Jumat, 10 April 2020
Olok (1)
Olok (1)
Oleh aminuddin
ID Pub : 8800179315466420
1. QS 49 (Al-Hujuraat) Ayat 11:
"HAI orang-orang yang beriman, jangan lah suatu kaum mengolok-olok kan kaum yang lain (karena) boleh jadi mereka (ya ng diolok-olokkan ) lebih baik dari mere ka (yang mengolok-olokkan) dan jangan pula wanita-wanita (mengolok-olokkan) wanita-wsnita lain (karena) boleh jadi wanita-wanita (yang diperolok-olokkan) lebih baik dari wanita (yang mengolok-olokkan) dan janganlah kamu mencela dirimu sendiri (a11) dan janganlah kamu panggil memanggil dengan gelar-gelar yang buruk. Seburuk-buruk panggilan ialah (panggilan) yang buruk sesudah iman (a2) dan barangsiapa yang tidak mau bertobat, maka mereka itulah orang-orang yang zhalim. (a3)
______________________
(a1). "Jangan mencela dirimu sendiri." Maksudnya adalah mencela antara sesama mukmin karena orang-orang mukmin seperti satu badan.
(a2). Panggilan yang buruk ialah gelar-ge lar yang tidak disukai oleh orang yang di gelari dengan gelar itu, seperti panggilan kepada seseorang yang sudah beriman dengan kata-kata : hai fasik, hai kafir dan sebagainya.
(a3). Orang-orang zhalim itu dilaknat Allah SWT sebagaimana firman-Nya berikut ini :
- QS 7 (Al-A'raaf) Ayat 44 :
"Dan penguhuni-penghuni surga berse ru kepada penghuni neraka (dengan menga takan) : "Sesungguhnya kami dengan se benarnya telah memperoleh apa yang Tuhan kami menjanjikannya kepada kami. Maka apakah kamu telah mempe roleh dengan sebenarnya apa (azab) yang Tuhan kamu menjanjikannya (kepa damu)?" Mereka (penduduk neraka) men jawab: "Betul." Kemudian seorang penye ru (malaikat) mengumumkan di antara kedua golongan itu: "Kutukan Allah dilim pahkan kepada orang-orang yang zhalim."
- QS 12 (Huud) Ayat 18 :
"Dan siapakah yang lebih zhalim daripada orang yang membuat-buat dusta terhadap Allah? Mereka itu akan dihadapkan kepada Tuhan mereka, dan para saksi (*) akan berkata : "Orang-orang inilah yang telah berdusta terha dap Tuhan mereka." Ingatlah, kutukan Allah (ditimpakan) atas orang- orang yang zalim."
(*). "Para saksi" disini ialah malaikat, na bi-nabi dan anggota-nggota badannya sendiri.
- QS 40 (Al-Mukmin) Ayat 52 :
"(Yaitu) hari yang tidak berguna bagi orang-orang zhalim permintaan maafnya dan bagi mereka lah laknat dan bagi me reka lah tempat tinggal yang buruk."
Langganan:
Posting Komentar (Atom)
Tidak ada komentar:
Posting Komentar