Penyelia (4)
Oleh aminuddin
Kunci Keberhasilan
PENYELIA menjalankan tugasnya melalui hubungan yang intensif dengan bawahan. Dalam penyampaian pesan, kompetensi komunikasi penyelia merupakan tuntutan utama, dann sekaligus menjadi salah satu faktor kunci keberhasilan.
Hal itu dimaksudkan agar bawahan jelas menangkap pokok-pokok in formasi yang disampaikan penyelia dan supaya kebijakan dan program-program korporat dapat disalurkan serta dilaksanakan secara efektif olrh segenap karyawan.
Dalam berkomunikasi, terjadilah pertukaran pesan dan informasi. Penyelia harus memahami isi pesan/ informasi yang hendak disampaikan, di satu sisi.
Pada sisi yang lain, penyelia harus pula dapat menangkap aspirasi dan keinginan bawahan agar penyampaian pesannya dapat efekktif.
Komunikasi yang efektif dapat dibangun dengan menjadi pendengar yang memiliki empati (emphaty).
Empati disini berarti penyelia pertama-tama harus mau (bersedia) dan mampu untuk menyelami isi hati, perasaan dan pengalaman bawahan.
Bermacam-macam sikap komunikasi dapat saja dikembangkan dalam menjalankan tugas kerja kita sehari-hari. Sikap tersebut tercermin dalam beberapa hal berikut ini:
> Mengabaikan pesan yang sedang diutarakan bawahan;
< Berpura-pura mendengarkan pesan, padahal sesungguhnya tidak mencerna secara serius;
> Mendengarkan secara selektif hal-hal tertentu saja, yang mungkin dianggap sesuai dengan keinginan pribadi;
< Mendengarkan dengan penuh perhatian atas pesan yang sedang disampaikan;
> Mendengarkan dengan empati, dengan maksud memahami secara sungguh-sungguh apa yang sedang diutarakan rekan pembicara.
Melalui pola ini, hal yang paling menguntungkan adalah bahwa kita memahami frame of reference (kerangka berpikir) bawahan secara tuntas.
Pada gilirannya pemahaman ini mempermudah kita dalam menentukan strategi yang akurat untuk menginternalisasikan kebijakan korporat maupun meminta kerja-sama bawahan.
Tidak ada komentar:
Posting Komentar