Sabtu, 12 September 2020
Al-'Alim (16)
Al-'Alim (16)
By aminuddin
36. QS 4 (17, 24)
"Sesungguhnya tobat di sisi-Nya hanyalah tobat bagi orang-orang yang mengerjakan kejahatan lantaran kejahilan (a30), yang kemudian mereka bertobat dengan segera, maka mereka itulah yang diterima Allah tobatnya; dan Allah Maha Mengetahui lagi Maha Bijaksana."
"Dan (diharamkan juga kamu mengawini) wanita yang bersuami, kecuali budak-budak yang kamu miliki (a31). (Allah telah menetapkan hukum itu) sebagai ketetapan-Nya atas kamu. Dan dihalalkan bagi kamu selain yang demikian (a32) (yaitu) mencari isteri -isteri dengan hartamu untuk dikawin bukan untuk berzina. Maka isteri-isteri yang telah kamu nikmati (campuri) diantara mereka, berikanlah kepada mereka maharnya (dengan sempurna), sebagai suatu kewajiban; dan tidaklah mengapa bagi kamu terhdap sesuatu yang telah kamu saling merelakannya, sesudah kamu menentukan mahar itu (a33). Sesungguhnya Allah Maha Mengetahui lagi Maha Bijaksana."
__________________
(a30). Maksudnya ialah :
1. Orang yang berbuat maksiat dengan tidak mengetahui bahwa perbuatan itu adalah maksiat kecuali jika dipikirkan terlebih dahulu.
2. Orang yang durhaka kepada Allah baik dengan sengaja atau tidak.
3. Orang yang melakukan kejahatan karena kurang kesadaran lantaran sangat marah atau karena dorongan hawa nafsu.
(a31). Maksudnya budak-budak yang dimiliki yang suaminya tidak akan tertawan bersama-samanya
(a32). Selain dari macam-macam wanita yang tersebut dalam ayat 23-24 Surah An-Nisaa'.
(a33). Yakni menambah, mengurangi atau tidak membayar sama sekali mas kawin yang telah ditetapkan.
Langganan:
Posting Komentar (Atom)
Tidak ada komentar:
Posting Komentar