Rabu, 14 November 2018

Kisah di Balik Berita (67-habis)

Kisah di Balik Berita (67- habis)
Oleh aminuddin





Jurnalis Masa Depan


PROFESI Jurnalis hampir tidak pernah lekang oleh waktu. Seiring berjalan waktu, perkembangan peradaban manusia juga mempengaruhi cara kerja seorang jurnalis.

Dengan terus digalinya potensi teknologi digital, jurnalis kini dan masa depan, harus terus beradaptasi.

Hari ini kita bisa melihat bagaimana jurnalis bekerja mulai dari pengumpulan berita oleh reporter, hingga berita bisa kita terima melalui berbagai platform.

Namun bagaimana di masa depan?

Rasanya cara yang sama tidak mungkin diterapkan sepenuhnya. Akan selalu ada hal baru yang membuat jurnalis harus melakukan sesuatu lebih dari sekedar mengumpulkan berita.

Berikut adalah proyeksi jurnalis masa depan yang dilansir dari The Future Journalist: Thoughts from two generations  yang ditulis oleh Sree Sreenivasan dan Vadim Lavrusik.


- Jurnalis Tra-Digital

Jurnalis di masa depan harus me miliki kemampuan-kemampuan dan nilai-nilai dasar jurnalis tradi sional yang dilapisi teknologi digital.

Tidak hanya memiliki kemampuan untuk mengoperasikan teknologi digital, namun juga berpikir secara digital.

Artinya, beradaptasi dengan tek nologi tidak membuat jurnalis masa depan mengesampingkan dasar-dasar jurnalis tradisional.


- Pencerita Multimedia

Jurnalis perlu kemampuan dan pola pikir digital yang canggih dalam menyampaikan berita.

Terutama dalam hal menyusun kata-kata, mengatur tampilan visual, video, dan grafik yang interaktif.

Sehingga cakupan pekerjaan jurnalis di masa depan menjadi cukup luas. Tidak sekedar menulis berita, tetapi juga melakukan produksi multimedia.


- Pengelola Komunitas

Pada media konvensional, jurnalis berperan sebagai agen dalam upaya kontrol sosial.

Namun jurnalis masa depan mengemban tanggung jawab yang lebih dari sekedar agen. Selain memfasilitasi, jurnalis juga berperan sebagai pengelola komunitas.


- Penunjuk Terpercaya

Semakin pesat teknologi, maka akan semakin banyak pula sumber informasi yang tersedia bagi masyarakat.

Jurnalis akan dipercaya sebagai penyaring informasi yang kredibel.

Orang lain akan memiliki ekspetasi terhadap jurnalis bahwa apa yang di bagian oleh seorang jurnalis me rupakan hal yang informatif, berguna, dan menarik.

- Blogger, Kolaborator, dan Kurator

Jurnalis perlu bertindak secara individu namun mampu berkolaborasi dengan orang lain.

Kolaborasi dibutuhkan sejalan dengan kebutuhan informasi yang serba cepat.

Menjadi seorang kurator terhadap konten situs yang memahami SEO (Search Engine Optimization) juga menjadi peran jurnalis.


- Memahami Bisnis

Tidak melulu soal berita, jurnalis juga perlu memahami bisnis.

Mulai dari bisnis media itu sendiri, nilai sebuah konten, dan model bisnis media baru.








_____

https://www.kompasiana.com > tag > war ..

Tidak ada komentar:

Posting Komentar