Oleh aminuddin
Struktur Penulisan
STRUKTUR penulisan feature terdiri dari :
1. Judul
Judul tidak melulu harus mewakili apa yang tersirat seluruhnya dari isi feature kita karena yang terpenting memuat inti dari tulisan kita. Bua tlah judul semenarik dan sebom bastis mungkin
2. Paragraf pembuka (lead)
Lead adalah paragraf pembuka sebelum masuk pada inti apa yang kita tuliskan di dalam feature. Buatlah paragraf dengan bahasa yang sangat menarik perhatian pembaca.
Gunakan bahasa yang bisa menggu gah emosi pembaca, membuat pembaca penasaran dan bertanya-tanya, mengungkapkan fakta yang sensasional atau sebagainya.
Biasanya jika paragraf pembuka kita sudah menarik, maka pembaca akan semakin tertarik dan penasaran dengan tulisan kita.
Nah, paragraf pembuka di sini dibagi menjadi tiga jenis. Simak contoh-contoh feature di bawah ini;
- Contoh feature paragraf pembuka deskripsi
Paragraf pembuka deskripsi adalah paragfraf yang mendeksripsikan suatu tokoh ataupun menggam barkan suatu peristiwa yang terjadi.
Misalnya: Lelaki yang duduk terpekur itu berusia empat puluhan, dengan kacamata melekat di wajahnya, masih menerawang atap-atap rumah yang kian lapuk dengan tatapan kosong.
- Contoh feature paragraf pembuka kutipan
Paragraf pembuka kutipan bisa diawali dengan mengutip dari ucapan-ucapan tokoh terkenal. Gunakanlah kalimat kutipan yang menggugah emosi.
Misalnya: “Lebih baik diasingkan daripada menyerah pada kemuna fikan!”, kutipan Soe Hok Gie masih mengakar hebat di dalam jiwa Farid Aminullah. Tak ingin ia menjadi sosok pemimpin yang hipokrit.
- Contoh feature paragraf pembukaan dengan pertanyaan
Paragraf pembukaan dengan melemparkan kalimat pertanyaan seolah ingin menyapa pembaca dengan melibatkannya untuk menjawab.
Misalnya: Pekerjaan petani selalu lebih diidentikkan dengan sosok laki-laki. Benarkah demikian?
Padahal banyak perempuan yang berjuang di bidang pangan. Sumia tun salah satunya.
3. Badan tulisan atau isi
Jika sudah masuk ke inti tulisan, kita harus menuliskan alur yan sistemastis, jangan berbelit-belit!
Usahakan tulisan kita bukan hanya berisi informasi belaka, tapi juga diselingi deskripsi suasana, karakter sosok yang kita sampaikan atau hal-hal ringan lainnya.
4. Penutup
Penutup adalah paragraf yang mem beri kesan terakhir maupun kesim pulan dari apa yang kita tulis. Seba gus apapun judul atau tulisan kita, jika kita tidak bisa menutup tulisan kita dengan semenarik mungkin, maka akan terasa hambar di belakangnya.
Ada beberapa jenis penutup:
* Contoh feature penutup penyentak
Penutup penyetak memberikan kesan mengejutkan di akhir tulisan.
Misalnya: Feature yang kita tulis menceritakan tentang perjuangan seorang anak yang mencari ayah nya yang telah lama menghilang, dan ternyata perjuangan ia mencari ayahnya sia-sia karena ayahnya telah lama meninggal dunia.
* Contoh feature penutup klimaks
Penutup klimaks digunakan jika alur yang kita tuliskan menggu nakan alur sebab akibat atau kronologis. Jadi isi tulisan kita sudah dapat ditebak di akhir kalimat.
Misalnya: Hingga akhirnya mereka hidup bahagia dengan saling meng hargai dan tidak ada lagi caci di ke duanya.
* Contoh feature penutup menggantung
Penutup mengggantung sangat disarankan untuk membuat pembaca semakin penasaran. Penutup ini bisa digunakan untuk hal-hal yang sifatnya belum selesai.
Sebagai contoh: Ya, Tumini adalah salah satu dari sekian sosok perem puan yang gigih dalam melawan bu daya patriarki yang masih membu mi.
Namun, apakah perjuangan Tumini ini mampu membawa transformasi?
____
Academic dimediasi.com
Tidak ada komentar:
Posting Komentar