Rabu, 12 April 2017

Al-Fatihah dan Penyembuh Sengatan





Al-Fatihah dan Penyembuh Sengatan
By  Aminuddin*


DIRIWAYATKAN oleh Imam Bukhari dan Muslim yang bersumber dari Abu Sa’id al-Khudri ra, ia berkata pada suatu hari serombongan sahabat sedang melakukan perjalanan jauh. Di tengah perjalanan mereka singgah di suatu perkampungan Badui.
Tak lama kemudian, sang kepala kampung disengat binatang berbisa. Semua penduduk berusaha deng an berbagai macam cara untuk menyembuhkannya, tapi tak kunjung membuahkan hasil sama sekali. Mendapati situasi demikian, salah satu penduduk dari kampung itu berkata:
“Apakah sebaiknya kita meminta pertolongan kepada orang-orang yang singgah di kampung kita ini. Ba rangkali di antara mereka ada yang memiliki sesuatu?”
Akhirnya mereka mendatangi sekelompok musafir itu seraya berkata: “Wahai para musafir, sesungguh nya kepala kampung kami tengah sakit parah akibat disengat oleh binatang berbisa, dan kami  sudah be rusaha dengan segala macam cara, namun hasilnya sia-sia belaka. Karena itu apakah di antara kalian mempunyai sesuatu yang dapat kita ambil manfaatnya?”
Tiba-tiba salah seorang musafir itu berseru, “Demi Allah, aku bisa mengobatinya, tetapi tadi kalian telah menolak memberikan sedikit jamuan kepada kami, maka sekarang kami pun menolak untuk mengobati kepala kampung kalian. Namun aku bersedia bila kalian menyediakan upah kepadaku.”
Penduduk kampung itu pun setuju dengan persyaratan yang diajukan musafir. Kemudian pergilan si mu safir bersama penduduk kampung tersebut. Sesampainya di sana, dia hembuskan air ludahnya pada bagi an yang terkena sengatan sambil dibacakan surat Al-Fatihah.
Atas kehendak dan kebesaran Allah SWT, sang kepala kampung berdiri dan berjalan, seakan tidak mera sakan sakit sedikitpun. Semua yang hadir tercengang melihatnya. Semua penduduk kampung itupun me menuhi janji yang telah mereka sepakati bersama dengan memberikan sahabat tadi tersebut seekor kambing.
Salah seorang dari rombongan musafir itu mengusulkan untuk membagi upah tersebut secara rata. Na mun salah seorang di antara mereka berkata, “Jangan dulu, sebaiknya kita tunggu hingga kita menceri takan semua ini kepada Rasulullah SAW, biar beliau sendirilah yang memutuskan apa yang terbaik untuk kita.”

Kemudian mereka datang menghadap kepada Rasulullah SAW dan menceritakan apa yang mereka ala mi. Dan beliau pun bersabda, “Dari mana engkau mengetahui bahwa kalimat itu (surat Al-Fatihah) ada lah untuk pengobatan?”
Rasulullah SAW kemudian melanjutkan sabdanya, “Kalian telah menempuh jalan yang benar, dan seka rang bagilah apa yang kalian peroleh itu, dan aku ikutkan dalam pembagian kalian bersama?” Lalu beliau tersenyum.

Wallahu a’lam bishshawab.

*Sumber  Tulisan   :  Kumpulan Doa Berbagai Macam Keperluan Karya Ust. Ahmad Filyan al-Hazza



Tidak ada komentar:

Posting Komentar