Selasa, 17 Mei 2022

Ingatlah Mati Sebelum Ajal dan Maut Datang Menjemputmu

Tausiyah Ingatlah Mati Sebelum Ajal dan Maut Datang Menjemputmu Oleh aminuddin
BANYAK dari kita yang tertipu dan terpedaya oleh dunia. Sayangnya, kita terkadang sama sekali tak menyadari hal itu. Yang kita cuma tahu, setiap saat dan setiap hari ada orang yang meninggal dunia. Entah itu tewas karena kecelakaan, bunuh diri maupun karena dibunuh dan dianiaya orang. Dari semua peristiwa itu, kita menganggapnya seperti angin lalu. Padahal banyak pelajaran berharga yang bisa kita petik dari matinya hamba-hamba Allah SWT itu. Kita cuma melihatnya dari sisi akibat. Bukan sebab. Si anu tewas digilas mobi karena tidak hati-hati. Si anu tewas dibunuh orang karena banyak musuh, dan si anu melakukan bunuh diri karena tak bisa mengontrol emosi dan depresi. Padahal ada satu pelajaran penting yang bisa kita petik dari peristiwa itu. Apa? Ajal dan maut. Dia datang menjemput tanpa memberi tahu lebih dulu. Dia datang tiba-tiba. Kita tak bisa menerkanya. Kapan dia datang dan menjemput kita. Tak seorang pun yang tahu. Untuk itulah, sebelum dia datang dan menjemput kita, berbenah dirilah mulai dari sekarang. Dunia boleh kita cari, akherat jangan dilupakan. Sesibuk-sibuk kita bekerja mencari dunia, sempatkan diri menuanaikan ibadah shalat. Seberapa lapar kita bekerja, berusaha lah untuk tetap berpuasa. Itu kewajiban kita. Bila tidak kita kerjakan maka kita akan berdosa. Jadi berbekal lah. Perbanyak lah bekal. Bekal amal kebaikan. Bekal itu antara lain kita dapatkan dengan berbuat baik terhadap sesama. Tak sungkan berbagi. Tidak melalaikan kewajiban dan menjauhi segala larangan-Nya. Allah SWT berfirman : "Katakanlah : "Sesungguhnya aku ini hanya seorang manusia biasa seperti kamu, yang diwahyukan kepadaku: "Bahwa sesungguhnya Tuhan kamu itu adalah Tuhan Yang Esa." Barangsiapa mengharap perjumpaan dengan Tuhannya maka hendaklah ia mengerjakan amal yang saleh dan janganlah ia menyekutukan seorang pun dalam beribadah kepada Tuhannya." (QS Al-Kahfi 110) "Dan sembahlah Tuhanmu sampai datang kepadamu yang diyakini (ajal)." (QS Al-Hijr 99) Mudah-mudahan kita termasuk hamba-Nya yang bersyukur dan tetap istiqomah sampai ajal dan maut datang menjemput. Amin.

Tidak ada komentar:

Posting Komentar