Selasa, 19 Maret 2019

Monitoring Kualitas Air Sungai (13)

Monitoring Kualitas Air Sungai (13)
Oleh aminuddin



b. Sungai dalam
Pengambilan contoh pada sungai dalam agak sulit dilakukan teruta ma untuk jenis-jenis makroinver tebrata yang hidup menempel pada substrat, karena kita tidak bisa langsung masuk ke dalam badan air.

Hal ini dapat diatasi dengan dua tahap yaitu :

• Mengambil contoh pada bagian dangkal yang masih dapat dijang kau oleh jaring, misalnya pinggir sungai.

   • Lakukan pengambilan contoh seperti di sungai dangkal.

• Membuat substrat buatan.

  • Siapkan tiga buah jaring dan isi dengan batu-batuan.

   • Tempatkan jaring berisi batu-batuan (substrat batuan) di badan sungai selama beberapa minggu (2-3 minggu) pada tiap-tiap plot contoh.

• Keluarkan substrat buatan dari badan sungai ketika akan diamati.

• Keluarkan batu-batuan dari dalam jaring perlahan-lahan agar makroin vertebrata yang ditemukan dalam wadah plastik.

• Ikat dengan karet gelang.

• Beri label berupa waktu dan tempat pengambilan contoh.

3. Pemisahan dan identifikasi contoh

1. Pemisahan contoh
Untuk memudahkan identifikasi jenis-jenis makroinvertebrata yang telah dikumpulkan, maka dilakukan pemisahab contoh teerlebih dahulu.

   • Pisahkan contoh dari lumpur, ranting maupun batu-batu yang terbawa pada saat pengambilan contoh.

   • Lakukan segera untuk menghindari kerusakan pada tubuh makroinvertebrata. Jangan menunda proses pemisahan sampai lebih dari dua hari.

   • Ambil makroinvertebrata dari kantong contoh sedikit demi sedikit.

   • Letakkan pada saringan.

   • Siram dengan air bersih untuk menghilangkan lumpur.

   • Ambil bagian yang tertinggal pada saringan.

   • Pindahkan ke dalam wadah nampan/baki plastik.

   • Tambahkan sedikit air.

   • Pisahkan untuk tiap-tiap jenis yang berbeda.

   • Masukkan ke dalam botol plastik yang telah diisi alkohol 70%.

   • Hitung jumlah yang ditemukan pada masing-masing jenis.

   • Beri label berisi waktu dan tempat pengambilan contoh.

Tidak ada komentar:

Posting Komentar