Kamis, 12 Januari 2017

Penghuni Surga



Santapan Rohani

Penghuni Surga

Oleh  Aminuddin

SURGA adalah suatu tempat di akherat yang dipersiapkan bagi orang-orang yang saleh. Surga berisikan segala sesuatu yang menyenangkan, seperti kebun indah yang berisi buah-buahan segar yang banyak sekali, kerajaan pribadi seluas langit dan bumi, bidadari-bidadari yang cantik jelita, dan banyak lagi ke nikmatan lain yang tidak dapat dilukiskan. Saking begitu menyenangkannya, surga dan kenikmatannya itu tidak akan dapat terlintas dalam pikiran kita, tidak pernah terdengar oleh telinga kita, dan bahkan tidak pernah pula terlihat oleh mata kepala kita.
Di dalam kitab suci Al-Quranulkarim banyak sekali ayat yang berbicara tentang surga, di antaranya:
1.       “Dan sampaikanlah berita gembira kepada mereka yang beriman dan berbuat baik, bahwa bagi mereka disediakan surga-surga yang  mengalir sungai-sungai di dalamnya. Setiap mereka diberi rezeki buah-buahan dalam surga-surga itu, mereka mengatakan: “Inilah yang pernah diberikan kepada kami dahulu.” Mereka diberi buah-buahan yang serupa dan untuk mereka di dalamnya ada isteri-isteri yang suci dan mereka kekal di dalamnya.” (QS Al-Baqarah 25).

2.       “Dan orang-orang yang beriman dan mengerjakan amalan-amalan saleh, kelak akan Kami ma sukkan mereka ke dalam surga yang di dalamnya mengalir sungai-sungai; kekal mereka di da lamnya; mereka di dalamnya mempunyai isteri-isteri yang suci, dan Kami masukkan mereka ke tempat yang teduh lagi nyaman.” (QS An-NIsaa’ 57).


3.       “Mereka itulah (orang-orang yang) bagi mereka surga ‘Adn, mengalir sungai-sungai di bawah nya; dalam surga itu mereka dihiasi dengan gelang emas dan mereka memakai pakaian hijau dari sutera halus dan sutera tebal, sedang mereka duduk sambil bersandar di atas dipan-dipan yang indah. Itulah pahala yang sebaik-baiknya, dan tempat istirahat yang indah.” (QS Al-Kahfi 31).

4.       “Sesungguhnya Allah memasukkan orang-orang yang beriman dan mengerjakan amal yang saleh ke dalam surga-surga yang di bawahnya mengalir sungai-sungai. Di surga itu mereka diberi per hiasan dengan gelang-gelang dari emas dan mutiara, dan pakaian mereka adalah sutera.” (QS Al-Hajj 23).


5.       “Masukilah surga itu dengan aman, itulah hari kekekalan. Mereka di dalamnya memperoleh apa yang mereka kehendaki; dan pada sisi Kami ada tambahannya.” (QS Qaaf 34-35).

6.       “Berlomba-lombalah kamu kepada (mendapatkan) ampunan dari Tuhanmu dan surga yang luas nya seluas langit dan bumi, yang disediakan bagi orang-orang yang beriman kepada Allah SWT dan Rasul-Nya. Itulah karunia Allah, diberikan-Nya kepada siapa yang dikehendaki-Nya. Dan Allah mempunyai karunia yang besar.” (QS Al-Hadiid 21).
Dari Anas bin Malik ra, Rasulullah SAW telah bersabda:
“Pada Hari Kebangkitan, aku akan menuju pintu surga dan meminta untuk dibukakan. Penjaga surga akan bertanya: “Siapa engkau?” dan aku akan menjawab: ‘Muhammad’. Kemudian ia akan berkata: “Engkau adalah manusia pertama, sebelum aku diperintahkan untuk tidak membuka pintu surga bagi siapa pun.” (HR Muslim).

Dari Hudzaifah ra, bersabda Rasulullah SAW:
“Anak cucu Adam akan berada di bawah benderaku pada Hari Kebangkitan dan aku adalah orang pertama yang akan dibukakan pintu surga.” (Shahih Al-Jami’:6995).

Dari Abu Hurairah ra, Rasulullah SAW bersabda:
“Kelompok pertama yang masuk surga akan bersinar seperti bulan purnama, dan kelompok berikutnya akan bersinar seperti bintang yang terang. Mereka tidak mengeluarkan urin tidak pula kotoran (berak) dan tidak juga lendir, dan mereka juga tidak meludah. Sisir mereka terbuat dari emas, keringat mereka adalah minyak misik, dan pedupaan mereka terbuat dari kayu gaharu. Teman mereka adalah para bida dari (al-Hur al-‘In). Hati mereka kembali seperti hati bujangan. Mereka akan seperti Adam, tingginya mencapai enam puluh cubit (hasta).” (Muttafaqun alaih).

Kemudian …
-          “Ahli surga akan memasuki surga dengan rambut yang gundul, dengan celak di mata mereka, dan usia mereka berkisar antara tiga puluh atau tiga puluh tiga tahun.” (Shahih Al-Jami’ : 7928).

-          “Orang-orang  beriman yang berada di dalam surga akan diberi kekuatan yang lebih untuk ber hubungan seksual.” Dia ditanya: “Ya Rasulullah, apakah ia akan mampu memikulnya?” Beliau menjawab:  “Ia akan diberi kekuatan seperti yang dimiliki seratus orang.” (Ibid , 7962).

-          “Barangsiapa yang masuk surga akan hidup dengan tenang atau tentram dan tidak menderita: pakaiannya tidak akan pernah lusuh (kotor) dan umurnya tidak akan pernah menua.” (HR Muslim).

-          Katakanlah: “Inginkah aku kabarkan kepadamu apa yang lebih baik dari yang demikian itu?” Un tuk orang-orang yang bertakwa (kepada Allah), pada sisi Tuhan mereka ada surga yang mengalir di bawahnya sungai-sungai; mereka kekal  di dalamnya. Dan (ada pula) isteri-isteri yang disuci kan serta keridhaan Allah: Dan Allah Maha Melihat akan hamba-hamba-Nya.” (QS Ali Imran 15).

-          “Sesungguhnya orang-orang yang bertakwa itu berada di dalam surga (taman-taman) dan (di dekat) mata air-mata air (yang mengalir). (Dikatakan kepada mereka): “Masuklah ke dalamnya dengan sejahtera lagi aman.” Dan Kami lenyapkan segala rasa dendam yang berada di dalam ha ti mereka, sedang mereka merasa bersaudara duduk berhadap-hadapan di atas dipan-dipan. Mereka tidak akan merasa lelah di dalamnya dan mereka sekali-kali tidak akan dikeluarkan daripadanya.” (QS Al-Hijr 45-48).

-          “Mereka bertelekan di atas permadani yang sebelah dalamnya dari sutera. Dan buah-buahan kedua surga itu dapat (dipetik) dari dekat. Maka nikmat Tuhan kamu yang manakah yang kamu dustakan? Di dalam surga itu ada bidadari-bidadari yang sopan menundukkan pandangannya, tidak pernah disentuh oleh manusia sebelum mereka (penghuni-penghuni surga yang menjadi suami mereka) dan tidak pula oleh jin. Maka nikmat Tuhan kamu yang manakah yang kamu dus takan? Seakan-akan bidadari itu permata yakut dan marjan. Maka nikmat Tuhan kamu yang ma nakah yang kamu dustakan? Tidak ada balasan kebaikan kecuali kebaikan (pula). Maka nik mat Tuhan kamu yang manakah yang kamu dustakan? Dan selain dari dua surga itu ada dua surga la gi. Maka nikmat Tuhan kamu yang manakah yang kamu dustakan?  Kedua surga itu (kelihatan) hijau tua warnanya. Maka nikmat Tuhan yang manakah yang kamu dustakan? Di dalam kedua surga itu ada dua mata air yang memancar. Maka nikmat Tuhan kamu yang manakah yang kamu dustakan? Di dalam keduanya (ada macam-macam) buah-buahan dan kurma serta delima. Maka nikmat Tuhan kamu yang manakah yang kamu dustakan? Di dalam surga-surga itu ada bidadari-bidadari yang baik-baik lagi cantik-cantik. Maka nikmat Tuhan kamu yang manakah yang kamu dustakan? (Bidadari-bidadari) yang jelita, putih bersih dipingit dalam rumah. Maka nikmat Tuhan kamu yang manakah yang kamu dustakan? Mereka tidak pernah disentuh oleh manusia sebe lum mereka (penghuni-penghuni surga yang menjadi suami mereka) dan tidak pula oleh jin. Maka nikmat Tuhan kamu yang manakah yang kamu dustakan? Mereka bertelekan bantal-bantal yang hijau dan permadani-permadani yang indah. ” (QS Ar-Rahmaan 54-76).

-          “Sesungguhnya orang yang berbakti itu benar-benar berada dalam kenikmatan yang besar (sur ga). Mereka (duduk) di atas dipan-dipan sambil memandang. Kamu dapat mengetahui dari wa jah-wajah mereka kesenangan hidup mereka yang penuh kenikmatan. Mereka diberi minum dari khamar murni yang dilak (tempatya). Laknya adalah kesturi; dan untuk yang demikian itu hendaknya orang berlomba-lomba. Dan campuran khamar murni itu adalah dari tasnim (yaitu) mata air yang minum daripadanya orang-orang yang didekatkan kepada Allah.” (QS Al-Muthaffifiin 22-28).


-          “Banyak muka pada hari itu berseri-seri, merasa senang karena usahanya, dalam surga yang tinggi. Tidakkah kamu dengar di dalamnya perkataan-perkataan yang tidak berguna. Di da lamnya ada mata air yang mengalr. Di dalamnya ada tahta-tahta yang ditinggikan, dan gelas-gelas yang terletak (di dekatnya), dan bantal-bantal sandaran yang tersusun, dan permadani-permadani yang terhampar.” (QS Al-Ghaasyiyah 8-16).

-          “Diedarkan kepada mereka piring-piring dari emas, dan piala-piala di dalam surga itu terdapat segala apa yang diingini oleh hati dan sedap (dipandang) mata dan kamu kekal di dalamnya. Dan itulah surga yang diwariskan kepada kamu disebabkan amal-amal yang dahulu kamu kerjakan. Di dalam surga itu ada buah-buahan yang banyak untukmu yang sebagiannya kamu makan.” (QS Az-Zukhruf 71-73).


-          “Mereka itulah orang-orang yang didekatkan (kepada Allah).  Berada di dalam surga-surga kenik matan.Segolongan besar dari orang-orang yang terdahulu, dan segolongan kecil dari orang-ora ng yang kemudian. Mereka berada di atas dipan yang bertahtakan emas dan permata, seraya bertelekan di atasnya berhadap-hadapan. Mereka dikelilingi oleh anak-anak muda yang tetap muda, dengan membawa gelas (piala), cerek dan minuman yang diambil dari air yang mengalir. Mereka tidak pening karenanya dan tidak pula mabuk, dan buah-buahan dari apa yang mereka pilih, dan daging-daging burung dari apa yang mereka inginkan. Dan (di dalam surga itu) ada bi dadari-bidadari yang bermata jeli, laksana mutiara yang tersimpan baik. Sebagai balasan bagi apa yang telah mereka kerjakan. Mereka tidak mendengar di dalamnya perkataan yang sia-sia dan tidak pula perkataan yang menimbulkan dosa. Akan tetapi mereka mendengar ucapan sa lam. Dan golongan kanan, alangkah bahagianya golongan kanan itu. Berada di antara pohon bi dara yang tidak berduri, dan pohon pisang  yang bersusun-susun (buahnya), dan naungan yang terbentang luas, dan air yang tercurah, dan buah-buahan yang banyak, yang tidak berhenti (bu ahnya) dan tidak terlarang mengambilnya. Dan kasur-kasur yang tebal  lagi empuk. Sesungguh nya Kami menciptakan mereka (bidadari-bidadari) dengan langsung (tanpa melalui kelahiran dan langsung menjadi gadis). Dan Kami jadikan mereka gadis-gadis perawan, penuh cinta lagi sebaya umurnya. (Kami ciptakan mereka) untuk golongan kanan, (yaitu) segolongan besar dari orang-orang yang terdahulu, dan segolongan besar pula dari orang-orang yang kemudian.” (QS Al-Waqi’ah 11-40).

Dari Suhayb Ibn Sinan ra, dia mengatakan bahwa sesungguhnya Rasulullah SAW telah bersabda: “Ketika penghuni surga memasuki surga, dan penghuni neraka memasuki neraka, sebuah suara menyeru mere ka: “Wahai penghuni surga, Allah telah menjanjikan sesuatu kepada kalian yang akan dipenuhi-Nya”. Mereka akan berkata, “Apa itu?” Bukankah Allah SWT telah melipatgandakan (pahala dari amal baik ka mi) secara sepadan, memutihkan wajah kami, menuntun kami ke surga dan menyelamatkan kami dari api neraka?” Kemudian hijab akan tersingkap dan mereka akan melihat Allah. Demi Allah, Allah tidak memberikan mereka sesuatu pun yang berupa kasih sayang dan kemuliaan melebihi dari nikmat mereka dapat melihat-Nya.”
Wallahu a’lam bishshawab.



Tidak ada komentar:

Posting Komentar