Senin, 20 Desember 2021
Menulis Buku (17)
Menulis Buku (17)
Oleh aminuddin
ID pub-8800179315466420
2. Kutipan tak Langsung
KUTIPAN tak langsung (parafrasa) adalah kutipan yang tidak sama persis dengan aslinya.
Pengutip hanya mengambil pokok pikiran dari sumber yang dikutip untuk dinyatakan kembali dengan kalimat yang disusun oleh pengutip.
Kalimat-kalimat yang mengandung kutipan ide tersebut ditulis dengan spasi rangkap sebagaimana teks biasa.
Semua kutipan harus dirujuk. Tata cara penulisan kutipan tidak lang sung adalah (Nasucha, dkk : 2009,81) :
a. Gagasan yang dikutip diintegrasikan dengan teks ;
b. Jarak antarbaris dua spasi;
c. Tanpa penggunaan tanda kutip;
d. Diakhiri dengan tanda kurung buka, nama singkat, tahun terbit, dan nomor halaman, diakhiri dengan tanda kurung tutup.
Contoh-contoh pengutipan tidak langsung :
< Kutipan diperlukan dalam tulian akademis. Dalam semua tulisan akademis, dari makalah sampai disertasi atau tesis calon doktor, anda diharapkan menggunakan ku tipan untuk mendukung gagasan-gagasan anda. Alasannya adalah bahwa meskipun gagasan-gagasan dan pemikiran anda valid, mengutip pendapat orang yang lebih terper caya yang menyetujui pendapat an da akan membuat argumentasi anda lebih meyakinkan (Oshima dan Hogue, 1991: 128-129).
> Paragraf narasi bertujuan mengisahkan atau menceritakan peristiwa yang ada dalam pikiran penulis. Paragraf narasi mirip dengan paragraf deskripsi. Bedanya, paragraf narasi lebih mementingkan urutan cerita (peristiwa) dan biasanya ada tokoh yang diceritakan (Wardhana dan Ardianto, 2007: 82).
https://pagead2.googlesyndication.com/pagead/js/adsbygoogle.js?client=ca-pub-8800179315466420
Langganan:
Posting Komentar (Atom)
Tidak ada komentar:
Posting Komentar