakan dan memahasucikan Allah, maka bagi dia, Allah akan menghilangkan kelaparan.” (Kanzul’Ummal, jilid VII, halaman 2041 ).
“Barangsiapa berkata, Allah adalah Tuhanku, dan terus berbuat demikian sampai ia mati, Allah akan menyelamatkan dia dari fitnahnya Dajjal.” (idem, jilid VII, halaman 2080).
“Sesungguhnya, Allah akan menyelamatkan orang Mukmin dengan hal yang sama seperti Allah menyelamatkan para malaikat, yakni dengan mengagungkan Allah” (idem, jilid VIII, hataman. 2090).
“Apabila ia (Dajjal) muncul, dan aku ada di tengah-tengah kamu, aku akan mengalahkan dia dengan dalil, dan apabila ia muncul sedangkan aku tak ada di tengah-tengah kamu hendaklah tiap-tiap orang berbantah dengan dia.”
(Kanzul-‘Ummal, jilid VII, hal. 2076).
“Maka apabila ia (Dajjal) muncul dan aku ada ditengah-tengah kamu, aku akan mengalahkan dia dengan dalil atas nama kaum Muslimin; akan tetapi apabila ia muncul sesudahku, hendaklah tiap-tiap orang berbantah dengan dia atas nama sendiri.” (Kanzul-‘Ummal, jilid VII, halaman 2025 dan 2079).
“Maka akan diwahyukan kepada al-Masih, bahwa aku telah menciptakan sebagian Hamba-Ku, yang tak seorangpun dapat membunuh mereka kecuali Aku sendiri.” (Kanzul-‘ Ummal, jilid VII halaman. 3021 ).
Hadits lain lagi yang diriwayatkan oleh Imam Muslim, berbunyi sebagai berikut :
“Lalu orang akan datang kepada Nabi lsa… Tatkala beliau dalam keadaan demikian, Allah bersabda kepada Nabi lsa: Aku telah menciptakan sebagian hamba-Ku yang tak seorangpun mempunyai kekuatan untuk mengalahkan mereka, maka dari itu bawalah hamba-hamba-Ku ke bukit. Dan Allah akan membangkitkan Ya’juj wa Ma’juj, dan mereka akan mengalir dari tiap-tiap tempat tinggi”. (Misykat, halaman 473).
“Seseorang diantara kaum mukmin akan berkata: ‘Aku akan pergi kepada orang itu untuk melihat apakah dia itu orang yang Nabi SAW memperingatkannya kepada kita ataukah bukan’…”
"Mereka akan minum semua air di dunia, sampai-sampai apabila mereka melalui sebuah sungai, mereka minum semua airnya dan meninggalkan sungai itu dalam keadaan kering.” ( Kanzul ‘Ummal jilid VII, halaman 2157).
Ada lagi sebuah hadits yang menerangkan bahwa barisan depan Ya’juj wa Ma’uj akan melintasi Teluk Tiberius dan mereka akan minum semua airnya (Idem halaman 3021).
“Ceriterakanlah kepadaku perihal Teluk Tiberius. Adakah air di sana?” (Kanzul ‘Ummal jilid VII, halaman 2027).
“Sesungguhnya Ya’juj (Gog) wa Ma’juj (Magog) adalah dari keturunan Adam (Kanzul ‘Ummal, jilid VII halaman. 2158.)
“Sesungguhnya Aku telah menciptakan segolongan manusia, yang tak seorangpun dapat membinasakan, kecuali Aku sendiri.” (Kanzul ‘Ummal, jilid VII, halaman 3021).
“Tak ada satu tempat pun di dunia yang tidak diinjak dan dilalui oleh Dajjal”.
“Tak ada satu tempat tinggalpun yang tak aku masuki.”
“Barang siapa mendengar perihal Dajjal, hendaklah menyingkir dari padanya. Demi Allah, orang akan datang kepadanya, dan mengira bahwa ia adalah mukmin, namun ia mengikuti dia (Dajjal) karena keragu-raguan yang ditimbulkan oleh dia (Dajjal) dalam batinnya.” (Kanzul-‘Ummal, jilid VII, halaman 2057).
“Ia (Dajjal) akan menyembuhkan orang buta, orang sakit lepra, dan menghidupkan orang mati.” (Kanzul-‘Ummal, jilid VII Halaman. 2080).
Sabda Nabi SAW: “Wanita akan nampak seperti pria dan pria akan nampak seperti wanita, ini terjadi sungguh-sungguh."
“Awas! Sebagian besar kawan dan pengikut Dajjal adalah kaum Yahudi dan anak-anak yang tidak sah.”
“Sungai dan buah-buahan dunia akan tunduk kepadanya”.
“Mendahului matahari di tempat terbenamnya”
“Bumi akan digulung untuknya.“
“la akan menggenggam awan di tangan kanannya”.
“Barang siapa mengikuti Dajjal, ia akan diberi makan, akan tetapi ia dijadikan kafir.” (Kanzul-‘Ummal, jilid VII, halaman 2104).
“Ia (Dajjal) akan membawa gunung-roti, semua orang menderita kesukaran, kecuali orang-orang yang mengikutinya”.
Mereka berkata:
“Kami bersahabat dengan Dajjal, sekalipun kami tahu bahwa ia kafir. Kami bersahabat dengan Dajjal agar kami dapat makan dari persediaannya.”
“Bersama-sama Dajjal akan dibangkitkan setan-setan yang rupanya mirip dengan orang-orang yang telah meninggal, apakah itu ayah ataukah saudara mereka”.
Setan-setan akan bercakap-cakap dengan manusia”.
“Dajjal akan disertai oleh tujuh puluh ribu orang Yahudi.”
“Kebanyakan orang yang mengikuti Dajjal ialah kaum Yahudi.”
“Dajjal musuh Allah, akan muncul dan akan disertai oleh balatentara yang terdiri dari kaum Yahudi.”
“Barang siapa hapal sepuluh ayat pertama Surat Al-Kahfi, ia akan selamat dari (fitnahnya) Dajjal.”
“Barang siapa membaca sepuluh ayat terakhir dari surat Al-Kahfi, ia akan selamat dari (fitnahnya) Dajjal.”
“Orang terakhir yang akan datang kepada Dajjal adalah kaum wanita.”
“Seakan-akan ia (Dajjal) mirip dengan “Abdul-‘Uzza”.
“Tak ada fitnah yang lebih besar daripada fitnahnya Dajjal, sejak terciptanya Adam hingga Hari Kiamat”.
“Mereka adalah orang-orang yang mengkafiri ayat Tuhan, dan (mengakhiri) perjumpaan dengan Dia” (18 : 105).
“Dan aku melihat orang yang berambut ikal pendek, yang mata-kanannya buta. Aku bertanya: Siapakah ini? Lalu dijawab, bahwa ia adalah Masihid – Dajjal” (Bukhari 77:68,92)
“Awas! dia pecak (buta sebelah)… dan diantara dua matanya, tertulis ‘Kafir’…” (Bukhari 93:27).
Adapun bukti bahwa kejadian itu terjadi dalam ru’yah ialah adanya kenyataan bahwa Dajjal bertanya kepada mereka sebagai berikut: “Ceriterakanlah kepadaku tentang Nabi bangsa Ummi (bangsa Arab), apakah yang ia kerjakan”.
Pertanyaan mereka dijawab: “Beli au meninggalkan Makkah dan sam pai di Madinah”.
Dalam Hadits lain, Dajjal diriwayatkan bertanya : “Orang ini yang muncul di antara kamu, apakah yang ia kerjakan?” (Kanzul-Ummal jilid VII, hal 2024).
“Pada suatu hari ia berlayar dengan beberapa orang dari kabilah Lakhm dan Judham. Setelah berlayar sebulan lamanya, mereka mendarat di sebuah pulau, dimana mereka berjumpa untuk pertama kali dengan seekor makhluk yang aneh, yang menamakan dirinya Jassasah (makna aslinya mata-mata).
Jassasah memberitahukan kepada mereka tentang seorang laki-laki yang tinggal dalam gereja. Kemu dian mereka mengunjungi orang itu dalam gereja, yang nampak seperti raksasa, yang tangannya diikat pa da lehernya, dan kakinya diikat de ngan rantai, dari lutut hingga mata-kaki.
Mereka bercakap-cakap dengan orang ini, yang tiba-tiba ia bertanya kepada mereka tentang Nabi SAW, dan ia mengakhiri percakapannya dengan ucapan: ‘Aku adalah Masihid Dajjal, dan aku berharap semoga aku segera dibebaskan, lalu aku dapat menjelajahi se lurus dunia, kecuali Makkah dan Madinah.
"Tujuh puluh ribu ummatku akan mengikuti Dajjal” (Misykat, ha1.477).
“Tidak! Ia (Dajjal) akan muncul di sebelah Timur; tidak, ia akan muncul di sebelah Timur; tidak, ia akan muncul di sabelah Timur” (Kanzul-‘Ummal jilid VII, halaman 2988).
“Nabi Muhammad SAW menunjuk hampir dua puluh kali ke arah Timur” (Kanzul-‘Ummal, jilid VIl, halaman 2991 ).
Dalam sebuah hadits yang diriwayatkan oleh Imam Muslim mengatakan: “Tidak ! Ia akan muncul di Timur” diikuti dengan kalimat: “Beliau menunjuk dengan tangannya ke arah Timur”.
“Sejak terciptanya manusia hingga datangnya Hari Kiamat, tak ada fitnah lebih besar daripada fitnahnya Dajjal.” (Misykat, hal. 472).
“Wahai manusia ! Semenjak Allah menciptakan bani Adam, tak ada fitnah dimuka bumi yang lebih besar dari pada fitnahnya Dajjal” (Kanzul-‘Ummal, jilid VII, halaman 2028).
“Ia (Dajjal) akan datang dengan membawa semacam suga dan neraka; dan apa yang ia katakan sorga itu sebenarnya, neraka.” (Misykat, halaman 473).
“Dan ia akan membawa air dan api. Dan apa yang orang-orang melihatnya air, itu sebenarnya api yang menghanguskan; dan apa yang orang-orang melihatnya api, itu sebenarnya air tawar yang sejuk” (Misykat, halaman 473)
“Ia akan membawa api dan sungai dan barang siapa jatuh dalam apinya, ia akan memperoleh ganjaran dan disingkirkan bebannya.” (Kanzul-‘Ummal, jilid VII, halaman 2975).
“la akan membawa gunung roti dan sungai penuh air “(Kanzul-‘Ummal, jilid VII, halaman 2985).
“Ia membawa dua sungai, yang satu penuh air, dan satu lagi penuh api” (idem, halaman 2985)
“Dajjal akan muncul dengan membawa sungai dan api; barang siapa masuk dalam sungainya; ia akan memikul beban dan dilenyapkan ganjarannya; dan barangsiapa masuk dalam apinya, akan memperoleh ganjaran dan dihilangkan bebannya.” (idem, halaman 2029).
Di antara fitnah Dajjal ialah bahwa ia akan membawa surga dan neraka; adapun neraka Dajjal ialah sura, dan surga Dajjal ialah neraka. Maka barangsiapa diuji dengan neraka Dajjal, hendaklah ia mohon pertolongan Allah sambil membaca permulaan surat al-Kahfi, maka neraka akan menjadi dingin dan damai.” (idem, halaman 2028).
“Dan ia akan membawa semacam surga dan neraka. Dan surga Dajjal penuh dengan asap, sedangkan neraka Dajjal adalah kebun yang menghija.” (idem, halaman 2074).
Hadits yang lain berbunyi:
“Sungguh ia akan membawa surga dan neraka. Adapun neraka Dajjal ialah syrga, dan surga Dajjal ialah neraka. Maka barang siapa diuji dengan neraka Dajjal, hendaklah ia menutup matanya dan mohon pertolongan Allah, dan neraka itu akan dingin dan damai.” (idem, halaman 2079).
“Bagaimana perasaan kamu jika kamu diuji oleh seseorang yang sungai-sungai dan buah-buahan di bumi akan dibikin tunduk kepadanya." (idem, halaman 2090).
“Ia akan menjelajah dengan membawa dua gunung. Yang satu, penuh dengan pohon, buah-buahan dan air, dan yang lain, penuh dengan api dan asap. Ia berkata: Ini adalah surga, dan ini adalah neraka.” (idem, halaman 2110).
"Kami bertanya: Wahai Rasulullah, bagaimanakah cepatnya perjalanan Dajjal di muka bumi? Beliau menjawab: seperti cepatnya awan ditiup angin”. (Misykat bab Dajjal).
“Bumi akan digulung untuknya; ia menggenggam awan di tangan kanannya, dan mendahului matahari di tempat terbenamnya; lautan hanya sedalam mata-kakinya; di depannya adalah gunung yang penuh asap. ” (Kanzul-‘Ummal, jilid VII, halaman 2998).
“Ia akan meloncat-loncat di antara langit dan bumi.” (Abu Dawud).
.
“Dajjal akan muncul dengan naik keledai putih; yang jarak antara dua telinganya adalah tujuh puluh yard.” (Misykat, halaman 477)
“Ia mempunyai seekor keledai yang ia naiki, yang jarak antara dua telinganya adalah empat puluh yard”. (Kanzul-‘Ummal, jilid VII, halaman 2104).
“Ia menaiki seekor keledai putih, yang masing-masing telinganya tiga puluh yard panjangnya, dan jarak antara kaki yang satu dengan kaki yang lain adalah perjalanan sehari semalam” (idem, halaman 2998).
“Dan ia melalui hutan rimba, dan ia berkata kepadanya: Keluarkanlah kekayaanmu, maka kekayaaan rimba itu mengikuti dia, bagaikan lebah mengikuti ratunya” (Misykat, halaman 473).
“Ia datang pada suatu kaum dan mengajak mereka (supaya mengikuti dia), dan kaum itu beriman kepadanya, ia memberi perintah kepada langit, maka turunlah hujan, lalu ia memberi perintah kepada bumi, maka keluarlah tumbuh-tumbuhan. Lalu ia datang kepada kaum yang lain, dan mengajak mereka (supaya mengikuti dia), dan kaum itu menolak ajakannya, maka berpalinglah ia dari mereka, lalu kaum itu tertimpa kelaparan, dan tak ada sedikit kekayaan pun yang mereka kuasai.” (Misykat, halaman 473).
“Dan di antara fitnah Dajjal ialah, apabila ia datang pada suatu kaum yang tak mau beriman kepadanya, maka tiada lagi ternak mereka yang tertinggal, melainkan binasalah se muanya; dan apabila ia datang pada kaum lain yang beriman kepadanya, maka ia memberi perintah kepada langit, lalu turunlah hujan, dan ia memberi perintah kepada bumi, lalu keluarlah tumbuh-tumbuhan.” (Kanzul-‘Ummal, jilid VII. halaman 2028).
“Sungai-sungai dunia dan buah-buahan akan tunduk kepada Dajjal; maka barangsiapa mau mengikuti dia, ia akan memberi makan kepa danya dan menjadikan dia seorang kafir dan barang siapa menentang dia, maka persediaan makanannya akan dirampas dan dihentikan mata-pencaharian nya”
(Kanzul-‘Ummal; jilid VII halarnan 2090).
“Ada beberapa kaum yang bersahabat dengan Dajjal akan berkata: “Sesungguhnya kami tahu bahwa Dajjal adalah kafir, tetapi kami bersahabat dengan Dajjal, agar kami dapat makan dari makanannya, dan agar kami dapat memberi makan ternak kami dari pohonpohonnya” (idem, halaman 2092).
“Dan ia (Dajjal) akan membawa gunung roti, dan sekalian manusia akan mengalami kesukaran, terkecuali orang yang mengikuti dia” (idem, halaman 2104).
“Bersama-sama Dajjal akan dibangkitkan setan-setan yang rupanya mirip dengan orang-orang yang telah meninggal, apakah itu ayah ataukah saudara” (idem, halaman 2065).
“Setan-setan yang rupanya mirip dengan orang yarg telah meninggal akan menyertai Dajjal, dan mereka akan berkata kepada orang yang masih hidup: Kenalkah engkau padaku? Aku adalah saudaramu; aku adalah ayahmu; atau aku adalah salah seorang kerabat mu”. (idem, hal. 2078).
" Bersama-sama Dajjal akan dibangkitkan setan-setan yang akan bercakap-cakap dengan manusia.” (idem, halaman 2104).
“Dan di belakangnya ialah Dajjal yang bersama-sama dia adalah tujuh puluh ribu orang Yahudi”. (idem, halaman 2028).
“Kebanyakan orang yang mengikuti Dajjal ialah kaum Yahudi, para wanita, dan rakyat jelata. ” (Kanzul-‘Ummal, jilid VII, hal. 2065).
“Kebanyakan orang yang menyertai Dajjal ialah kaum Yahudi, dan para wanita” (idem, halaman 2214).
“Dajjal musuh Allah, akan muncul dan dia akan disertai oleh bala tentara yang terdiri dari kaum Yahudi dan segala macam bangsa.” (idem, halaman 2974).
“Dan orang yang paling akhir yang mendatangi Dajjal ialah kaum wanita, sampai-sampai seorang pria mendatangi ibunya, anaknya perempuan, saudaranya perempuan dan bibinya, lalu mengikat mereka, agar mereka tak datang kepada Dajja!” (idem, hal. 2116).
“Awas! Kebanyakan kawan dan pengikut Dajjal ialah kaum Yahudi dan anak-anak yang tidak sah”. (idem, halaman 2998).
“Dan para wanita akan tampak seperti laki-laki dan laki-laki akan nampak seperti wanita” (idem, halaman 2998).
“Dan Dajjal akan menyembuhkan orang buta, orang sakit lepra, dan akan menghidupkan orang mati.” (idem; halaman 2080)
“Barangsiapa mendengar perihal Dajjal, hendaklah menyingkir daripadanya. Demi Allah! Orang akan mendatangi Dajjal, dan ia menyangka bahwa dia adalah orang mukmin, dan ia akan mengikuti dia (Dajjal) karena sak wasangka yang ditimbulkan dalam batinnya”. (Kanzul-‘Ummal, jilid VII, halaman 2057).
“Ia (Dajjal) akan berkata: Apabila rantai yang mengikat aku ini lepas, aku tak akan membiarkan sejengkal tanah pun yang tak diinjak oleh kakiku, terkecuali kota suci Madinah.” (idem, halaman 2991 )
“Dan tak sejengkal tanah pun di muka bumi ini yang tak dikuasai oleh Dajjal, terkecuali kota Makkah dan Madinah” (idem, hal. 2028).
“Dan tak lama lagi, aku (Dajjal) akan diizinkan keluar, maka aku akan keluar dan mengadakan perjalanan di muka bumi, dan tak satu tempat-tinggal pun yang tak kusinggahi selama empat puluh malam, terkecuali Makkah dan Madinah.” (idem, halaman 2988).
Imronmocha.word ess.com
[7/10 01.54] Yursida: WordPress. comi
Tidak ada komentar:
Posting Komentar