Kenapa Keluarga Nabi Dihabisi (7)
Oleh aminuddin
Bani Masammatul Izdiwaj
DALAM sejarah tidak disebutkan kelahiran Ja’dah, namun di sana dinukilkan tentang nasab keturu nannya ..
Ayahnya yang bernama, Asy`ats bin Qais al-Kindy, adalah salah seorang tokoh paling terkenal di masa per mulaan Islam dan ibunya, Ummu Farwah, saudara perempuan Abu Bakar.
Abu al-Faraj Isfahani mengutip nama-nama seperti Sakinah, Sya’tsa’a dan Aisyah sebagai namanya, namun nama yang sebenarnya disebutkan adalah Ja’dah.
Baladzuri menulis tentang peranan kemunafikan Asy’ats dalam pernika han ini: Imam Ali as meminang pu teri Said bin Qais yang bernama “Ummu Imran” untuk puteranya Hassan as.
Said bermusyawarah dengan saudaranya Asy’ats dan menceritakan kepadanya apa yang terjadi.
Asy’ats dengan kecerdikannya berbicara kepada Said, “Jadi, bukankah akan lebih baik jika engkau memberikannya kepada puteraku Muhammad, sebagai sepupunya?”
Dengan cara ini, Asy’ats telah mengkhianatinya ketika bermu syawarah, dan kemudian menawarkan puterinya sendiri Ja’dah untuk dinikahi oleh Imam Hassan as.
Menurut catatan riwayat sejarah, pernikahan Imam Hassan as de ngan Ja’dah terjadi pada masa pe merintahan Imam Ali as dan ber langsung di Kufah antara tahun 36-40 H, karena dalam sebagian penukilan, Asy’ats memanggil Imam Ali as dengan panggilan “Amirul Mukminin."
Syeikh Mufid, Imam Hasan as me miliki delpan anak lelaki dan tujuh anak perempuan yang nama Ja’dah tidak disebutkan sebagai salah seo rang ibu-ibu mereka.
Menurut sumber-sumber sejarah, Ja’dah setelah Imam Hassan as wafat, menikah sebanyak dua kali.
Pertama dia menikah dengan Ya’ qub bin Talhah bin Ubaidillah dan melahirkan tiga anak lelaki yakni Ismail, Ishak dan Abu Bakar. Ismail dan Ishak meninggal dunia semasa ayah mereka masih hidup.
Setelah terbunuhnya Ya’qub bin Tal hah di Perang Harrah pada tahun 63 H, Ja'dah menikah lagi dengan Abbas bin Abdullah bin Abbas, putera sulung Ibnu Abbas.
Mereka dikaruniai seorang anak lelaki bernama Muhammad dan seorang anak gadis bernama Qa ribah, dan dari keduanya dia tidak memiliki generasi keturunan.
Anak keturunan Ja’dah disebut de ngan sebutan “Bani Masammatul Izdiwaj” yaitu anak keturunan dari seorang wanita yang meracuni suami-suami nya.
________
www.islamquest.net
Tidak ada komentar:
Posting Komentar