Kamis, 01 November 2018

Perjanjian Gaib (14)

Perjanjian Gaib (14)
Oleh aminuddin



Kuil Miskin Jepang

Di Jepang, meski tergolong negara maju, juga ada yang mencari keka yaan secara instan namun bukan melalui perjanjian jin dan sebagainya.

Orang Jepang disana menjelang akhir tahun banyak yang datang antri ke kuil Bimbougami Jinja (kuil Miskin Jepang).

Melansir dari Tribunnews.com, banyak orang berdatangan karena ada undian berhadiah ratusan juta yen (Takarakuji Jumbo)

Lalu, apa hubungannya dengan kuil Miskin Jepang tersebut?

Ternyata ada yang dapat hadiah 10 juta yen.

Informasi ini didengar semakin banyak orang Jepang, percaya, lalu datang ke sana.

Apalagi disiarkan sebanyak sedikitnya 47 kali oleh berbagai televisi Jepang, jadi semakin populer.

Awal mula kisahnya seperti ini ...

Kuil Miskin Jepang ini didirikan pada tahun 1998 di kota Iida perfektur Nagano.

Selama 13 tahun sang pendeta Sakurai berjuang, akhirnya mulai tahun 2011 kuil ini jadi populer berkat popularitas dari media massa Jepang.

Sakurai banyak berkhotbah dan berdoa di hadapan yang dia katakan dewa suci kemiskinan.

Dewa tersebut berupa kayu dengan bentuk manusia wajah seolah seba gai orang miskin, tinggi sekitar 2,5 meter.

Di depannya ada satu tiang kayu pula setinggi kira-kira satu meter dibalut kain putih dan tulisan Ko koro (hati/perasaan), ikat kepala tali merah putih dan tulisan jampi-jampi dua kertas berlaminating berdiri yang diikatkan pakai tali merah putih tersebut.

Sang pendeta Sakurai sering mengatakan bahwa tempatnya sebagai perawatan yang "sakit" untuk kembali menjadi sehat.

Ketika sedikit lesu, ketika muncul kecemasan, ketika bermasalah, silakan datang ke tempat saya dan yakin hal itu akan baik-baik saja nantinya, katanya.

Menurutnya, kesengsaraan dan kemiskinan bukan karena tak ada uang, tetapi hati kita sendiri yang miskin.

Ketika datang waktu sulit, ketika bermasalah, ketika lesu, dengan segala cara, Sakurai ingin kita membaca dengan keras berkali-kali hal di bawah ini, enam hal, supaya keberuntungan datang.

- Satu, bersyukur bahwa kita telah hidup, kita dapat terus memiliki belas kasih dari hati.

- Dua, hal apa pun, tanpa khawatir, kita akan bekerja dalam pikiran yang positif.

- Ketiga, seperti tubuh, berikan makanan yang baik, olahraga ringan, kita akan selalu mencoba untuk tetap sehat.

- Keempat, sekali orang gagal, kedua kali melakukan, tambahkan upaya 120% supaya berhasil dalam mencoba.

- Kelima, jika berharap pada keinginan, lakukan setiap hari, yakinlah akan terpenuhi.

- Keenam, hari per hari berjalan, kami bersumpah untuk menjadikan besok lebih bervitalitas.

Lalu apa saja yang dilakukan di kuil tersebut selain berdoa?

Begitu banyak yang datang dengan bis-bis yang antri, kita juga akan antri menunggu giliran.

Begitu tiba di depan patung Dewa Kemiskinan, kita akan disuruh tiga kali memukul tiang satu meter yang dibalut putih tersebut.

Tiang itu diibaratkan sebagai kita sendiri.

Kita pukul pakai pemukul merah putih yang disediakan pendera Sakurai berbalut merah putih tanda berani dan bersih.

Setelah memukul tiga kali ke tiang satu meter itu dengan sekuat tenaga, artinya kita berusaha mengusir ke luar semua hal buruk yang ada di dalam diri kita.

Lalu kita tendang kayu satu meter itu dengan kaki kita sekuat mungkin.

Hal itu juga berarti membuang dan menendang ke luar semua keburukan yang ada di dalam diri kita.

Terakhir adalah melempar panah besi kecil ke sasaran lingkaran sebagai tanda supaya fokus kepada tujuan kita dan kalau mengena pada titik pusat tengah, berharap semua keinginan kita akan terpenuhi nantinya.

Selesailah upacara "menghilangkan" keburukan kita di kuil Miskin Jepang tersebut.

Berapa biaya untuk hal itu?

Pada hakekatnya mungkin tidak ada biaya tetapi minimal 100 yen per orang yang harus dibayarkan.

Beberapa orang mengungkapkan bahwa kuil itu dibuat-buat untuk ca ri duit saja dan pendeta Sakurai mengangkat dirinya sebagai pen deta saja, padahal orang biasa.

Lepas dari benar tidaknya, banyak surat ditempel di sana dengan se gala ucapan terima kasih kepada nya setelah datang ke sana.

Ada yang menuliskan dapat lotere Takarakuji 10 juta yen sepulang dari sana, dan sebagainya.

Bagi yang tidak percaya, mungkin bisa dijadikan buat senang-senang saja datang ke sana sebagai pengalaman menarik.











_______

(TribunStyle.com/ Burhanudin Ghafar Rahman)





 

Tidak ada komentar:

Posting Komentar