TAUSIYAH
Nasehat Imam Al-Ghazali (3-5-Habis)
Oleh Aminuddin
3
Cara Mengalahkan
Nafsu
PARA ulama mengatakan ada tiga cara untuk mengalahkan hawa
nafsu. Apa sajakah? Berikut ini penjelasannya:
1.
Mencegah keinginan nafsu (syahwat). Karena ‘kuda
binal’ ini akan melemah bila dikurangi makanan kesukaannya.
2.
Memperberat beban muatannya dengan berbagai
ibadah. Karena keledai jika ditambah muatannya dan dikurangi makannya akan
menjadi tunduk dan menurut.
3.
Memohon pertolongan kepada Allah Azza wa Jalla,
merapat dan mendekat dengan penuh ketun dukan kepada-Nya, agar Ia menolong anda. Jika tidak, maka anda tidak
akan bisa terlepas dan terbebas daripadanya.
Bukankah anda telah mendengar perkataan
Nabi Yusuf As, sebagaimana yang disebutkan dalam kitab suci Al-Quranulkarim:
“Sesungguhnya nafsu itu, selalu menyuruh pada
kejahatan, kecuali nafsu yang diberi rahmat oleh Tuhanku.” (QS Yusuf 35).
Wallahu a’lam bishhawab.
4
Cara Mengalahkan
Setan
KITA diharuskan menempuh tiga hal berikut ini:
a.
Selalu menyelidiki untuk mengetahui tipu daya
setan. Sebab, bila anda mengetahui tipu dayanya, setan tidak akan berani
mendekat.
b.
Anda harus memandang remeh dan hina ajakan
setan. Jangan sampai hati anda berlarut-larut
memikirkan ajakan setan dan jangan pula anda menanggapinya. Karena,
setan itu bagaikan an jing menggonggong, jika anda ladeni ia akan menatap tajam
hendak menerkam anda. Tetapi, jika tidak anda tanggapi, tentu ia akan diam.
c.
Anda harus terus menerus membiasakan ingat
kepada Allah Azza wa Jalla dengan lisan dan hati anda. Nabi SAW bersabda:
“Sesungguhnya zikir kepada Allah Taala itu
bagi setan, sama dengan penya kit menular di tubuh anak turunan Adam.”
Wallahu a’lam bishshawab.
5
Menjaga dan Mengawasi
Hati
TERKAIT dengan menjaga hati dan memperbaikinya, serta
mengawasinya dengan pengawasan yang sungguh-sungguh, anda seyogyanya perhatikan
lima hal utama di bawah ini:
1.
Firman Alllah SWT:
-
Allah mengetahui (pandangan) mata yang khianat
dan apa yang disembunyikan oleh hati.” (QS Al-Mu’min 19).
-
Dan Allah mengetahui apa yang (tersimpan) dalam
hati.” (QS Al-Ahzab 51).
-
Sesungguhnya Dia Maha Mengetahui segala isi
hati.” (QS Al-Anfal 43).
-
2.
Sabda Rasulullah SAW :
“Sesungguhnya Allah Taala tidak memandang
rupa dan kulit anda, tetapi Dia hanya memandang hati anda.”
3.
Hati adalah raja yang mesti ditaati dan pemimpin
yang diikuti. Seluruh anggota tubuh selalu mengikutinya. Jika yang diikuti
baik, semua yang mengikuti tentu baik pula. Kalau sang raja lurus, tentu
seluruh rakyatnya lurus. Untuk lebih jelasnya perhatikan sabda Rasulullah SAW
berikut ini :
“Sesungguhnya di dalam tubuh manusia terdapat
segumpal daging yang apabila baik, maka baik pula seluruh tubuh. Dan apabila ia
rusak, maka rusak pula seluruh tubuh. Ingatlah, segumpal daging itu adalah
hati.”
4.
Hati
adalah gudang tempat penyimpanan segala permata yang sangat berharga
bagi manusia, yaitu :
-
Akal
-
Yang paling agung adalah mengenal (ma’rifat)
Allah, yang merupakan penyebab kebahagiaan dunia akherat.
-
Ketajaman penglihatan mata hati yang menyebabkan memperoleh peningkatan
kemajuan dan kedudukan di hadapan Allah SWT.
-
Niat yang bersih dalam melakukan bermacam-macam
ketaatan yang ada kaitannya dengan pahala yang tidak pernah putus.
-
Aneka macam ilmu dan hikmah yang merupakan kemuliaan
seseorang, serta seluruh akhlak mulia dan perilaku terpuji, yang menyebabkan
semakin meninkatnya kemuliaan orang-orang yang mulia.
-
5.
Hati memiliki lima keadaan yang tidak terdapat
pada anggota tubuh manusia lainnya.
-
Musuh senantiasa menuju dan menghadap pada hati.
Karena setan senantiasa bertengger di hati manusia. Hati manusia adalah tempat
Malaikat Ilham dan Setan Was-was, keduanya saling berebutan mengetuk hati
dengan ajakan masing-masing.
-
Hati mempunyai kesibukan, karena akal dan hawa
nafsu berada di dalamnya. Jadi hati meru pakan ajang pertempuran antara akal dan
hawa nafsu beserta kedua pasukan masing-masing. Hati selamanya berada di
tengah-tengah pertempuran kedua pasukan tersebut. Karena itu, ia harus selalu
dijaga dan diperkuat, serta jangan sampai dilupakan.
-
Banyak peristiwa dan kejadian yang mendatangi
hati. Karena beraneka gerak hati itu seperti panah yang tiada henti-hentinya
masuk ke dalam hati, juga seperti hujan yang tak henti-hen tinya menghujani
hati, siang dan malam hari. Sementara
anda tidak dapat mencegahnya.
Gerak hati tidak bisa putus sama sekali dari hati anda. Kemudian nafsu
dengan cepat mengi kuti gerak hati. Untuk mencegahnya dengan kekuatan
maksimal merupakan hal yang tera mat
berat dan ujian yang sangat besar.
-
Mengobati hati bukan pekerjaan gampang. Hal ini
dikarenakan hati tidak dapat dilihat. Ham pir-hampir anda tidak menyadari kalau
hati telah terkena berbagai penyakit. Maka anda per lu mengamatinya dengan
penuh perhatian, kesungguhan dan banyak melakukan riyadhah.
-
Berbagai bahaya dan penyakit sangat cepat
menyerang dan menjalar ke hati.
Hati juga cepat bergejolak. Ada yang mengatakan pergolakan
hati itu lebih keras dari bergolaknya air mendi dih yang berada di dalam
bejana.
Selanjutnya, bila hati kita tergelincir -- kita memohon perlindungan kepada-Nya – akan
menimbulkan bahaya yang sangat besar, dan paling mencelakakan. Karena
ketergelinciran hati serendah-rendahnya bisa menyebabkan kekerasannya dan
kecenderungan kepada selain Allah Azza wa Jalla, yang puncaknya berakhir dengan
kekafiran. Semoga Allah melindungi kita dari ketergelinciran dan kekafiran
semacam itu.
Amin ya robbal alamin.
Tidak ada komentar:
Posting Komentar