Senin, 19 November 2018

Mari Berkebun (5)

Mari Berkebun (5)
Oleh aminuddin





Modal Murah Berkebun di Rumah



GAYA hidup berkebun di perkotaan merebak seiring berkembangnya teknik menanam di lahan sempit. Contoh beberapa teknik berkebun yang populer saat ini adalah sky farm, hidroponik, hingga akuaponik.

Donor Rahayu, pemilik FAM Orga nic, menjelaskan, tren berkebun di masyarakat urban sangat dipengaruhi oleh pola hidup organik.

Orang memanfaatkan lahan terbatas yang masih tersisa dengan menggunakan aneka peralatan sederhana dan ramah lingkungan.

Donor mencermati, hobi memelihara tanaman hias kini mulai beralih ke buah-buahan atau sayuran. Apalagi, hasil panennya dapat langsung dikonsumsi.

Yang menarik, kegiatan berkebun tidak memerlukan biaya besar. Anda bisa memanfaatkan berbagai peralatan yang ada di rumah atau lingkungan sekitar.

Ini termasuk barang bekas yang biasanya berakhir di tempat sam pah, seperti kaleng, kemasan plastik dan kayu.

Teknik sky farm atau sky garden, misalnya. Teknik ini cocok bagi ru mah yang tak memiliki pekarangan tapi punya ruang untuk meng gantung tanaman.

"Kanopi jendela rumah atau kanopi garasi cocok untuk sky farming," ujar Donor.

Peralatan yang mesti disiapkan pun terbilang sederhana. Misalnya, pot, sekop, gunting tanaman, selang air, termasuk instalasi air, serta benih berikut alat semai.

Peralatan seperti sekop, pot, selang, serta gunting tanaman bisa dibeli di toko tanaman, gerai penjualan perkakas, dan hipermarket.

Agar lebih hemat, kata Donor, pot bisa diganti dengan kaleng, pipa pa ralon atau kemasan plastik bekas.

Anda tinggal membersihkan, melu bangi, dan memasang tali atau ka wat penggantung pada alat itu.

Sementara, nampan beras atau boks bekas kemasan makanan dapat digunakan sebagai alat penyemaian benih.

Artinya, hanya dibutuhkan sedikit inovasi dan modifikasi untuk menyukseskan kegiatan berkebun di rumah. Apalagi, media siap tanam pengganti tanah, kini, mudah didapat.

Banyak penjual saat ini menawarkan media siap tanam berbahan arang sekam hingga batu kerikil.

Materi yang berbahan arang sekam ini cocok untuk kegiatan berkebun organik. Arang sekam ini dapat mengisi sekitar 10 pot ukuran standar yang biasa menghiasi pekarangan.

"Media siap tanam ini juga tidak perlu diganti-ganti secara berkala," imbuhnya.

Kebutuhan lain adalah pupuk. Ya pu puk organik. Penggunaan pupuk sebenarnya hanya sebagai nutrisi tambahan bagi tanaman.

Sebab, pada media tanam siap pa kai biasanya sudah terkandung kompos yang merupakan sumber nutrisi.





____

Kompas.com

Tidak ada komentar:

Posting Komentar