Sabtu, 02 Maret 2019

Isteri yang Salehah (2)

Isteri yang Salehah (2)
Oleh aminuddin

SEORANG wanita tidak akan disebut sebagai wanita yang baik bila tidak melahirkan keturunan yang saleh dan bermanfaat. Dengan demikian, Allah SWT menghendaki agar manusia tidak tumbuh dengan keimanan yang ganjil.

Karena itu, Allah SWT berfirman, "Janganlah kamu nikahi wanita-wanita musyrik, sebelum mereka beriman." Maksudnya, janganlah kamu tertipu oleh standar-standar yang rusak dan setiap orang dari kamu hendaknya mengikuti apa yang diperintahkan Allah saja karena, "Sesungguhnya wanita budak yang mukmin lebih baik dari wanita musyrik, walaupun dia menarik hatimu."

Hal ini dikarenakan ketertarikan pada kecantikan wanita akan me malingkan dari pandangan terha dap keimanan dan ketertarikan tersebut akan berumur pendek.

Kita mengetahui bahwa usia kita untuk bis menikmati kecantikan seorang wanita secara lahir tidak lebih dari bulan-bulan dari usia perkawinan kita. Setiap minggu kita menikmatinya hanya beberapa menit saja.

Selanjutnya, kecantikan itu akan la yu dan yang akan tetap konsisten adalah nilai dan akhlaknya yang menjadi ukuran. Hal yang lumrah bila saat seorang wanita menikah, lalu hamil, ia dan keluarganya me rasa galau dan risau.

Jika seorang laki-laki menikahi seorang wanita karena kecanti kannya, daya tarik tubuhnya, ke lentikan bulu matanya,  dan sete rusnya dari penampilan fisik, keta huilah bahwa semua itu akan hi lang sedikit demi sedikit, akan dingin dan hilang sama sekali.

Kemudian yang tersisa standar lain yang bisa mempertahankan kehidu pan suami isteri. Ketika sang suami melihat kepada standar tersebut dan tidak mendapatkannya, ia akan tenggelam dalam penyesalan kare na tidak ada dalam pemikirannya saat memilih wanita itu sebagai isteri.

Oleh karena itu, seorang wanita ber kemauan keras agar memiliki anak yang menjadi pengikat antara diri nya dan suaminya, sehingga masya rakat akan mengatakan kepada su aminya bila suatu masa terjadi per selisihan, "Kami harus bersabar terhadap isterimu dan demi anakmu."

Tidak ada komentar:

Posting Komentar