Tausiyah
Puasa Para Nabi
Oleh aminuddin (wak amin)
IBNU Abbas ketika didatangi seseorang yang bertanya tentang puasa, maka ia berkata, sukakah saya ceritakan kepadamu hadist yang termasuk dalam perbendaharaan yang tersimpan, yaitu jika engkau inginkan puasa Nabi Daud as, maka ia puasa sehari dan tidak puasa sehari.
Dan bila engkau menginginkan puasanya Nabi Sulaiman, maka puasa tiga hari pada permulaan tiap bu lan (yakni antara tanggal 1-10), tiga hari pada pertengahannya (11-20) dan tiga hari pada akhirnya (yakni 21-30).
Kemudian bila engkau inginkan puasa Nabi Isa as, maka puasa tiap hari selamanya, dan makan sya’ir, serta mengenakan pakaian yang tebal kasar, dan setiap malam ia tegak berdiri sembahyan hingga me lihat tanda-tanda fajar dan ia tidak berada di suatu tempat melainkan ia menunaikan sembahyang dua rakaat.
Bila engkau menginginkan puasa ibunya (Siti Maryam as), maka ia puasa dua hari dan tidak puasa dua hari. Dan bila engkau menghendaki puasanya Nabi Muhammad as yang sebaik-baik makhluk, maka se sugguhnya ia berpuasa tiga hari pada tiap bulan yaitu hari-hari putih tiga belas, empat belas dan lima belas serta mengajarkan bahwa itu sama dengan puasa sepanjang masa.
Wallahu a’lam bishshawab.
Tidak ada komentar:
Posting Komentar