Oleh aminuddin
Su-aalul-qabr bermakna pertanyaan kubur, yakni orang yang sudah 'di tanam' itu akan diperiksa i'tiqad nya.
Ikhwal soal kubur ini, Rasulullah SAW pernah bersabda :
" .... kemudian dipanggil Mikhail, lalu dikatakan kepadanya: Taruhlah roh ini bersama roh orang-orang mukmin hingga Aku tanya nanti di hari kiamat. Lalu diperintahkan ku bur itu jadi luas tujuh puluh hasta panjangnya dan begitu pula lebarnya .... kemudian dibukakan baginya satu pintu ke surga, maka ia akan melihat tempat duduknya di surga, pagi dan petang." (HR Thabrani)
".... kemudian diluaskan kuburnya sejauh matanya memandang, dan rohnya dikumpulkan bersama roh-roh orang mukmin." (HR Baihaqi)
".... dan akan diluaskan kuburnya sejauh matanya memandang .. dan akan dikatakan : bukanlah baginya satu pintu ke surga .. lalu dikemba likan badannya kepada asal kejadi annya, yaitu tanah dan rohnya itu dikumpulkan dengan roh-roh yang baik-baik ..." (HR Ibnu Hibban, Thabrani dan Hakim).
" .... kemudian dua malaikat itu akan berkata kepadanya : Tidurlah sebagai tidurnya pengantin di pera duan. Engkau tidak akan merasa azab kubur ..., maka akan dibangkit kan dia di hari kiamat dengan muka yang berseri-seri." (HR Juwaibir di tafsirnya)
"Rasulullah SAW pernah menyebut dua malaikat pemeriksa kubur. "
Um ar bertanya: " Apakah dikemba likan kepada kita akal kita ya Rasulullah?"
Jawab Rasulullah SAW : "Ya, seperti keadaanmu sekarang."
Maka Umar berkata : "Batu di mulutnya. (maksudnya: aku akan beri jawaban yang menutup mulutnya)." ( HR Ahmad dan Thabrani)
"Akan dibangkitkan tiap-tiap seo ra ng di kuburnya, atas keadaan waktu matinya : si mukmin dengan keima nannya, dan si munafiq dengan nifaqnya." (HR Ahmad, Thabrani dan Baihaqi)
" ... Maka apabila dia masuk kubur, dikembalikan roh kepada badannya dan datanglah dua malaikat, lalu memeriksa dia ..." (HR Ibnu Abid-Dun-ya Abu Nu'aim)
______
A. Hassan, 'Soal-Jawab tentang Masalah Agama', Penerbit Dipone goro Bandung, 1980.
Tidak ada komentar:
Posting Komentar