Jumat, 28 Februari 2020

Penyayang (7)

Penyayang (7)




5. QS  5 (Al-Maaidh) 3, 34, 39, 74, dan 98:


" ....Pada hari ini telah Kusempurnakan untuk kamu agamamu, dan telah Kucukupkan kepadamu nikmat-Ku, dan telah Kuridhai Islam itu jadi agama bagimu. Maka barangsiapa terpaksa (a14) karena kelaparan tanpa sengaja berbuat dosa, sesungguhnya Allah Maha Pengampun lagi Maha Penyayang."


"Kecuali orang-orang yang taubat (di antara mereka) sebelum kamu dapat menguasai (menangkap) mereka; maka ketahuilah bahwasanya Allah Maha Pengampun lagi Maha Penyayang."


"Maka barangsuapa bertaubat (di antara pencuri-pencuri itu) sesudah melakukan kejahatan itu dan memperbaiki diri, maka sesungguhnya Allah menerima taubat nya. Sesungguhnya Allah Maha Pengam pun lagi Maha Penyayang."


"Maka mengapa mereka tidak bertaubat kepada Allah dan memohon ampun kepa da-Nya? Dan Allah Maha Pengampun lagi Maha Penyayang."


"Ketahuilah bahwa sesungguhnya Allah amat berat siksa-Nya dan bahwa sesu ngguhnya Allah Maha Pengampun lagi Maha Penyayang."















_______________

(a14). Maksudnya diperbolehkan memakan makanan yang diharamkan oleh ayat ini jika terpaksa. 

Kamis, 27 Februari 2020

Penyayang (6)

Kiamat (6) ID Pub : 8800179315466420 25. QS 40 (Al-Mu'min) Ayat 15-18, 32-33, 51-52 : "(DIA-LAH) Yang Maha Tinggi derajat-Nya, Yang mempunyai 'Arsy, Yang mengutus Jibril dengan (membawa) perintah-Nya kepada siapa yang dikehendaki-Nya di antara hamba-hamba-Nya, supaya dia memperingatkan (manusia) tentang hari pertemuan (hari kiamat), (Yaitu) hari (ketika) mereka keluar (dari kubur); tiada suatupun dari keadaan mereka yang tersembunyi bagi Allah. (Lalu Allah berfirman) : "Kepunyaan siapakah kerajaan pada hari ini?" Kepunyaan Allah Yang Maha Esa lagi Maha Mengalahkan." "Pada hari ini tiap-tiap jiwa diberi balasan dengan apa yang diusahakannya. Tidak ada yang dirugikan pada hari ini. Sesungguhnya Allah amat cepat hisabnya." "Berilah mereka peringatan dengan hari yang dekat (hari kiamat yaitu) ketika hati (menyesak) sampai di kerongkongan dengan menahan kesedihan. Orang-orang yang zalim tidak mempunyai teman setia seorangpun dan tidak (pula) mempunyai seorang pemberi syafaat yang diterima syafaatnya." "Hai kaumku, sesungguhnya aku kuatir terhadapmu akan siksaan hari panggil memanggil (a11). "(Yaitu) hari (ketika) kamu (lari) berpaling ke belakang, tidak ada bagimu seorangpun yang menyelamatkan kamu dari (azab) Allah, dan siapa yang disesatkan Allah, niscaya tidak ada baginya seorangpun yang akan memberi petunjuk." "Sesungguhnya Kami menolong Rasul -rasul Kami dan orang-orang yang beri man dalam kehidupan dunia dan pada hari berdirinya saksi-saksi (hari kiamat), (yaitu) hari yang tidak berguna bagi ora ng-orang zalim permintaan maafnya dan bagi merekalah laknat dan bagi mereka lah tempat tinggal yang buruk." https://pagead2.googlesyndication.com/pagead/js/adsbygoogle.js?client=ca-pub-8800179315466420 _________________________ (a11). Hari kiamat itu dinamakan hari panggil memanggil karena orang yang berkumpul di Padang Mahsyar sebagian memanggil sebagian yang lain untuk meminta tolong.

Rabu, 26 Februari 2020

Penyayang (5)

Penyayang (5)




"DAN barangsiapa di antara kamu (orang merdeka) yang tidak cukup perbelan jaannya untuk mengawini wanita merdeka lagi beriman, ia boleh mengawini wanita yang beriman, dari budak-budak yang kamu miliki. Allah mengetahui keimananmu; sebagian kamu adalah dari sebagian yang lain (A11), karena itu kawinilah mereka dengan seizin tuannya, dan berilah mas kawinnya menurut yang patut, sedang merekapun wanita-wanita yang memelihara diri, bukan pezina dan bukan (pula) wanita yang mengambil laki-laki lain sebagai piaraannya; dan apabila mereka telah menjaga diri dengan kawin, kemudian mereka mengerjakan perbuatan yang keji (zina), maka atas mereka separo hukuman dari hukuman wanira-wanita merdeka yang bersuami. (Kebolehan mengawini budak) itu, adalah bagi orang-orang yang takut kepada kemasyakatan menjaga diri (dari perbuatan zina) di antaramu, dan kesabaran itu lebih baik bagimu. Dan Allah Maha Pengampun lagi Maha Penyayang."


"Dan Kami tidak mengutus seorang rasul melainkan untuk ditaati dengan seizin Allah. Sesungguhnya jikalau mereka ketika menganiaya dirinya (a12) datang kepadamu, lalu memohon ampun kepada Allah, dan Rasul pun memohon ampun untuk mereka, tentulah mereka mendapati Allah Maha Penerima Taubat lagi Maha Penyayang."


"(Yaitu) beberapa derajat dari pada-Nya, ampunan serta rahmat. Dan adalah Allah Maha Pengampun lagi Maha Penyayang."

"Barangsiapa berhijrah di jalan Allah, nis caya mereka mendapati di muka bumi ini tempat hijrah yang luas dan rezeki yang banyak. Barangsiapa keluar dari rumah nya dengan maksud berhijrah kepada Allah dan Rasul-Nya, kemudian kematian menimpanya (sebelum sampai ke tempat yang dimaksud), maka sungguh telah tetap pahalanya di sisi Allah. Dan adalah Allah Maha Pengampun lagi Maha Penyayang. "(a13)







__________

(a11). Maksudnya orang merdeka dan budak yang dikawininya itu sama-sama keturunan Adam dan Hawa serta sama-sama beriman. 

(a12). Ialah berhakim kepada selain dari Nabi Muhammad SAW.

(a13). Balasan bagi yang mati dalam hijrah bisa kita baca dalam QS 22 (Al-Hajj) 58-59 :

"Dan orang-orang yang berhijrah di jalan Allah, kemudian mereka dibunuh atau mati, benar-benar Allah akan memberikan kepada mereka rezeki yang baik (surga). Dan sesungguhnya Allah adalah sebaik-baik pemberi rezeki."

"Sesungguhnya Allah akan memasukkan mereka ke dalam suatu tempat (surga) yang mereka menyukainya. Dan sesung guhnya Allah Maha Mengetahui lagi Ma ha Penyantun."

Selasa, 25 Februari 2020

Penyayang (4)

Penyayang (4)





3. QS 3 (Ali Imran) Ayat 31, 89, 129 :


"KATAKANLAH : "Jika kamu (benar-be nar) mencintai Allah, ikutilah aku, niscaya Allah mengasihi dan mengampuni dosa-dosamu." Allah Maha Pengampun lagi Maha Penyayang."

"Kecuali orang-orang yang taubat, sesu dah (kafir) itu dan mengadakan per baikan (a9). Karena sesungguhnya Allah Maha Pengampun lagi Maha Penyayang." 

"Kepunyaan Allah apa yang ada di langit dan yang ada di bumi. Dia memberi am pun kepada siapa yang Dia kehenndaki; Dia menyiksa siapa yang Dia kehendaki; dan Allah Maha Pengampun lagi Maha Penyayang."


4. QS An-Nisaa' (4) Ayat 16, 23, 25, 64, 96, 100, 106, 110, , 129 dan 152 :

"Dan terhadap dua orang yang melaku kan perbuatan keji di antara kamu, maka berilah hukuman kepada keduanya, ke mudian jika keduanya bertaubat dan me mperbaiki diri, maka biarkanlah mereka. Sesungguhnya Allah Maha Penerima taubat lagi Maha Penyayang."


"Diharamkan atas kamu (mengawini) ibu-ibumu; anak-anakmu yang perem puan (a10) ; saudara-saudaramu yang perempuan; saudara-saudara bapakmu yang perempuan; saudara-saudara ibumu yang perempuan, anak-anak perempuan dari saudara-saudaramu yang laki-laki; anak- anak perempuan dari saudara-saudaramu yang perempuan; ibu-ibumu yang menyusukan kamu; saudara perempuan sepersusuan; ibu-ibu isterimu (mertua) ; anak-anak isterimu yang dalam pemeliharaanmu dari isteri yang telah kamu campuri, tetapi jika kamu belum campur dengan isterimu itu (dan sudah lama kamu ceraikan), maka tidak berdosa kamu mengawininya ; (dan diharamkan bagimu) isteri-isteri anak kandungmu (menantu); dan menghimpun kan (dalam perkawinan) dua perempuan yang bersaudara: kecuali yang telah terjadi pada masa lampau; sesungguhnya Allah Maha Pengampun lagi Maha Penyayang."

















________

(a9). Mengadakan perbaikan berarti melakukan pekerjaan (perbuatan-perbuatan) yang baik untuk menghilang kan akibat-akibat yang jelek dan kesalahan-kesalahsn yang dilakukan. 

(a10). Maksud ibu disini adalah ibu, ne nek dan seterusnya ke atas. Dan yang dimaksud dengan anak perempuan ialah anak perempuan dan seterusnya ke ba wah. Demikian juga yang lain-lainnya. 

Senin, 24 Februari 2020

Penyayang (3)

Penyayang (3)





"KEMUDIAN jika mereka berhenti (dari memusuhi kamu), maka sesungguhnya Allah Maha Pengampun lagi Maha Penyayang."


"Kemudian bertolaklah kamu dari tempat bertolaknya orang-orang banyak ('Ara fah) dan mohonlah ampun kepada Allah; sesungguhnya Allah Maha Pengampun lagi Maha Penyayang."

"Sesungguhnya orang-orang yang beri man, orang-orang yang berhijrah dan berjihad di jalan Allah, mereka itu mengharapkan Rahmat Allah, dan Allah Maha Pengampun lagi Maha Penyayang."

"Kepada orang-orang yang meng-ilaa' isterinya (a8) diberi tangguh empat bulan (lamanya). Kemudian jika mereka kembali (kepada isterinya), maka sesungguhnya Allah Maha Pengampun lagi Maha Penyayang."







____________

(a8). Maksud dari meng-ilaa' isterinya adalah bersumpah tidak akan mencampuri isteri. Dengan sumpah ini seorang wanita menderita, karena tidak disetubuhi dan tidak pula diceraikan. Dengan turunnya ayat ini maka suami, setelah empat bulan harus memilih antara menyetubuhi kembali isterinya dengan membayar kafarat atau menceraikannya. 
Imam Syafi'i, Ahmad dan Mazhab Zhahiriyah berpendapat pengadilan tidak dapat menceraikan perkawinannya tetapi suami dapat dihukum penjara sampai ia sendiri mau menceraikannya.
Sedangkan ulama Hanafiyah berpendapat  jika sampai empat bulan suami belum mau kembali kepada isterinya maka perempuan itu diceraikan dengan thalaq ba'in karena habisnya waktu sumpah ilaa' dan suami tidak ber hak lagi merujuknya karena dia sendiri yang menyia-nyiakan haknya dengan ti dak mau mencampuri isterinya tanpa udzur. Haknya sebagai suami gugur bahkan ia dianggap zhalim terhadap isterinya. 
Para ulama berbeda pendapat mengenai thalaq yang jatuh karena 'ilaa'. Apakah thalaq raj"i ataukah thalaq ba'in. Penda pat yang terkuat thalaqnya dianggap ba'in. Karena apabila dianggap raj'i berarti masih ada kemungkinan bagi suami untuk memaksa dirinya ruku' karena ruku' adalah hak suami. Dengan demikian kepentingan isteri tidak terlin dungi dan isteri dapat menghindarkan diri dari kesulitannya. (H.S.A. Alhamdani: Risalah Nikah, alih bahasa Drs Agus Sa lim, Pustaka Amani Jakarta, 1980, hlm 149-150). 

Sabtu, 22 Februari 2020

Penyayang (2)

Penyayang (2)




"DAN demikian (pula) Kami telah menjadikan kamu (umat Islam), umat yang adil dan pilihan (a4) agar kamu menjadi saksi atas (perbuatan) kamu. Dan Kami tidak menjadikan kiblat yang menjadi kiblatmu (sekarang) melainkan agar Kami mengetahui (supaya nyata) siapa yang mengikuti Rasul dan siapa yang membelot. Dan sungguh (pemindahan kiblat) itu terasa amat berat kecuali bagi orang-orang yang telah diberi petunjuk oleh Allah; dan Allah tidak akan menyia-nyiakan imanku. Sesungguhnya Allah Maha Pengasih lagi Maha Penyayang kepada manusia."


 "Kecuali mereka yang telah taubat dan mengadakan perbaikan (a5) dan mene rangkan (kebenaran), maka terhadap mereka itulah Aku menerima taubatnya  dan Aku-lah Yang Maha Penerima taubat lagi Maha Penyayang. 


"Dan Tuhanmu adalah Tuhan Yang Maha Esa ; tidak ada Tuhan melainkan Dia, Ya ng Maha Pemurah lagi Maha Penya yang."


"Sesungguhnya Allah hanya mengharamkan bagimu bangkai; darah, daging babi, dan binatang (yang ketika disembelih) disebut (nama) selain Allah (a6). Tetapi barangsiapa dalam keadaan terpaksa (memakannya) sedang ia tidak menginginkannya dan tidak (pula) melampaui batas, maka tidak ada dosa baginya. Sesungguhnya Allah Maha Pengampun lagi Maha Penyayang."


"(Akan tetapi) barangsiapa kuatir terha dap orang yang berwasiat itu, berlaku berat sebelah atau berbuat dosa, lalu ia mendamaikan (a7) antara mereka, maka tidaklah ada dosa baginya. Sesungguh nya Allah Maha Pengampun lagi Maha Penyayang."


















______________

(a4). Umat Islam dijadikan umat yang adil dan pilihan karena mereka akan menjadi saksi atas perbuatan orang yang menyimpang dari kebenaran baik di du
nia maupun di akherat. 

Allah SWT juga berfirman : 

- "Kamu adalah umat yang terbaik yang dilahirkan untuk manusia, menyuruh kepada yang makruf dan mencegah dari yang munkar, dan beriman kepada Allah ..." (QS 3 (110). 

- "Kemudian Kami jadikan kamu peng ganti-pengganti (mereka) di muka bumi sesudah mereka, supaya Kami memper hatikan bagaimana kamu berbuat " (QS 10 (14).

(a5). Mengadakan perbaikan berarti melakukan pekerjaan-pekerjaan yang baik untuk menghilangkan akibat-akibat yang jelek dari  kesalahan-kesalahan yang dilakukan. 

(a6). Haram juga menurut ayat ini daging yang berasal dari sembelihan yang me nyebut nama Allah tetapi menyebut juga nama selain Dia. 

(a7). Mendamaikan adalah menyuruh ora ng yang berwasiat berlaku adil dalam me wasiatkan sesuai dengan batas-batas yang ditentukan syara'.

Jumat, 21 Februari 2020

Penyayang (1)

Penyayang (1) By aminuddin ID Pub : 8800179315466420 A. Maha Penyayang 1. QS 1 (Al-Faatihah) Ayat 1 dan 3 : "Dengan menyebut nama Allah Yang Maha Pemurah lagi Maha Penyayang. (A1) "Maha Pemurah lagi Maha Penyayang." 2. QS 2 (Al-Baqarah) Ayat 37, 54, 128, 143, 160, 163, 173, 182, 192, 199, 218, 226: "Kemudian Adam menerima beberapa kalimat (a2) dari Tuhannya, maka Allah menerima taubatnya. Sesungguhnya Allah Maha Penerima taubat lagi Maha Penyayang." "Dan (ingatlah) ketika Musa berkata kepada kaumnya : "Hai kaumku, sesung guhnya kamu telah menganiaya dirimu sendiri karena kamu telah menjadikan anak lembu (sesembahanmu), maka bertaubatlah kepada Tuhan yang menja dikan kamu dan bunuhlah dirimu (a3). Hal itu adalah lebih baik bagimu pada sisi Tuhan yang menjadikan kamu; maka Allah akan menerima taubatmu. Sesung guhnya Dia-lah Yang Maha Penerima Taubat lagi Maha Penyayang." "Ya Tuhan Kami, jadikanlah kami berdua orang yang tunduk patuh kepada Engkau dan (jadikanlah) di antara anak cucu kami umat yang tunduk patuh kepada Engkau dan tunjukkanlah kepada kami cara-cara dan tempat ibadah haji kami, dan terimalah taubat kami. Sesungguh nya Engkaulah Yang Maha Penerima taubat lagi Maha Penyayang." https://pagead2.googlesyndication.com/pagead/js/adsbygoogle.js?client=ca-pub-8800179315466420 ______________ (a1). Berarti saya memulai membaca Al-Fatihah ini dengan menyebut nama Allah. Tiap-tiap pekerjaan yang baik itu hendaknya dimulai dengan menyebut nama Allah. Seperti makan, minum, me nyembelih binatang untuk dimakan dan sebagainya. Allah adalah nama Zat yang Maha Suci, yang berhak disembah dengan sebenar-benarnya; yang tidak membutuhkan makhluk-Nya, tetapi makhluk membutuhkan-Nya. Ar-Rahman (Maha Pemurah): salah satu daripada nama Allah, yang memberi pe ngertian bahwa Allah melimpahkan ka runia-Nya kepada makhluk-Nya. Sedang Ar-Rahim (Maha Penyayang) memberi pengertian bahwa Allah SWT senantiasa bersifat rahmat yang menyebabkan Dia selalu melimpahkan rahmat-Nya kepada makhluk-Nya. (a2). Tentang beberapa kalimat (ajaran-ajaran) dari Tuhan yang diterima oleh Adam sebagian ahli Tafsir mengarti kannya dengan kata-kata untuk bertaubat. (a3) "Membunuh dirimu" ada yang mengartikan orang-orang yang tidak menyembah anak lembu itu membuh orang yang menyembahnya. Ada pula yang memaknainya sebagai orang yang menyembah patung anak lembu itu saling bunuh membunuh. Juga ada yang memaknainya mereka disuruh membu nuh diri mereka masing-masing untuk bertaubat.

Kamis, 20 Februari 2020

Penduduk Yang Zhalim (11)

Penduduk Yang Zhalim (11-Tamat) ID Pub : 8800179315466420 E. Penduduk Zhalim 1. QS 6 (130-131) : "HAI golongan jin dan manusia, apakah belum datang kepadamu rasul-rasul dari golongan kami sendiri, yang menyam paikan kepadamu ayat-ayat-Ku dan memberi peringatan kepadamu terhadap pertemuanmu dengan hari ini?" Mereka berkata : "Kami menjadi saksi atas diri kami sendiri", kehidupan dunia telah menipu mereka, dan mereka menjadi saksi atas diri mereka sendiri, bahwa mereka adalah orang-orang yang kafir." "Yang demikian itu adalah karena Tuhan mu tidaklah membinasakan kota-kota secara aniaya, sedang penduduknya dalam keadaan lengah(A19)." 2. QS 17 (Al-Israa') Ayat 15 : "Barangsiapa yang berbuat sesuai dengan hidayah (Allah), maka sesungguhnya dia berbuat itu untuk (keselamatan) dirinya sendiri; dan barangsiapa yang sesat maka sesungguhnya dia tersesat bagi (kerugian) dirinya sendiri. Dan seorang yang berdosa tidak dapat memikul dosa orang lain, dan Kami tidak akan mengazab sebelum kami mengutus seorang Rasul." 3. QS 20 (Thaahaa) Ayat 134 : "Dan sekiranya Kami binasakan mereka dengan suatu azab sebelum Al-Quran itu (diturunkan), tentulah mereka berkata : "Ya Tuhan kami, mengapa tidak Engkau utus seorang rasul kepada kami, lalu kami mengikuti ayat-ayat Engkau sebe lum kami menjadi hina dan rendah?" 4. QS 26 (Asy-Syu'araa') Ayat 208-209) : "Dan Kami tidak membinasakan sesuatu negeripun melainkan sesudah ada bagi nya orang-orang yang memberi peringa tan; untuk menjadi peringatan. Dan Kami sekali-kali tidak berlaku zhalim." (A20) https://pagead2.googlesyndication.com/pagead/js/adsbygoogle.js?client=ca-pub-8800179315466420 ___________________ (A19). Maksudnya, penduduk sesuatu kota tidak akan diazab sebelum diutus rasul yang akan memberi peringatan kepada mereka. Tentang azab, bisa kita lihat dan baca di QS 4 (44, 47), 7 (4-5), 10 (50), 21 (40-43), 29 (53), 39 (55) dan 47 (18). (A20). Bisa dilihat QS 11 (113) tentang larangan cenderung kepada orang zha lim; 23 (96) cara menolak perbuatan ja hat orang Zhalim; 23 (93-94) doa mo hon dijauhkan dari orang zhalim; dan 20 (112) mengenai tidak perlu merasa kuatir terhadap perlakuan orang zhalim.

Rabu, 19 Februari 2020

Penduduk Yang Zhalim (10)

Penduduk Yang Zhalim (10) ID Pub : 8800179315466420 4. QS 7 (Al-A'raaf) Ayat 44-45 : "DAN penghuni surga berseru kepada penghuni-penghuni neraka (dengan mengatakan) : "Sesungguhnya kami dengan sebenarnya telah memperoleh apa yang Tuhan kami menjanjikannya kepada kami. Maka apakah kamu telah memperoleh dengan sebenarnya apa (azab) yang Tuhan kamu menjanjikannya (kepadamu)?" Mereka penduduk neraka menjawab : "Betul." Kemudian seorang penyeru (malaikat) mengumumkan diantara dua golongan itu : "Kutukan Allah ditimpakan kepada orang-orang yang zhalim, (yaitu) orang-orang yang menghalang-halangi (manusia) dari jalan Allah dan menginginkan agar jalan itu menjadi bengkok, dan mereka kafir kepada kehidupan akherat." 5. QS 9 (At-Taubah) Ayat 23 : "Hai orang-orang yang beriman, jangan lah kamu jadikan bapa-bapa dan sauda ra-saudaramu pemimpin-pemimpinmu, jika mereka lebih mengutamakan kekafiran atas keimanan dan siapa di antara kamu yang menjadikan mereka pemimpin-pemimpinmu, maka mereka itulah orang-orang yang zhalim." 6. QS 1O (Yunus) Ayat 106 : "Dan janganlah kamu menyembah apa-apa yang tidak memberi manfaat dan tidak (pula) memberi mudharat kepadamu selain Allah ; sebab jika kamu berbuat (yang demikian) itu, maka sesungguhnya kamu kalau begitu termasuk orang-orang yang zhalim." 7. QS Huud (11) Ayat 116 : "Maka mengapa tidak ada dari umat-umat yang sebelum kamu orang-orang yang mempunyai keutamaan yang melarang daripada (mengerjakan) kerusakan di muka bumi, kecuali sebagian kecil di antara orang-orang yang telah Kami selamatkan di antara mereka, dan orang-orang yang zhalim hanya mementingkan kenikmatan yang mewah yang ada pada mereka, dan mereka adalah orang-orang yang berdosa." https://pagead2.googlesyndication.com/pagead/js/adsbygoogle.js?client=ca-pub-8800179315466420

Selasa, 18 Februari 2020

Penduduk Yang Zhalim (9)

Penduduk Yang Zhalim (9) ID Pub : 8800179315466420 D. Ciri-ciri Orang yang Zhalim 1. QS 2 (Al-Baqarah) Ayat 229 : "TALAK (yang dapat dirujuk) dua kali. Setelah itu boleh rujuk lagi dengan cara yang makruf atau menceraikan dengan cara yang baik. Tidak halal bagi kamu mengambil kembali sesuatu dari yang telah kamu berikan kepada mereka, kecuali kalau keduanya kuatir tidak akan dapat menjalankan hukum-hukum Allah. Jika kamu kuatir bahwa keduanya (sua mi-isteri) tidak dapat menjalankan hukum-hukum Allah, maka tidak ada dosa atas keduanya tentang bayaran yang diberikan oleh isteri untuk menebus dirinya (A17). Itulah hukum-hukum Allah, maka janganlah kamu melanggarnya. Barangsiapa yang melanggar hukum-hukum Allah mereka itulah orang-orang yang zhalim." 2. QS 3 (Ali Imran) Ayat 86, 94) : "Bagaimana Allah akan menunjuki suatu kaum yang kafir sesudah mereka beri man serta mereka telah mengakui bahwa Rasul itu (Muhammad) benar-benar rasul, dan keterangan-keterangan pun telah datang kepada mereka? Allah tidak menunjuki orang-orang yang zhalim." "Maka barangsiapa mengada-adakan suatu dusta terhadap Allah (A18) sesu dah itu, maka merekalah orang-orang yang zhalim." 3. QS 5 (Al-Maaidah) Ayat 45: "Dan Kami telah tetapkan terhadap mere ka di dalamnya (At-Taurat) bahwasanya jiwa (dibalas) dengan jiwa, mata dengan mata, hidung dengan hidung, telinga dengan telinga, gigi dengan gigi, dan luka-luka (pun) ada kisasnya. Barangsiapa yang melepaskan (hak kisas) nya, maka melepaskan hak itu (menjadi) penebus dosa baginya. Barang siapa tidak memutuskan perkara menurut apa yang diturunkan Allah, maka mereka itu adalah orang-orang yang zhalim." https://pagead2.googlesyndication.com/pagead/js/adsbygoogle.js?client=ca-pub-8800179315466420 _______________ (A17). Ayat inilah yang menjadi dasar hukum khulu' dan penerimaan 'iwadh. Khulu' adalah permintaan cerai kepada suami dengan pembayaran yang disebut 'iwadh. (A18). Dusta terhadap Allah adalah mengatakan bahwa sebelum Taurat diturunkan, Allah SWT telah mengharamkan beberapa makanan kepada Bani Israil. Dalam QS 61 (Ash-Shaff) Ayat 7: "Dan siapakah yang lebih zhalim daripada orang yang mengada-adakan dusta terhadap Allah sedang dia diajak kepada agama Islam? Dan Allah tiada memberi petunjuk kepada orang-orang yang zhalim."

Senin, 17 Februari 2020

Penduduk Yang Zhalim (8)

Penduduk Yang Zhalim (8) ID Pub : 8800179315466420 4. QS At-Taubah (9) Ayat 70 : "BELUMKAH datang kepada mereka berita penting tentang orang-orang yang sebelum mereka, (yaitu) kaum Nuh, 'Aad, Tsamud, kaum Ibrahim, penduduk Madyan, dan (penduduk) negeri-negeri yang telah musnah (A15)? Telah datang kepada mereka rasul-rasul dengan membawa keterangan yang nyata; maka Allah tidaklah sekali-kali menganiaya mereka, akan tetapi merekalah yang menganiaya diri mereka sendiri." 5. QS Huud (11) Ayat 101: "Dan Kami tidaklah menganiaya mereka, tetapi merekalah yang menganiaya diri mereka sendiri, karena itu tidaklah ber manfaat sedikitpun kepada mereka sem bahan-sembahan yang mereka seru selain Allah, di waktu azab Tuhanmu datang. Dan sembah-sembahan itu tidaklah menambah kepada mereka kecuali kebinasaan belaka.' 6. QS 29 (Al-Ankabuut) Ayat 40: "Maka masing-masing (mereka itu) Kami siksa disebabkan dosanya, maka di anta ra mereka ada yang Kami timpakan kepadanya hujan batu kerikil dan di antara mereka ada yang ditimpa suara keras yang mengguntur, dan di antara mereka ada yang Kami benamkan ke dalam bumi, dan di antara mereka ada yang Kami tenggelamkan, dan Allah sekali-kali tidak hendak menganiaya mereka, akan tetapi merekalah yang menganiaya diri mereka sendiri." 7. QS 34 (Saba') Ayat 19 : "Maka mereka berkata : "Ya Tuhan kami, jauhkanlah jarak perjalanan kami (A16)" dan mereka menganiaya diri mereka sendiri; maka Kami jadikan mereka buah mulut dan Kami hancurkan mereka sehancur-hancurnya. Sesungguhnya pada yang demikian itu benar-benar terdapat tanda-tanda kekuasaan Allah bagi setiap orang yang bersabar lagi bersyukur." 8. QS 43 (Az-Zukhruf) Ayat 76: "Dan tidaklah Kami menganiaya mereka tetapi merekalah yang menganiaya diri mereka sendiri." https://pagead2.googlesyndication.com/pagead/js/adsbygoogle.js?client=ca-pub-8800179315466420 ________________________ (A15). 'Aad ialah kaum Nabi Hud as. Tsa mud adalah kaum Nabi Shaleh as. Seda ngkan penduduk Madyan kaum Nabi Syu 'aib as. Sementara penduduk yang telah musnah kaum Nabi Luth as. (A16). Yang dimaksud dengan permintaan ini supaya kota-kota yang berdekatan itu dihapuskan agar perjalanan menjadi panjang dan mereka dapat melakukan monopoli dalam perdagangan ini sehingga keuntungan lebih besar.

Minggu, 16 Februari 2020

Penduduk Yang Zhalim (7)

Penduduk Yang Zhalim (7) ID Pub : 8800179315466420 C. Zhalim Terhadap Diri Sendiri 1. QS 2 (Al-Baqarah) Ayat 54, 57) : "DAN (ingatlah) ketika Musa berkata kepada kaumnya: "Hai kaumku, sesung guhnya kamu telah menganiaya dirimu sendiri karena kamu telah menjadikan anak lembu (sembahanmu), maka bertaubatlah kepada Tuhan yang menjadikan kamu dan bunuhlsh dirimu (A12). Hal itu adalah lebih baik bagimu pada sisi Tuhan yang menjadikan kamu; maka Allah akan menerima taubatmu. Sesungguhnya Dia-lah Yang Maha Pene rima taubat lagi Maha Penyayang." "Dan Kami naungi kamu dengan awan, dan Kami turunkan kepadamu "Manna" dan "Salwa" (A13). Makanlah dari makanan yang baik-baik yang telah Kami berikan kepadamu. Dan tidaklah mereka menganiaya Kami, akan tetapi merekalah yang menganiaya diri mereka sendiri." 2. QS Ali Imran (3) Ayat 117 : "Perumpamaan harta yang mereka naf kahkan di dalam kehidupan dunia ini adalah seperti perumpamaan angin yang mengandung hawa yang sangat dingin, yang menimpa tanaman kaum yang menganiaya diri sendiri, lalu angin itu merusaknya. Allah tidak menganiaya mereka, akan tetapi mereka-lah yang menganiaya diri mereka sendiri." 3. QS An-Nisaa' (4) Ayat 97, 110: "Sesungguhnya orang-irang yang diwafatkan dalam keadaan menganiaya diri sendiri (A14), (kepada mereka) malaikat bertanya : "Dalam keadaan bagaimana kamu ini?" Mereka menjawab : "Bukankah bumi Allah itu luas, sehingga kamu dapat berhijrah di bumi itu?" Orang-orang itu tempatnya neraka Jahannam, dan Jahannam itu seburuk-buruk tempat kembali " "Dan barangsiapa yang mengerjakan kejahatan dan menganiaya dirinya, kemudian ia mohon ampun kepada Allah, niscaya ia mendapati Allah Maha Pengampun lagi Maha Penyayang." https://pagead2.googlesyndication.com/pagead/js/adsbygoogle.js?client=ca-pub-8800179315466420 ______________ (A12). "Membunuh dirimu" ada yang memaknakan orang yang tidak menyem bah anak lembu itu membunuh orang yang menyembahnya. Ada pula yang memaknakan orang yang menyembah anak lembu itu saling bunuh membunuh, dan ada pula yang memaknakan mereka disuruh membunuh diri mereka masing-masing untuk bertaubat. (A13). Salah satu nikmat Tuhan kepada mereka adalah mereka selalu dinaungi awan saat mereka berjalan di panas terik padang pasir. (A14). Yang dimaksud dengan orang yang menganiaya diri sendiri disini adalah orang-orang muslimin Mekah yang tidak mau hijrah bersama Nabi sedangkan mereka sanggup. Mereka ditindas dan dipaksa oleh orang-orang kafir ikut bersama mereka pergi ke pe rang Badr, akhirnya di antara mereka ada yang terbunuh dalam peperangan itu.

Jumat, 14 Februari 2020

Penduduk Yang Zhalim (6)

Penduduk Yang Zhalim (6) ID Pub : 8800179315466420 5. QS 18 (Al-Kahfi) Ayat 15, 57 : "Kaum kami ini telah menjadikan selain Dia sebagai tuhan-tuhan (untuk disem bah). Mengapa mereka tidak mengemu kakan alasan yang terang (tentang ke percayaan mereka?). Siapakah yang lebih zhalim daripada orang-orang yang mengadakan kebohongan terhadap Allah?" "Dan siapakah yang lebih zhalim dari pada orang yang telah diperingatkan dengan ayat-ayat dari Tuhannya lalu dia berpaling daripadanya dan melupakan apa yang telah dikerjakan oleh kedua tangannya? Sesungguhnya Kami telah meletakkan tutupan di atas hati mereka, (sehingga mereka tidak) memahaminya, dan (Kami letakkan pula) sumbatan di telinga mereka; dan kendatipun kamu menyeru mereka kepada petunjuk, nis caya mereka tidak akan mendapat pe tunjuk selama-lamanya." 6. QS 29 (Al-Ankabuut) Ayat 68 : "Dan siapakah yang lebih zhalim daripada orang-orang yang mengada-adakan kedustaan terhadap Allah atau mendustakan yang hak (A11) tatkala yang hak itu datang kepadanya? Bukankah dalam neraka Jahannam itu ada tempat bagi oranh-orang yang kafir?" 7. QS 32 (As-Sajdah) Ayat 22 : "Dan siapakah yang lebih zhalim daripa da orang yang telah diperingatkan deng an ayat-ayat Tuhannya, kemudian ia ber paling daripadanya? Sesungguhnya Kami akan memberikan pembalasan kepada orang-orang yang berdosa." 8. QS Az-Zumar (39) Ayat 32 : "Maka siapakah yang lebih zhalim dari pada orang yang membuat-buat dusta terhadap Allah dan mendustakan kebe naran ketika datang kepadanya? Bukan kah di neraka Jahannam tersedia tempat tinggal bagi orang-orang yang kafir?" 9. QS 61 (Ash-Shaff) Ayat 7-8: "Dan siapakah yang lebih zhalim daripa da orang yang mengada-adakan dusta terhadap Allah sedang dia diajak kepada agama Islam? Dan Allah tiada memberi petunjuk kepada orang-orang yang Zhalim." "Mereka hendak memadamkan cahaya (agama) Allah dengan mulut (ucapan-ucapan) mereka, dan Allah tetap me nyempurnakan cahaya-Nya meskipun orang-orang kafir benci." https://pagead2.googlesyndication.com/pagead/js/adsbygoogle.js?client=ca-pub-8800179315466420 _______________ (A11). Maksudnya mendustakan kenabi an Nabi Muhammad SAW.

Penduduk Yang Zhalim (5)

Penduduk Yang Zhalim (5) ID Pub : 8800179315466420 2. QS 7 (Al-A'raaf) Ayat 37 : "Maka siapakah yang lebih Zhalim daripada orang yang membuat-buat dusta terhadap Allah atau mendustakan ayat-ayat-Nya? Orang-orang itu akan memperoleh bagian yang telah ditentukan untuknya dalam Kitab (Kasih Mahfuzh) ; hingga bila datang kepada mereka utusan-utusan Kami (malaikat) untuk mengambil nyawanya, (di waktu itu) utusan Kami bertanya : "Dimana (berhala-berhala) yang biasa kamu sembah selain Allah?" Orang-orang musyrik itu menjawab : "Berhala-berhala itu semuanya sudah lenyap dari kami," dan mereka mengakui terhadap diri mereka bahwa mereka adalah orang-orang yang kafir." 3. QS Yunus (10) Ayat 17 : "Maka siapakah yang lebih Zhalim dari pada orang yang mengada-adakan ke dustaan terhadap Allah atau mendus takan ayat-ayat-Nya? Sesungguhnya tiadalah beruntung orang-orang yang berbuat dosa." 4. QS 11 (Huud) Ayat 18-22 : "Dan siapakah yang lebih Zhalim daripada orang yang membuat-buat dusta terhadap Allah? Mereka itu akan dihadapkan kepada Tuhan mereka, dan para saksi (A10) akan berkata : "Orang-orang inilah yang telah berdusta terhadap Tuhan mereka." Ingatlah, kutukan Allah (ditimpakan) atas orang-orang yang zhalim." "(Yaitu) orang-orang yang menghalangi (manusia) dari jalan Allah dan menghen daki (supaya) jalan itu bengkok. Dan me reka itulah orang-orang yang tidak perca ya akan adanya hari akherat." "Orang-orang itu tidak akan mampu menghalang-halangi Allah untuk (mengazab mereka) di bumi ini, dan sekali-kali tidak adalah bagi mereka penolong selain Allah. Siksaan itu dilipat gandakan kepada mereka. Mereka selalu tidak dapat mendengar (kebenaran) dan mereka selalu tidak dapat melihat(nya)." "Mereka itulah orang-orang yang merugi kan dirinya sendiri, dan Lenyaplah dari mereka apa yang selalu mereka ada-adakan.' "Pasti mereka itu di akherat menjadi orang-orang yang paling merugi." https://pagead2.googlesyndication.com/pagead/js/adsbygoogle.js?client=ca-pub-8800179315466420 ____________ (A10). 'Para saksi' di sini maksudnya ada lah malaikat, nabi-nabi dan anggota-ang gota badannya sendiri.

Rabu, 12 Februari 2020

Penduduk Yang Zhalim (4)

Penduduk Yang Zhalim (4) ID Pub : 8800179315466420 12. 40 (Al-Mu'min) Ayat 17 dan 31 : "Pada hari ini tiap-tiap jiwa diberi balasan dengan apa yang diusahakannya. Tidak ada yang dirugikan pada hari ini. Sesung guhnya Allah amat cepat hisabnya." "(Yakni) seperti keadaan kaum Nuh, Aad, Tsamud dan orang-orang yang datang sesudah mereka. Dan Allah tidak meng hendaki berbuat kezhaliman terhadap hsmba-hamba-Nya." 13. QS 41 (Fushshilat) Ayat 46 : "Barangsiapa yang mengerjakan amal yang saleh maka (pahalanya) untuk dirinya sendiri dan barangsiapa yang berbuat jahat maka (dosanya) atas dirinya sendiri; dan sekali-kali tidaklah Tuhanmu menganiaya hamba-hamba-(Nya)" 14. QS 43 (Az-Zukhruf) Ayat 76 : "Dan tidaklah Kami menganiaya tetapi merekalah yang menganiaya diri mereka sendiri." 15. QS Qaaf (50) Ayat 29 : "Keputusan di sisi-Ku tidak dapat diubah dan Aku sekali-kali tidak menganiaya hamba-hamba-Ku." B. Orang yang paling Zhalim 1. QS Al-Baqarah (2) Ayat 114 : "Dan siapakah yang lebih aniaya dari pada orang yang menghalang-halangi menyebut nama Allah dalam masjid-masjid-Nya, dan berusaha untuk mero bohkannya? Mereka itu tidak sepatutnya masuk ke dalamnya (masjid Allah), kecuali dengan rasa takut (kepada Allah). Mereka di dunia mendapat kehinaan dan di akherat mendapat siksa yang berat." (A9) https://pagead2.googlesyndication.com/pagead/js/adsbygoogle.js?client=ca-pub-8800179315466420 _________ (A9). Dalam Surat Al-Maaidah (5) Ayat 91, Allah SWT telah berfirman : " Sesungguhnya setan itu bermaksud hendak menimbulkan permusuhan dan kebencian di antara kami lantaran (me minum) khamar dan berjudi itu, dan menghalangi kamu dari mengingat Allah dan sembahyang; maka berhentilah ka mu (dari mengerjakan pekerjaan itu)." Kemudian di beberapa surat dan ayat berikut ... 1. QS 5 (3), 8 (34), dan 22 (25). 2 QS 2 (217), 3 (99), 4 (60, 167), 7 (45, 86), 8 (36, 47), 9 (9, 34), 11 (91), 13 (33), 14 (3), 16 (88, 94), 11 (19), 13 (33), 14 (3), 16 (88, 94), 22 (25), 29 (38), 43 (37), 47 (1, 32 dan 34), 58 (16) dan 63 (2).

Selasa, 11 Februari 2020

Penduduk Yang Zhalim (3)

Penduduk Yang Zhalim (3) ID Pub : 8800179315466420 8. QS 23 (Al-Mu'minuun) Ayat 62 : "KAMI tiada membebani seseorang melainkan menurut kesanggupannya, dan pada sisi Kami ada suatu kitab yang membicarakan kebenaran (A8) dan mereka tidak dianiaya." 9. QS Asy-Syu'araa' (26) Ayat 209 : "Untuk menjadi peringatan. Dan Kami sekali-kali tidak berlaku Zhalim." 10. QS Al-Qashash (28) Ayat 40 : "Maka kami hukumlah Firaun dan bala tentaranya, lalu Kami lemparkan mereka ke dalam laut. Maka lihatlah bagaimana akibat orang-orang yang Zhalim." 11. QS 30 (Ar-Ruum) Ayat 9 : "Dan apakah mereka tidak mengadakan perjalanan di muka bumi dan memperhatikan bagaimana akibat (yang diderita) oleh orang-orang yang sebelum mereka? Orang-orang itu adalah lebih ku at dari mereka (sendiri) dan telah mengo lah bumi (tanah) serta memakmurkan nya lebih banyak dari dari apa yang telah mereka makmurkan. Dan telah datang kepada mereka rasul-rasul mereka dengan membawa bukti-bukti yang nyata. Maka Allah sekali-kali tidak berlaku zhalim kepada mereka, akan tetapi merekalah yang berlaku zhalim kepada diri sendiri." https://pagead2.googlesyndication.com/pagead/js/adsbygoogle.js?client=ca-pub-8800179315466420 __________________ (A8). Maksudnya, kitab tempat menulis kan perbuatan seseorang, biarpun buruk atau baik, yang akan dibacakan di hari kiamat. Pada ayat 29 Surat Al-Jaatsiyah (45) Allah SWT berfirman : "(Allah berfirman) : "Inilah kitab (catatan) Kami yang menuturkan terhadapmu de ngan benar. Sesungguhnya Kami telah menyuruh mencatat apa yang telah kamu kerjakan."

Senin, 10 Februari 2020

Penduduk Yang Zhalim (2)

Penduduk Yang Zhalim (2) ID Pub : 8800179315466420 3. QS Al-Anfaal (8) Ayat 51 : "DEMIKIAN itu disebabkan oleh perbu atan tanganmu sendiri. Sesungguhnya Allah sekali-kali tidak menganiaya hamba-Nya." 4. QS An-Nahl (16) Ayat 33, 118 : "Tidak ada yang ditunggu-tunggu orang kafir selain datangnya para malaikat kepada mereka (A5) atau datangnya perintah Tuhanmu (A6). Demikianlah yang telah diperbuat oleh orang-orang (kafir) sebelum mereka. Dan Allah tidak menganiaya mereka, akan tetapi me rekalah yang selalu menganiaya diri mereka sendiri." "Dan terhadap orang-orang Yahudi, Kami haramkan apa yang telah Kami ceritakan dahulu kepadamu (A7), dan Kami tiada menganiaya mereka, akan tetapi mereka lah yang menganiaya diri mereka sendiri. " 5. QS 17 (Al-Israa') Ayat 71 : "(Ingatlah) suatu hari (yang di hari itu) Kami panggil tiap umat dengan pemim pinnya; dan barangsiapa yang diberikan kitab amalannya di tangan kanannya maka mereka ini akan membaca kitab nya itu, dan mereka tidak dianiaya sedikitpun." 6. QS Al-Kahfi (18) Ayat 49 : "Dan diletakkanlah kitab, lalu kamu akan melihat orang-orang yang bersalah ketakutan terhadap apa yang (tertulis) di dalamnya, dan mereka berkata : "Aduhai celaka kami, kitab apakah ini yang tidak meninggalkan yang kecil dan tidak (pula) yang besar melainkan ia mencatat semuanya; dan mereka dapati apa yang telah mereka kerjakan ada (tertulis). Dan Tuhanmu tidak menganiaya seorang juapun." 7. QS Al-Hajj (22) Ayat 10 : "(Akan dikatakan kepadanya): "Yang demikian itu adalah disebabkan perbuatan yang dikerjakan oleh kedua tangan kamu dahulu dan sesungguhnya Allah sekali-kali bukan penganiaya hamba-hamba-Nya." https://pagead2.googlesyndication.com/pagead/js/adsbygoogle.js?client=ca-pub-8800179315466420 ________________ (A5). Yakni kedatangan malaikat untuk mencabut nyawa mereka. (A6). Kedatangan azab Allah untuk memusnahkan mereka. (A7). Lihat dan seksamai firman Allah SWT berikut ini : "Dan kepada orang-orang Yahudi, Kami haramkan segala binatang yang berkuku * dan dari segala sapi serta domba, Kami haramkan atas mereka lemak kedua binatang itu, selain ternak yang melekat di punggung keduanya atau yang di perut besar dan usus atau yang bercampur dengan tulang. Demikianlah Kami hukum mereka disebabkan kedurhakaan mereka, dan sesungguhnya Kami adalah Maha Benar." (* Yang dimaksud dengan binatang ber kuku di sini adalah binatang-binatang ya ng jari-jarinya tidak terpisah antara satu dengan yang lain, seperti unta, itik, angsa dan lain-lain. Sebagian ahli tafsir mengar tikan dengan binatang-binatang yang berkuku satu seperti kuda, keledai dan lain-lain.

Minggu, 09 Februari 2020

Penduduk Yang Zhalim (1)

Penduduk Yang Zhalim (1) By Aminuddin ID Pub : 8800179315466420 A. Allah SWT tidak menzhalimi hamba-Nya 1. QS 3 (Ali Imran) Ayat 108 dan 182 : "Itulah ayat-ayat Allah. Kami bacakan ayat-ayat itu kepadamu dengan benar; dan tiadalah Allah berkehendak untuk menganiaya hamba-hamba-Nya." "(Azab) yang demikian itu adalah disebabkan perbuatan tanganmu sendiri, dan bahwasanya Allah sekali-kali tidak menganiaya hamba-hamba-Nya." 2. QS 4 (An-Nisaa') Ayat 40, 49, 77 dan 124 : "Sesungguhnya Allah tidak menganiaya seseorang walaupun sebesar zarrah, dan jika ada kebajikan sebesar zarrah, nisca ya Allah akan melipat gandakannya dan memberikan dari sisi-Nya pahala yang besar."(A1) "Apakah kamu tidak memperhatikan orang yang menganggap dirinya bersih? (A2). Sebenarnya Allah membersihkan siapa yang dikehendaki-Nya dan mereka tidak dianiaya sedikitpun." "Dan tidakkah kamu perhatikan orang-orang yang dikatakan kepada mereka (A3) : "Tahanlah tanganmu (dari berpe rang), dirikanlah sembahyang dan tu naikankah zakat." Setelah diwajibkan kepada mereka berperang, tiba-tiba sebagian dari mereka (golongan munafik) takut kepada manusia (musuh), seperti takutnya kepada Allah, bahkan lebih sangat dari itu takutnya. Mereka berkata : "Ya Tuhan kami, mengapa Eng kau wajibkan berperang kepada kami?" Mengapa tidak Engkau tangguhkan (ke wajiban berperang) kepada kami sampai kepada beberapa waktu lagi?" Katakanlah : "Kesenangan di dunia ini hanya sebentar dan akherat itu lebih baik untuk orang-orang yang bertakwa, dan kamu tidak akan dianiaya sedikitpun." (A4) "Barangsiapa yang mengerjakan amal-amal saleh, baik ia laki-laki maupun wa nita sedang ia orang beriman, maka me reka itu masuk ke dalam surga dan mere ka tidak dianiaya walau sedikitpun." https://pagead2.googlesyndication.com/pagead/js/adsbygoogle.js?client=ca-pub-8800179315466420 _______ (A1). Allah SWT tidak akan mengurangi pahala orang-orang yang mengerjakan kebajikan walaupun sebesar zarrah, bah kan kalau dia berbuat baik pahalanya akan dilipat gandakan oleh Dia. (A2). Yang dimaksud di sini adalah ora ng-orang Yahudi dan Nasrani yang me nganggap diri mereka bersih. Tentang ini Allah SWT berfirman dalam : 2. QS 2 (Al-Baqarah) Ayat 80 dan 111 : "Dan mereka berkata : "Kami sekali-kali tidak akan disentuh oleh api neraka, kecuali selama beberapa hari saja." Katakanlah : "Sudahkah kamu menerima janji dari Allah sehingga Allah tidak akan memungkiri janji-Nya, ataukah kamu hanya mengatakan terhadap Allah apa yang tidak kamu ketahui?" "Dan mereka (Yahudi dan Nasrani) ber kata : "Sekali-kali tidak akan masuk surga kecuali orang-orang (yang beragama) Yahudi dan Nasrani." Demikian itu (hanya) angan-angan mereka yang kosong belaka. Katakanlah : "Tunjukkanlah bukti kebenaranmu jika kamu adalah orang yang benar." + QS 4 (Al-Maaidah) Ayat18 : "Orang-orang Yahudi dan Nasrani mengatakan : "Kami ini adalah anak-anak Allah dan kekasih-kekasih-Nya." Katakanlah :"Maka mengapa Allah menyiksa kamu karena dosa-dosamu?" (Kamu bukanlah ansk-anak Allah dan kekasih-kekasih-Nya), tetapi kamu adalah manusia (biasa) di antara orang-orang yang diciptakan-Nya. Dia mengampuni bagi siapa yang dikehendaki-Nya dan menyiksa siapa yang dikehendaki-Nya. Dan Kepunyaan Allah-lah kerajaan antara keduanya. Dan kepada Allah-lah kembali (segala sesuatu." (A3). Orang-orang yang menampakkan dirinya beriman dan minta izin berpera ng sebelum ada perintah berperang. (A4). Artinya pahala turut berperang tidak akan dikurangi sedikitpun.

Sabtu, 08 Februari 2020

Nabi Isa (16)

Nabi Isa (16)




"ADAPUN orang-orang yang beriman dan mengerjakan amalan-amalan yang saleh, maka Allah akan memberikan kepada mereka dengan sempurna pahala ama lan-amalan mereka; dan Allah tidak menyukai orang-orang yang zalim."

"Demikianlah (kisah Isa), Kami memba cakannya kepada kamu sebagian dari bukti-bukti (kerasulannya) dan (memba cakan) Al-Quran yang penuh hikmah."

"Sesungguhnya misal (oenciptaan) Isa di sisi Allah, adalah seperti (penciptaan) Adam. Allah menciptakan Adam dari ta nah, kemudian Allah berfirman kepada nya : "Jadilah" (seorang manusia), maka jadilah dia."

"(Apa yang telah Kami ceritakan itu), itu lah yang benar, yang datang dari Tuhan mu, karena itu janganlah kamu termasuk orang-orang yang ragu-ragu." 

"Siapa yang membantahmu tentang ki sah Isa sesudah datang ilmu (yang me yakinkan kamu), maka katakanlah (kepadanya): "Marilah kita memanggil anak-anak kami dan anak-anak kamu, isteri-isteri kami dan isteri-isteri kamu, diri kami dan diri kamu; kemudian marilah kita bermubahalah kepada Allah dan kita minta supaya laknat Allah ditimpakan kepada orang-orang yang dusta." (a26)

"Sesungguhnya ini adalah kisah yang be nar, dan tidak ada Tuhan selain Allah; dan sesungguhnya Allah, Dia-lah Yang Maha Perkasa lagi Maha Bijaksana "



29. QS An-Nisaa' (4) Ayat 156-159 :

"Dan karena kekafiran mereka (terhadap Isa) dan tuduhan mereka terhadap Maryam dengan kedustaan besar (zina), dan karena ucapan mereka : "Sesung guhnya kami telah membunuh Al-Masih, Isa putera Maryam, Rasul Allah (a27), padahal mereka tidak membunuhnya dan tidak (pula) menyalibnya, tetapi (yang mereka bunuh ialah) orang yang diserukan dengan Isa bagi mereka. Sesungguhnya orang-orang yang berselisih paham tentang (pembunuhan) Isa benar-benar dalam keraguan tentang yang dibunuh itu. Mereka tidak mempunyai keyakinan tentang siapa yang dibunuh itu, kecuali mengikuti persangkaan belaka, mereka tidak(pula) yakin bahwa yang mereka bunuh itu adalah Isa."

"Tetapi (yang sebenarnya), Allah telah mengangkat Isa kepada-Nya (a28). Dan adalah Allah Maha Perkasa lagi Maha Bijaksana."

"Tidak ada seorangpun dari Ahli Kitab, kecuali akan beriman kepadanya. (Isa) sebelum kematiannya (a29). Dan di hari kiamat nanti Isa akan menjadi saksi terhadap mereka."



                                        TAMAT 











___________________

(a26). Muhabalah adalah masing-masing pihak di sntara orang-orang yang berbeda pendapat mendoa kepada Allah dengan bersungguh-sungguh, agar Allah menjatuhkan laknat kepada pihak yang berdusta. Nabi mengajak utusan Nasrani Najran bermubahalah tetapi mereka tidak berani dan ini menjadi bukti kebenaran Nabi Muhammad SAW.

(a27). Mereka menyebut Isa putera Maryam itu Rasul Allah sebagai ejekan karena mereka sendiri tidak memper cayai kerasulan Isa itu.

(a28). Ayat ini sebagai bantahan terha dap anggapan orang-orang Yahudi bah wa mereka telah membunuh Nabi Isa as. 

(a29). Maksudnya tiap-tiap orang Yahudi dan Nasrani akan percaya bahwa Isa itu Rasul Allah dan bukan anak Allah di wak tu mereka akan menghembuskan nafas nya yang penghabisan dimana imannya tidak dapat diterima lagi.

Jumat, 07 Februari 2020

Nabi Isa (15)

Nabi Isa (15)



"MAKA tatkala ia mengetahui kemung karan dari mereka (Bani Israil) berkatalah dia : "Siapakah yang akan menjadi penolong-penolongku untuk (menegakkan agama) Allah?" (a25). Para hawariyyin (sahabat-sahabat setia) menjawab : "Kamilah penolong-penolong (agama Allah). Kami beriman kepada Allah dan saksikanlah bahwa sesung guhnya kami adalah orang-orang yang menyerahkan diri. Ya Tuhan kami, kami telah beriman dan kepada apa yang telah Engkau turunkan dan telah kami ikuti rasul. Karena itu masukkanlah kami ke dalam golongan orang-orang yang menjadi saksi (tentang keesaan Allah)."

"0rang-orang kafir itu membuat tipu daya, dan Allah membalas tipu daya mereka itu. Dan Allah sebaik-baik pembalas tipu daya."

"(Ingatlah), ketika Allah berfirman : "Hai Isa, sesungguhnya Aku akan menyam paikan kamu kepada akhir ajalny dan mengangkat kamu kepada-Ku serta membersihkan kamu dari orang-orang yang kafir, dan menjadikan orang-orang yang mengikuti kamu di atas orang-orang yang kafir hingga hari kiamat. Kemudian hanya kepada Akulah kem balimu, lalu Aku memutuskan di anta ramu tentang hal-hal yang selalu kamu berselisih padanya."

"Adapun orang-orang yang kafir, maka akan Kusiksa mereka dengan siksa yang sangat keras di dunia dan di akherat, dan mereka tidak memperoleh penolong."
















______________________

(a25). Juga terdapat pada ..

1.  QS 47 (Muhammad) Ayat 7 :

"Hai orang-orang yang beriman, jika kamu menolong (agama) Allah, niscaya Dia akan menolongmu dan meneguhkan kedudukan mu."


2. QS 59 (Al-Hasyr) Ayat 8 :

"(Juga) bagi orang fakir yang berhijrah (*) yang diusir dari kampung halaman dan dari harta benda mereka (karena) mencari karunia dari Allah dan keridhaan-Nya dan mereka menolong Allah dan Rasul-Nya. Mereka itulah orang-orang yang benar."

(* Maksudnya adalah kerabat nabi, anak-anak yatim, orang-orang miskin, dan ora ng-orang yang dalam perjalanan yang ke semuanya orang fakir dan berhijrah). 

Kamis, 06 Februari 2020

Nabi Isa (14)

Nabi Isa (14)


"DAN (sebagai) Rasul kepada Bani Israil (yang berkata kepada mereka): "Sesung guhnya aku telah datang kepadamu de ngan membawa sesuatu tanda (mukji zat) dari Tuhanmu, yaitu aku membuat kamu dari tanah sebagai bentuk burung; kemudian aku meniupnya, maka ia menjadi seekor burung dengan seizin Allah; dan aku menyembuhkan orang yang buta sejak dari lahirnya dan orang yang berpenyakit sopak, dan aku menghidupkan orang yang mati dengan seizin Allah; dan aku kabarkan kepada mu apa yang kamu makan dan apa yang kamu simpan di rumahmu. Sesung guhnya pada yang demikian itu adalah suatu tanda (kebenaran kerasulan) bagi mu, jika kamu sungguh-sungguh beriman."


"Dan (aku datang kepadamu) membe narkan Taurat yang datang sebelumku, dan untuk menghalalkan bagimu sebagi an yang telah diharamkan untukmu, dan aku datang kepadamu dengan memba wa suatu tanda (mukjizat) daripada Tuhanmu. Karena itu Bertakwalah kepada Allah dan taatlah kepadaku."

"Sesungguhnya Allah Tuhanku dan Tuhanmu, karena itu sembahlah Dia. (a24) Inilah jalan yang lurus."





















_____________________

(a24). Di ayat dan surat yang lain, Allah SWT juga berfirman ...

1. QS 5 (Al-Maaidah) Ayat 117 :

"Aku tidak pernah mengatakan kepada mereka kecuali apa yang Engkau perintahkan kepadaku (mengatakan) nya yaitu : "Sembahlah Allah, Tuhanku dan Tuhanmu", dan adalah aku menjadi saksi terhadap mereka. Maka setelah Engkau wafatkan aku, Engkaulah yang mengawasi mereka. Dan Engkau adalah Maha Menyaksikan atas segala sesuatu." 


2. QS 19 (Maryam) Ayat 36 :

"Sesungguhnya Allah adalah Tuhanku dan Tuhanmu, maka sembahlah Dia oleh kamu sekalian. Ini adalah jalan yang lurus."

Lalu di beberapa ayat dan surat lain se perti QS 7 (59, 65,73 dan 85), 11 (2, 26, 50, 61 dan 84), 13 (36), 16 (36), 19 (36), 
21 (25), 23 (23 dan 33), 29 (16, 26), 71 (3), 15 (99), 106 (3-4), 39 (2, 11, 14) dan QS 98 (5).

Rabu, 05 Februari 2020

Nabi Isa (13)

Nabi Isa (13)




"(Ingatlah), ketika Malaikat berkata: "Hai Maryam, sesungguhnya Allah menggem birakan kamu (dengan kelahiran seorang putera yang diciptakan) dengan kalimat (a22) (yang datang) daripada-Nya, nama nya Al Masih putera Maryam, seorang terkemuka di dunia dan di akherat dan salah seorang di antara orang-orang yang didekatkan (kepada Allah)."

"Dan dia berbicara dengan manusia da lam buaian dan ketika sudah dewasa dan dia adalah salah seorang di antara orang-orang yang saleh."

"Maryam berkata : "Ya Tuhanku, betapa mungkin aku mempunyai anak, padahal aku belum pernah disentuh oleh seorang laki-laki pun." Allah berfirman (dengan perantaraan Jibril) : "Demikianlah Allah menciptakan apa yang dikehendaki-Nya. Apabila Allah berkehendak menetapkan sesuatu, maka Allah hanya cukup ber kata kepadanya: "Jadilah, lalu jadilah dia."

"Dan Allah akan mengajarkan kepadanya Al-Kitab (a23), Hikmah, Taurat dan Injil."





















___________________

(a22). Maksudnya membenarkan kedatangan seorang nabi yang diciptakan dengan kalimat "Kun" (jadilah) tanpa bapak yaitu Isa as.

(a23). Al-Kitab di sini ada yang menafsir kan dengan pelajaran menulis, dan ada pula yang menafsirkan dengan kitab-kitab yang diturunkan Allah SWT sebe lumnya selain Taurat dan Injil.

(Ayat yang menjelaskan tentang kitab-ki tab ini juga terdapat pada ayat 90-93 Su rah Al-Hijr (15), ayat 44 Surah Saba' (34), ay at 136 dan 213 Surah Al-Baqarah (2), ay at 184 Surah Ali Imran (3), ayat 25 Su rah Faathir (35) dan ayat 84 Surah Ali Imran (3)). 


Selasa, 04 Februari 2020

Nabi Isa (12)

Nabi Isa (12)




- Kisah Nabi Isa

28. QS 3 (Ali Imran) Ayat 35-37 :

"(Ingatlah), ketika isteri Imran berkata : "Ya Tuhanku, sesungguhnya aku mena zarkan kepada Engkau anak yang dalam kandunganku menjadi hamba yang saleh dan berkhidmat (di Baitul Maqdis). Karena itu terimalah (nazar) itu daripsdaku. Sesungguhnya Engkaulah Yang Maha Mendengar lagi Maha Mengetahui." 

"Maka tatkala isteri Imran melahirkan anaknya, dia pun berkata : "Ya Tuhanku, sesungguhnya aku melahirkannya seo rang anak perempuan; dan Allah lebih mengetahui apa yang dilahirkannya itu ; dan anak laki-laki tidaklah seperti anak perempuan. Sesungguhnya aku telah menamai dia Maryam dan aku melin dungkannya serta anak-anak keturunannya kepada (pemeliharaan) Engkau daripada setan yang terkutuk." 

"Maka Tuhannya menerimanya (sebagai nazar) dengan penerimaan yang baik, dan mendidiknya dengan pendidikan ya ng baik dan Allah menjadikan Zakaria pemeliharanya. Setiap Zakaria masuk untuk menemui Maryam di mihrab, ia dapati makanan di sisinya. Zakaria berkata : "Hai Maryam, dari mana kamu memperoleh (makanan) ini?" Maryam menjawab : "Makanan itu dari sisi Allah." Sesungguhnya Allah memberi rezeki kepada siapa yang dikehendaki-Nya tanpa hisab."


29. QS Ali Imran (3) Ayat 42-58) :

"Dan (ingatlah) ketika malaikat (Jibril) berkata : "Hai Maryam, sesungguhnya Allah telah memilih kamu, mensucikan kamu dan melebihkan kamu atas segala wanita di dunia (yang semasa dengan kamu)."

"Hai Maryam, taatilah kepada Tuhanmu, sujud dan ruku'lah bersama orang-orang yang ruku'. (a21).

"Yang demikian itu adalah sebagian dari berita-berita ghaib yang kami wahyukan kepadamu (ya Muhammad); padahal ka mu tidak hadir beserta mereka, ketika mereka melemparkan anak-anak panah mereka (untuk mengundi) siapa di antara mereka yang akan memelihara Maryam. Dan kamu tidak hadir di sisi mereka ketika mereka bersengketa."










____________________

(a21). Bersembahyanglah dengan berjamaah.

Senin, 03 Februari 2020

Nabi Isa (11)

Nabi Isa (11)




- Mukjizat Nabi Isa a

25. QS 2 (Al-Baqarah) Ayat 87 dan 253) :

"Dan sesungguhnya Kami telah mendatangkan Al-Kitab (Taurat) kepada Musa, dan Kami telah menyusuinya (berturut-turut) sesudah itu dengan rasul-rasul, dan Kami telah berikan bukti-bukti kebenaran (mukjizat) kepada Isa putera Maryam dan Kami memperkuatnya dengan Ruhul Qudus (A20). Apakah setiap datang kepadamu seorang Rasul membawa sesuatu (pelajaran) yang tidak sesuai dengan keinginanmu lalu kamu menyombong; maka beberapa orang (di antara mereka) kamu dustakan dan beberapa orang (yang lain) kamu bunuh?"

"... Dan Kami berikan kepada Isa putera Maryam beberapa mukjizat dan Kami perkuat dia dengan Ruhul Qudus ..."


26. QS Ali Imran (3) Ayat 49 :

"Dan (sebagai) Rasul kepada Bani Israil (yang berkata kepada mereka) : "Sesu ngguhnya aku telah datang kepadamu dengan membawa sesuatu tanda (mukji zat) dari Tuhanmu, yaitu aku membuat untuk kamu dari tanah sebagai bentuk burung; kemudian aku meniupnya, maka ia menjadi seekor burung dengan seizin Allah; dan aku menyembuhkan orang yang buta sejak dari lahirnya dan orang yang berpenyakit sopak; dan aku menghidupkan orang mati dengan seizin Allah; dan aku kabarkan kepadamu apa yang kamu makan dan apa yang kamu simpan di rumahmu. Sesungguhnya pa da yang demikian itu adalah suatu tanda (kebenaran kerasulanku) bagimu, jika  kamu sungguh-sungguh beriman."


27. QS Al- Maaidah (5) Ayat 113-115) :

"Mereka berkata : "Kami ingin memakan hidangan itu dan supaya tenteram hati kami dan supaya kami yakin bahwa ka mu telah berkata benar kepada kami, dan kami menjadi orang-orang yang menyaksikan hidangan itu.

"Isa putera Maryam berdoa : "Ya Tuhan kami, turunkanlah kiranya kepada kami suatu hidangan dari langit (yang hari turunnya) akan menjadi hari raya bagi kami yaitu orang-orang yang bersama kami dan yang datang sesudah kami, dan menjadi tanda bagi kekuasaan Eng kau; beri rezrkilah kami, dan Engkaulah Pemberi rezeki Yang Paling Utama ."


"Allah berfirman : "Sesungguhnya Aku akan menurunkan hidangan itu kepada mu, barangsiapa yang kafir di antaramu sesudah (turun hidangan itu), maka sesungguhnya Aku akan menyiksanya dengan siksaan yang tidak pernah Aku timpakan kepada seorangpun di antara umat manusia."





___________________

(a20). Maksudnya kejadian Nabi Isa as adalah kejadian yang luar biasa, tanpa bapak, yaitu dengan tiupan Ruhul Qudus oleh Jibril kepada diri Maryam. Ini ter masuk mukjizat Nabi Isa as. Menurut jumhur nufassirin, Ruhul Qudus itu adalah malaikat Jibril.

Ikhwal Ruhul Qudus, Allah SWT berfir man dalam :


- QS (16) An-Nahl Ayat 102 :

"Katakanlah : "Ruhul Qudus (Jibril) menurunkan Al-Quran itu dari Tuhanmu dengan benar, untuk meneguhkan (hati) orang-orang yang telah beriman, dan menjadi petunjuk serta kabar gembira bagi orang-orang yang berserah diri (kepada Allah)." 

+ QS 19 (Maryam) Ayat 17 :

"Maka ia mengadakan tabir (yang melin dunginya) dari mereka; lalu Kami mengu tus roh Kami *) kepadanya, maka ia men jelma di hadapannya (dalam bentuk) ma nusia yang sempurna." 

(* Maksudnya Jibril as).