Kamis, 27 September 2018

Palestina (15-habis)

Palestina (15-habis)
Oleh aminuddin

- AS Ingin Hapus Identitas Bangsa Palestina

PRESIDEN Lebanon Michel Aoun seraya mengkritik pendekatan Amerika terhadap isu Palestina mengatakan, Washington berusaha menghapus identitas bangsa Palestina.

Aoun Rabu (26/9) di sidang Majelis Umum ke 73 di New York seraya mengisyaratkan keputusan AS memutus bantuan finansial kepada UNRWA menjelaskan, tujuan dari langkah Washington tersebut adalah upaya menghapus identitas bangsa Palestina dan mencegah kepulangan pengungsi Palestina ke tanah airnya. Demikian dilaporkan IRIB.

Ia menilai undang-undang rasis Negara Yahudi sebagai bentuk penumpasan nyata terhadap perdamaian dan mencegah tercapainya solusi konflik Palestina.

Parlemen Israel pada 19 Juli 2018, meski mendapat protes luas, meratifikasi draf undang-undang rasis Negara Yahudi.

Undang-undang ini menentukan bahwa bumi Palestina sebagai wilayah Zionis dan bangsa tertindas Palestina tidak mendapat hak sipil dan hak-hak manusiawi lainnya.

"Hak veto di Dewan Keamanan PBB mencegah terlaksanakannya keadilan dan perealisasian hak legal berbagai bangsa oleh organisasi ini," papar Aoun.

-- Ansarullah: Rakyat Yaman Dukung Bangsa Palestina

Juru bicara Gerakan Ansarullah Yaman, Mohammed Abdul-Salam seraya mengisyaratkan pertemuan petinggi Arab Saudi, Uni Emirat Arab dan Bahrain dengan ketua Dinas Intelijen Israel (Mossad) di New York mengatakan, rakyat Yaman mendukung sepenuhnya bangsa Palestina.

Mohammed Abdul-Salam Rabu (26/9) malam menjelaskan, petinggi negara-negara agresor ke Yaman terang-terangan dan penuh ketidaksopanan berkumpul di pertemuan penuh aib.

"Masalah ini menunjukkan tingkat koordinasi Arab Saudi dan Uni Emirat Arab dengan rezim Zionis Israel untuk menghapus isu Palestina," paparnya.

Mohammed Abdul-Salam menekankan, bangsa di kawasan tidak akan rela atas masalah ini dan rakyat Yaman terdepan membela prinsip permanen umat Islam dan hanya berdiri di samping bangsa Palestina.

Berbagai media hari Selasa (25/9) melaporkan pertemuan negara-negara Arab Saudi, Bahrain, Uni Emirat Arab dan Amerika dengan Yossi Cohen, Direktur Mossad di sidang yang mereka sebut Aliansi Anti Nuklir Iran di sela-sela sidang Majelis Umum PBB ke 73 di New York.



 - Doa untuk Palestina, Gaza

"Allahumma harriril muslimiina fi Ghazzah = Ya Allah bebaskan kaum Muslimin di Gaza ...

- Ya dzal jalaaali wal Izzah = Wahai pemilik Keagungan dan Kemuliaan

- Allahumma Fukka asrohum = Ya Allah lepaskanlah yang tertawan dari mereka

- Wasyfii mariidhohum, waksyif kurbatahum = Sembuhkan yang sakit, lenyapkan derita mereka

- Allahumma Baddil khowfahum amnaa=>Ya Allah tukarlah rasa takut mereka dengan rasa aman

- Ya dzal jalaaali wal Izzah.= Wahai pemilik Keagungan dan Kemuliaan

- Allahumma aizzal islaama wal muslimiin= Ya Allah muliakan Islam dan kaum Muslimin

- Wa adzilla syirka walmusyrikiin = Hinakan syirik dan kaum musyrikin

- Wa Dammir a'daaa ddiin = luluh-lantakan musuh-musuh agama ini

- Wahmi hauzatal islama wajma' kalimatal muslimiina alal haq. Ya Rabbal Aaalamiin.... = Jagalah kedaulatan Islam, satukan kalimat kaum Muslim dalam kebenaran Wahai Tuhan seru sekalian alam."


Ketika ditanya mengapa mereka tidak pergi saja dari sana dan me ngungsi ke negara tetangga karena cobaan Yahudi terhaap mereka be gitu besar, mereka menjawab begini :

"Jika kami keluar dari tanah ini (Palestina), maka siapa lagi yang akan menjaga masjid suci Al-Aqsha? Siapa lagi yang akan menjaga tanah wakaf umat islam ? Biarlah kami tetap disini, mewakili kalian (seluruh umat islam di dunia), saudaraku.”

Ini membuat kita begitu tertusuk. Tidaklah kita sadar bahwa mereka disana sebenarnya sedang mewa kili kita melindungi tanah suci Palestina.

Menenggantikan kewajiban kita menjaga warisan umat. Semoga Allah SWT memuliakan mereka semuanya.

Amin ya robbal alamin.

Terimakasih , Palestina !!!







____

 - Anfaturochim.blogspot.com

-  Pars Today

Tidak ada komentar:

Posting Komentar