Jumat, 15 Maret 2019

Monitoring Kualitas Air Sungai (10)

Monitoring Kualitas Air Sungai (10)
Oleh aminuddin

2. Mengapa menggunakan makroin vertebrata?

MAKROINVERTEBRATA adalah hewan tidak bertulang belakang yang dapat dilihat dengan mata telanjang. Makroinvertebrata air merupakan komponen biotik pada ekosistem perairan yang dapat memberikan gambaran mengenai kondisi fisik, kimia, dan biologi suatu perairan, sehingga digunakan sebagai indikator kualitas air sungai.

Selain itu, makroinvertebrata air me miliki sifat-sifat sebagai berikut:

- Sangat peka terhadap perubahan kualitas air tempat hidupnya,  se hingga akan mempengaruhi kom posisi dan kelimpahannya.

- Diketemukan hampir di semua perairan.

- Jenisnya cukup banyak dan memberikan respon yang berbeda akibat gangguan yang berbeda.

- Pergerakannya terbatas, sehingga dapat sebagai penunjuk keadaan lingkungan setempat.

- Tubuhnya dapat mengakumulasi racun, sehingga dapat sebagai petunjuk pencemaran.

- Mudah dikumpulkan dan diidentifikasi paling tidak sampai tingkat famili.

- Pengambilan contoh mudah dila kukan karena memerlukan pera latan sederhana, murah dan tidak berpengaruh terhadap makhluk hidup lainnya.

Kendati demikian, ada beberapa hal yang perlu diperhatikan dalam bio monitoring dengan makroinverteb rata yaitu :

- Keberadaannya sangat dipengaru hi musim, sehingga pengambilan contoh harus dilakukan pada tiap-tiap musim.

- Makroinvertebrata hanya memberikan respon terhadap pengaruh perubahan kondisi lingkungan tertentu.

- Kondisi fisik dan kimia sungai seperti kecepatan aliran air, lebar sungai, kemiringan, tutupan vege tasi pada tebing sungai, kandungan unsur hara dan konsentrasi oksigen terlarut dapat memengaruhi kebera daan makroinvertebrata.

Oleh karena itu, perlu dilakukan pengambilan contoh pada lokasi yang telah terpolusi dan belum terpolusi dengan kondisi fisik yang sama untuk digunakan sebagai data acuan.

- Pada beberapa kelompok, identifi kasi sampai tingkat spesies sangat sulit dilakukan.

Tidak ada komentar:

Posting Komentar