Sekuntum Bunga (21)
Oleh aminuddin
Lekuk Tubuh
SUATU ketika Sayyidah Fatimah Az-Zahra, putri tercinta Rasulullah SAW, berada di depan rumah beliau ...
Tiba-tiba ada janazah yang hendak dibawa ke kuburan lewat di depan Sayyidah Fatimah Az- Zahra.
Saat itu Sayyidah Fatimah bersama Sayyidah Asma Binti Khumaisy ya ng biasa menemani dan menghibur Sayyidah Fatimah setelah kepergi an Rasulullah SAW.
Tiba-tiba saat itu Sayyidah Fatimah menangis tersedu-sedu hingga membuat Sayyidah Asma panik lalu bertanya ..
“Wahai putri Rasulullah, kenapa engkau menangis melihat janazah itu? Ada apa dengan janazah itu?”
Sayyidah Fatimah menjawab,
“Setiap orang yang mati akan dibungkus dengan kain kafan yang rapat lalu akan dibawa ke lokasi pemakaman dengan dipanggul oleh orang-orang yang membawanya?”
(Dahulu sebelum ada keranda ma yat, jika ada orang meninggal, saat dibawa ke kubur jenazah di panggul di atas pundak orang-orang yang membawanya).
Sayyyidah Asma menjawab,
“Tentu wahai putri Rasulullah”.
”Dan aku pun kelak akan dibawa ke kubur seperti itu?"
“Benar wahai putri Rasulullah," jawab Asma.
”Itulah yang menjadikan aku me nangis, sungguh aku sangat malu jika nanti aku meninggal, kemudian dibungkus kain kafan dengan rapat lalu diangkat di atas punggung ora ng-orang yang membawaku ke ku bur, sementara orang yang mengiri ng jenazahku akan melihatku, su ngguh aku sangat malu karena sa at itu mereka akan melihat lekuk-lekuk tubuhku," kata Fatimah.
Mendengar ucapan Sayyidah Fa timah ini, Sayyidah Asma berkata ..
”Wahai putri Rasulullah, di saat aku ke negeri Habasyah aku melihat je nazah yang dibawa ke kubur Jena zah diletakkan di sebuah tempat yang disebut keranda. Aku pikir itu bisa menutupi pandangan orang dari melihat lekuk tubuh jenazah yang dibawa”.
Mendengar cerita Sayyidah Asma tangis Sayyidah Fatimah pun ter henti, dan wajah beliau berubah berseri-seri sambil berkata ...
”Wahai Asma, sungguh aku berwasiat, jika aku mati nanti tolong buatkan aku keranda mayat seperti yang engkau ceritakan agar lekuk tubuhku tidak terlihat saat dibawa ke kuburan”.
Dan benar, setelah Sayyidah Fati mah meninggal, maka dibuatlah keranda mayat untuknya ..
______
Ngaturjiwo.blogspot.com > 2014/01
Tidak ada komentar:
Posting Komentar