Kamis, 27 September 2018

Menanti Dajjal (1)

Menanti Dajjal (1)
Oleh aminuddin






Dajjal

SIAPA sebenarnya Dajjal itu? Lalu apakah dia termasuk manusia ketu runan Nabi adam, atau ia termasuk mahluk dari kalangan jin?

Dalam sebuah hadist yang panjang dijelaskan bahwa Dajjal merupakan keturunan Nabi Adam dan terma suk dari golongan manusia.

Namun, ia merupakan mahluk yang diberikan sebuah keistimewaan oleh Allah Ta’ala, tidak seperti manusia pada umumnya.

عَنْ أَبِي سَعِيدٍ الْخُدْرِيِّ قَالَ صَحِبْتُ ابْنَ صَائِدٍ إِلَى مَكَّةَ فَقَالَ لِي أَمَا قَدْ لَقِيتُ مِنْ النَّاسِ يَزْعُمُونَ أَنِّي الدَّجَّالُ أَلَسْتَ سَمِعْتَ رَسُولَ اللَّهِ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ يَقُولُ إِنَّهُ لَا يُولَدُ لَهُ قَالَ قُلْتُ بَلَى قَالَ فَقَدْ وُلِدَ لِي أَوَلَيْسَ سَمِعْتَ رَسُولَ اللَّهِ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ يَقُولُ لَا يَدْخُلُ الْمَدِينَةَ وَلَا مَكَّةَ قُلْتُ بَلَى قَالَ فَقَدْ وُلِدْتُ بِالْمَدِينَةِ وَهَذَا أَنَا أُرِيدُ مَكَّةَ قَالَ ثُمَّ قَالَ لِي فِي آخِرِ قَوْلِهِ أَمَا وَاللَّهِ إِنِّي لَأَعْلَمُ مَوْلِدَهُ وَمَكَانَهُ وَأَيْنَ هُوَ قَالَ فَلَبَسَنِي

" Dari Abu Said Al-Khudri RA, ia berkata: Aku menemani Ibnu Shaid pergi ke Mekah, ia berkata kepadaku:

Aku telah bertemu dengan beberapa orang yang menganggap bahwa aku adalah seorang Dajjal.

Apakah kamu pernah mendengar Rasulullah SAW bersabda: Sesungguhnya Dajjal itu tidak mempunyai anak.

Aku jawab: Ya!

Ia berkata lagi: Dan aku telah mempunyai anak. Bukankah kamu telah mendengar Rasulullah SAW bersabda: Dajjal itu tidak akan memasuki Madinah dan Mekah.

Aku menjawab: Ya! Ia berkata lagi: Dan aku telah dilahirkan di Madinah dan sekarang aku sedang menuju ke Mekah. Kemudian di akhir pertanyaannya dia berkata kepadaku:

Demi Allah, sesungguhnya aku tahu waktu kelahirannya, tempatnya dan di mana dia.

Ia berkata: Ia telah mengaburkanku tentang perkara itu." (HR Muslim)

Dalam hadits lain, Rasulullah SAW menerangkan mengenai Dajjal ini yang artinya: “Sesungguhnya Al-Masih Ad-Dajjal seorang laki-laki pendek…” [HR Ahmad dan Abu Dawud ]

Ciri-ciri

Berikut beberapa Hadits yang menyebutkan ciri-ciri Dajjal:

1. “Tidak ada seorang nabi pun kecuali telah memperingatkan umatnya tentang Dajjal yang buta sebelah lagi pendusta. Ketahuilah bahwa Dajjal buta sebelah matanya sedangkan Allah tidaklah buta sebelah. Tertulis diantara kedua matanya; Kafir (yang mampu dibaca oleh setiap muslim).” [HR Al-Bukhari dan Muslim]

2. “Sesungguhnya Al-Masih Ad-Dajjal seorang laki-laki pendek, berkaki bengkok, keriting rambutnya, buta sebelah matanya, dan matanya kabur tidak menonjol dan tidak juga cekung, jika ia memperdayai kalian maka ketahuilah bahwa Tuhan kalian tidaklah buta sebelah.” [HR Ahmad dan Abu Dawud].

3. Dari Abu Sa’id Al-Khudri, Rasulullah SAW bersabda : “Dan tidaklah diutus seorang nabi yang diikuti itu, kecuali untuk memperingatkan kaumnya terhadap Dajjal. Aku telah menerangkan ciri-cirinya bahwa ia cacat, sedangkan Tuhan kalian tidaklah cacat. Mata kanannya menonjol dan tidak dapat disembunyikan, seolah-olah dahak yang berada di dinding kapur, sedangkan mata kirinya seperti planet yang bulat.“

4. Dalam hadits Anas, Rasulullah SAW bersabda : “Dan diantara kedua matanya termaktub tulisan kafir“.

Dan dalam satu riwayat disebutkan : “Kemudian beliau mengejanya -kaf fa’ ra’- yang dapat dibaca oleh setiap muslim“.

Dan dalam satu riwayat lagi dari Hudzaifah, Rasulullah SAW ber sabda : “Dan diantara kedua ma tanya termaktub tulisan kafir“.

Dalam satu riwayat juga disebut kan : “Kemudian beliau mengejanya -kaf fa’ ra’- yang dapat dibaca oleh setiap muslim“.

Satu riwayat lagi dari Hudzaifah, “Dapat dibaca oleh setiap orang mukmin, baik ia tahu tulis baca maupun tidak.“

5. Dalam hadits Abu Hurairah, Rasulullah SAW bersabda : “Adapun Al-Masih Si Pendusta itu adalah buta sebelah matanya, lebar dahinya, bidang dadanya bagian atas dan bengkok (kakinya).”


Sumber lain menyebutkan Dajjal adalah seorang manusia dari ke turunan Yahudi. Dia  manusia dan bukan jin yang ditangguhkan ajal nya. Sama juga halnya dengan Iblis ya g di tangguhkan kematiannya sampai hari kiamat nanti.

Ayahnya seorang yang tinggi dan gemuk. Hidungnya seperti paruh burung. Sedangkan ibunya  seorang perempuan gemuk dan banyak dagingnya.

Menurut Imam Al-Barzanji, ada pen dapat mengatakan  asal ketu runan bapaknya ialah seorang dukun Ya hudi yang dikenali dengan "syaqq" sedangkan ibunya dari bangsa jin.

Ia hidup di zaman Nabi Sulaiman as dan mempunyai hubungan de ngan makhluk halus. Lalu oleh Nabi Sulaiman ia ditangkap dan dima sukkan ke dalam penjara.



____

Netlog.wordpress.com

Tidak ada komentar:

Posting Komentar